Thursday, July 16, 2015

Mata Najwa: Belajar Dari KH. Ahmad Dahlan dan KH. Hasyim Asy'ari

Pasti Aswaja – KH. Ahmad Dahlan dan KH. Hasyim Asy'ari merupakan dua tokoh yang mempunyai andil besar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini.

KH. Ahmad Dahlan yang merupakan pendiri Ormas Islam Muhammadiyah, memperkenalkan agama Islam dengan pendekatan logika, sehingga agama terasa begitu gampang diterima dan logis.

KH. Hasyim Asy'ari adalah pendiri Ormas terbesar dengan jumlah anggota terbanyak di dunia, yaitu Nahdlatul Ulama. Tidak hanya sebagai tokoh agama, ia juga berperan sentral dalam mengantarkan Indonesia "menuju pintu gerbang kemerdekaan."

Karena ketokohan dan sepak terjang dua orang besar inilah, Mata Najwa (MetroTV) mengangkat tema "Belajar Dari KH. Ahmad Dahlan dan KH. Hasyim Asy'ari" yang digelar di Auditorium Harun Nasution Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Jumat (26/06/15) dan disiarkan Rabu (15/07/15) jam 20:00.

Berikut ini jalannya dialog berdasarkan kutipan kultwit dari akun twitter resmi Mata Najwa, @MataNajwa: 

