Category 1

Theme Support

PMII Pamekasan Kecam Tindakan Premanisme Oknum Polisi Situbondo



Pamekasan — pastiaswaja.org — Sekitar 50 aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pamekasan turun jalan menggelar aksi demonstrasi di sekitar monumen Arek Lancor Pamekasan (24/04/15).

Aksi itu dilakukan sebagai bentuk solidaritas dan untuk mengecam tindakan premanisme yang dilakukan oleh oknum Polisi Situbondo kepada beberapa aktivis PMII Situbondo saat melakukan unjuk rasa meminta keadilan untuk Nenek Asyani yang diduga mengambil 7 batang kayu jati milik Perhutani (23/04/15).

Dalam orasinya, ketua umum PMII Pamekasan, Mohammad Imron, menyampaikan kecamannya terhadap tindakan premanisme yang dilakukan oleh oknum Polisi tersebut. Menurutnya, tindakan itu merupakan bentuk pengekangan terhadap rakyat dalam menyampaikan aspirasinya.

"Kami sangat kecewa dan sangat mengecam tindakan premanisme yang dilakukan oleh oknum-oknum Polisi terhadap sahabat-sahabat PMII Situbondo. Tindakan itu merupakan bentuk pengekangan terhadap masyrakat dalam menyampaikan aspirasi." Teriaknya.

"Kami harap peristiwa itu tidak terjadi di daerah-daerah lain." Pungkasnya.

Setelah sekitar satu jam para demonstran berorasi secara bergantian, mereka berjalan jongkok mundur dan membubarkan diri dengan tertib. Jalan jongkok mundur itu menurut Imron, adalah bentuk kekecewaan terhadap kepolisian yang dinilai telah mengalami kemunduran dalam menjalankan tugasnya. (ahn)

0 Response to "PMII Pamekasan Kecam Tindakan Premanisme Oknum Polisi Situbondo"

Post a Comment

wdcfawqafwef