Thursday, May 7, 2015

Aktivis PMII Pamekasan Kecam Perampokan Yang Menimpa Seniornya



Pamekasan — pastiaswaja.org — Peristiwa perampokan yang menimpa Darwis, mantan aktivis PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) UIM (Universitas Islam Madura) Pamekasan menuai kecaman.

Saat dihubungi oleh pastiaswaja.org melalui pesan BlackBerry, ketua PMII Cabang Pamekasan, Mohammad Imron, mengecam kejadian itu dan meminta pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku.

"Kejadian perampokan ini mengejutkan masyarakat Pamekasan, dan termasuk warga PMII. Kejadian ini, yang jelas akan membuat keresahan di masyarakat. Maka dari itu, saya atas nama PMII, mengecam keras pelaku perampokan itu, dan  mendesak Kepolisian untuk secepatnya menangkap pelakunya, untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat Pamekasan, karena ini bukan kejadian yg sepele, dan harus secepatnya diselesaikan oleh pihak yang berwajib. Karena jika tidak secepatnya ditangkap pelakunya, kemungkinan kejadian ini akan terjadi lagi." Kata kader PMII Unira (Universitas Madura) ini.

Darwis, warga Waru Timur, Waru, Pamekasan, Madura menjadi korban perampokan setelah mengambil uang dari ATM Waru (06/05/15) sebesar Rp. 8,5 juta.

Perampokan yang menimpa Darwis ini terjadi sekitar pukul 18:00 di Dusun Nangpenang, Waru Barat. Akibat perampokan itu, korban tidak hanya mengalami kerugian materi saja, tapi juga mengalami luka bacok di bagian punggung dan belakang kepala. Karena luka yang dideritanya itu, laki-laki 30 tahun ini harus dirawat di Puskesmas Waru.

Saat berita ini diturunkan, Polsek Waru dibantu Polres Pamekasan masih mendalami kasus itu untuk menangkap pelakunya dan Darwis sudah diperbolehkan pulang oleh pihak Puskesmas. (bor)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Home Style

Contact Form

Name

Email *

Message *

Ads

Ads

Latest News

Popular Posts

Blog Archive