Kami hadir di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Cc: @uinjakarta #MataNajwa
Karena Islam memang agama mayoritas, rahmat Islam harusnya melintasi batas-batas. #MataNajwa
Islam agama yang membawa kerahmatan yang bisa sejalan dengan nilai-nilai ke-Indonesia-an. #MataNajwa
Semangat keagamaan perlu dihidupkan untuk isu kemakmuran, kesejahteraan dan perdamaian. #MataNajwa
Kiai Hasyim dan Kiai Dahlan bisa jadi panutan tentang Islam yang hidup di tengah perbedaan. #MataNajwa
Jika perbedaan selalu disikapi dengan kekerasan, peran apa yang bisa dilakukan agama di masa depan? #MataNajwa
Inillah Mata Najwa, Belajar dari KH Ahmad Dahlan dan KH Hasyim Asy’ari. #MataNajwa
Hadir Salahuddin Wahid,cucu KH Hasyim Asy’ari, pengasuh Ponpes Tebuireng & Siti Hadiroh, cicit KH Ahmad Dahlan, Ketua PP Aisyiyah #MataNajwa
“Yg paling mengesankan dari KH Ahmad Dahlan adl sosok yg sederhana & kebapakan, jg seorang imam keluarga.” Siti Hadiroh #MataNajwa
“Kepedulian KHA Dahlan thd perempuan, shg anak2nya hrs mjd anak yg pandai, hrs disekolahkan di sekolah Belanda.” Siti Hadiroh #MataNajwa
“Pesan Kiai Dahlan: aku hanya punya Muhammadiyah, aku titipkan Muhammadiyah kepadamu,” Siti Hadiroh #MataNajwa
“Pesan Kiai Dahlan: hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari penghidupan di Muhammadiyah.” Siti Hadiroh #MataNajwa
“Istri Kiai Dahlan, Siti Walidah dirawat di RS Muhammadiyah, tdk mau jika biaya pengobatannya gratis,” Siti Hadiroh #MataNajwa
“Kt Bu Nyai : Saya ingat pesan KH Ahmad Dahlan, saya harus menghidup-hidupi Muhammadiyah,” Siti Hadiroh #MataNajwa
“Istri Ahmad Dahlan berkata, obat dan suntikan kan Muhammadiyah yang beli. Sehingga saya tidak mau digratiskan.” Siti Hadiroh #MataNajwa
“Ia menyuruh menjual lemari utk melunasi RS Muhammadiyah, pdhl dia seorang istri dari pendiri Muhammadiyah.” Siti Hadiroh #MataNajwa
“Mbah Hasyim itu orang yang berani.” @Gus_Sholah #MataNajwa
“Mendirikan Tebuireng itu kan di seberang pabrik gula, banyak warga berlaku yg tdk sesuai agama,” @Gus_Sholah #MataNajwa
“Mbah Hasyim mendirikan pesantren di sana (Tebuireng), dan akhirnya harus berhadapan dengan preman.” @Gus_Sholah #MataNajwa
“Sampai akhirnya sempat dibakar pesantren itu oleh preman yang dibantu oleh Belanda.” @Gus_Sholah #MataNajwa
Mbah Hasyim sangat menghargai dan menghormati guru2nya. #MataNajwa
“Kiai Hasyim berkeliling ke banyak pesantren. Kemudian setelah itu beliau cukup terkenal krn mendirikan pesantren," @Gus_Sholah #MataNajwa
“Banyak yg dtng mengaji kpdnya. Ada yg dulu pernah jadi gurunya, tempat Kiai Hasyim pernah mondok,” @Gus_Sholah #MataNajwa
“Suatu malam ternyata Mbah Hasyim-lah yg mencuci sendiri pakaian2 kotor kepunyaan gurunya,” @Gus_Sholah #MataNajwa
“Itu kan menunjukkan sikap tawadhu, sikap yang sangat menghormati.” @Gus_Sholah #MataNajwa
“Kiai Kholil,salah satu gurunya,kebingungan krn cincin istrinya jatuh ke jamban. Mbah Hasyim msk jamban utk mencari.” @Gus_Sholah #MataNajwa
“Putri pertama Mbah Hasyim, Ibu Nyai Khoiriyah, adl seorang pendiri pesantren juga,” @Gus_Sholah #MataNajwa
“Dan beliau terkenal maju berpikirnya, beliau pernah mukim di Mekkah dan mendirikan sekolah selama 30 tahun,” @Gus_Sholah #MataNajwa
“Mbah Hasyim juga memberikan kesempatan kepada siapapun juga, putri2nya yang memang mau bersekolah.” @Gus_Sholah #MataNajwa
“Suatu hari beliau dengan Bu Nyai ada masalah, akhirnya Bu Nyai marah,” @Gus_Sholah #MataNajwa
“Saking marahnya, Mbah Hasyim duduk dan diikat oleh Nyai, dan Mbah Hasyim tidak melawan dan diam saja.” @Gus_Sholah #MataNajwa
“Jadi Mbah Hasyim sangat menghormati perempuan dan sangat cinta luar biasa kepada Nyai.” @Gus_Sholah #MataNajwa
Cuplikan Film “Sang Kiai” dan Film “Sang Pencerah”. #MataNajwa
Telah hadir Rako Prijanto, Sutradara Film “Sang Kiai” dan Hanung Bramantyo, Sutradara Film “Sang Pencerah”. #MataNajwa
Apa yang mendorong Hanung Bramantyo dan Rako Prijanto untuk membuat kedua film tersebut? #MataNajwa
“Kiai Dahlan itu buat sy simbah (eyang), krn beliau tetangga sy, hny jarak 100meter.” @Hanungbramantyo #MataNajwa
“Waktu kecil saya sering bermain di langgar beliau, di halaman beliau.” @Hanungbramantyo #MataNajwa
“Pada saat itu saya tidak sadar kalau langgar ini adl pusat kegiatan KHA Dahlan sebelum ada Muhammadiyah,” @Hanungbramantyo #MataNajwa
