Category 1

Theme Support

PMII Pamekasan Kecam Undangan Pesta Bikini Untuk Pelajar SMA


Pamekasan — pastiaswaja.org — UN merupakan serangkaian kewajiban yang melelahkan bagi para pelajar. Wajar jika setelah UN usai, berbagai cara dilakukan untuk meluapkan kegembiraan. Hanya saja kadang cara yang dipilih bertentangan dengan nilai-nilai luhur budaya Indonesia.

Sekalipun kelulusan siswa SMA akan diumumkan 18 Mei 2015, tapi sebagian siswa telah berpesta. Terbaru, kabar heboh mengusir kepenatan UN dengan beredarnya 'Splash after Class', pesta bikini summer dress bagi pelajar SMA di Bekasi dan Jakarta yang menyebar di YouTube dan jejaring sosial.

Untuk memperkuat undangannya, penyelenggara mencatut banyak nama SMA dan SMK baik negeri maupun swasta yang ada di Jakarta dan Bekasi, seperti: SMA Muhammadiyah Rawamangun, SMA 12 Jakarta, SMA 8 Bekasi dan sederet nama SMA lainnya.

Dalam undangannya yang tercantum di YouTube dan sejumlah situs, acara akan digelar di salah satu hotel berbintang yang terletak di Jl. Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada 25 April 2015. Sayangnya setelah beberapa kali pastiaswaja.org membuka YouTube (23/04/15), video undangan itu sudah dihapus.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Divine Production itu mendapatkan kecaman dari Mohammad Imron, Ketua Umum PC (Pengurus Cabang) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pamekasan. Menurutnya, kegiatan itu merupakan aib bagi dunia pendidikan di negeri ini.

"Ini adalah aib besar bagi  pendidikan negeri kita. Saya berharap, sebagai pemuda, agar kejadian-kejadian yang tidak bermoral itu, ditindak oleh pihak-pihak terkait sebagai bentuk perhatian terhdap pendidikan kita." Kata remaja 24 tahun yang akrab disapa Ron ini.

Dihubungi ditempat berbeda, Selvi, ketua PC. KOPRI (Korps PMII Putri) Pamekasan merasa kaget dan miris dengan adanya berita itu. "Saya sangkat kaget dan miris mendengar berita itu. Para penerus bangsa yang seharusnya menjdi harapan bangsa di masa depan ternyata malah merusak masa depan dengan perbuatan amoral seperti itu."

Menurut Selvi, kondisi seperti ini harus segera diatasi dan penyelwnggaranya harus diberi sangsi tegas.

"Kepadanya seperti ini harus segera diatasi demi menyelamatkan para penerus bangsa. Sebagai aktibis putri, saya sangat berharap pemerintah, aprat kepolisian, KPAI, aktifis di seluruh Indonesia, pihak sekolah dan orang tua harus bekerjasama untuk menuntaskan permasalahan ini." Harapnya.

"Setidaknya kita semua melakukan sesesuatu yang mampu mengalihkan perhatian pelajar untuk tidak mengikuti pesta tersebut. Semisal kita mengadakan workshop atau pelatihan srbagai persiapan bagi mereka menempuh pendidikan yang lebih tinggi." Pungkasnya. (ahn)

0 Response to "PMII Pamekasan Kecam Undangan Pesta Bikini Untuk Pelajar SMA"

Post a Comment

wdcfawqafwef