“Saat umur 15 tahun, Ahmad Dahlan pergi sekolah ke Mekkah sekalian naik haji yg berarti kls 3 SMP.” @Hanungbramantyo #MataNajwa
“Beliau memutuskan untuk pulang ke rumah dg alasan sederhana, ingin memperbaiki Masjid di kampungnya.” @Hanungbramanto #MataNajwa
“Masjid di kampungnya saat itu yg arah kiblatnya lurus. Dan itu salah. Mbah Dahlan memiringkan arah kiblat.” @Hanungbramantyo #MataNajwa
“Maka dari itu, Kiai Dahlan sempat dibilang orang miring pada saat itu.” @Hanungbramantyo #MataNajwa
“Pertentangan yang luar biasa justru datang dari orang seagamanya dan keluarganya sendiri.” @Hanungbramantyo #MataNajwa
“Ketika kita memiliki pemikiran yg berbeda, yg kita hadapi justru org yg dekat dgn kita, keluarga/yg seagama.” @Hanungbramantyo #MataNajwa
“Sy bikin film Sang Kiai karena saya sangat mengidolakan beliau, Kiai Hasyim Asyari.” @Rako_Prijanto #MataNajwa
“Krn perjuangan Kiai Hasyim sebelum & sesudah kemerdekaan kurang dikomunikasikan secara maksimal dlm sejarah,” @Rako_Prijanto #MataNajwa
“Saya ingin memberikan sudut pandang baru kpd masyarakat ttg andil kaum agamis thd perjuangan bangsa ini.” @Rako_Prijanto #MataNajwa
“Resolusi Jihad itu usia beliau 70 tahun.” @Rako_Prijanto #MataNajwa
“Krn dgn Resolusi Jihad itulah kemudian tumbuh spiritual religius para pejuang, arek2 Suroboyo,” @Rako_Prijanto #MataNajwa
“Dengan teriakan ‘Allahu Akbar’ oleh Bung Tomo itu, melandasi semangat berjuang mereka.” @Rako_Prijanto #MataNajwa
Satu hal apa yang perlu diingat oleh kita semua tentang kedua tokoh ini? #MataNajwa
“Kejujuran, integritas, keikhlasan. Itu kuncinya menurut saya.” @Gus_Sholah #MataNajwa
“Ada guyonan, pemimpin zaman dl masuk penjara baru jd pemimpin. Kl skrg, jadi pemimpin dulu baru masuk penjara.” @Gus_Sholah #MataNajwa
“Kepada keluarga, jangan sekali2 memiliki sifat cubrio. Cubrio itu adalah wujud, kibir dan riya.” Siti Hadiroh #MataNajwa
“Itu adalah salah satu yang menggiring kita menjadi ‘memuji’ diri sendiri, merasa yang lebih baik dan suka pamer.” Siti Hadiroh #MataNajwa
Telah hadir Said Aqil Siradj, Ketua Umum PBNU dan Abdul Mu’ti, Sekretaris PP Muhammadiyah. #MataNajwa
Secara personal, apa yang paling dekat di hati dengan kedua tokoh besar tersebut? #MataNajwa
“Pertama, kecerdasan Kiai Hasyim Asyari.” @saidaqil #MataNajwa
“Jadi beliau kalau membaca kitab, tidak hanya membaca tetapi juga menulis komentar di tepi-tepinya,” @saidaqil #MataNajwa
“Ada jg kitab yg isinya lelucon, dibaca oleh mbah Hasyim Asyari. Pantesan punya cucu, Gus Dur, yang suka joke juga.” @saidaqil #MataNajwa
“KHA Dahlan seorang sosok yg pemikirannya bnyk kesamaan dgn cita2 ideal seorang mahasiswa, spt sy pd saat itu.” Abdul Mu’ti #MataNajwa
“Saya bergabung di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah & saya menulis skripsi tentang pemikiran pendidikan KHA Dahlan.” Abdul Mu’ti #MataNajwa
“Model pendidikan yang beliau ajarkan itulah yang menarik bagi saya,” Abdul Mu’ti #MataNajwa
“Terutama ketika beliau mengajarkan Surat Al-Ma’un diulangi sampai 7 kali pertemuan  & tdk dinaikkan pelajarannya.” Abdul Mu’ti #MataNajwa
“Sampai muridnya bertanya: Kiai ini kan pelajarannya sudah dipelajari berkali-kali kok masih diulangi lagi?” Abdul Mu’ti #MataNajwa
“Kemudian Kiai menjelaskan: apa kalian sudah mengamalkan? ‘Sudah.’” Abdul Mu’ti #MataNajwa
“Mengamalkannya bagaimana? ‘Saya mengamalkan, membaca Surat Al-Ma’un ketika saya melaksanakan shalat.’” Abdul Mu’ti #MataNajwa
“Pengamalannya adl kamu skrg keluar, lihat orang2 miskin di pasar, kaum dhuafa, itulah mengamalkan Surat Al-Ma’un.” Abdul Mu’ti #MataNajwa
“Kiai Hasyim Asyari jauh sebelum berdirinya NU, sebelum berdirinya NKRI sudah memiliki visi-misi yang sangat jauh.” @saidaqil #MataNajwa
“Visi yang ke depan sangat jauh, yaitu ingin mensinergikan semangat Islam dan semangat nasionalisme.” @saidaqil #MataNajwa
“Islam saja belum bisa menyatukan umat.” @saidaqil #MataNajwa
“Terbukti sekarang, Afghanistan penduduknya 100% muslim perang terus sudah puluhan tahun.,” @saidaqil #MataNajwa
“Karena tidak punya komitmen wathoniyah, tidak punya komitmen kebangsaan, ingin menjaga keutuhan negerinya.” @saidaqil #MataNajwa
“Kata Hadratussyaikh: Islam saja belum bisa menyatukan umat harus diperkuat semangat wathoniyah, semangat kebangsaan.” @saidaqil #MataNajwa
“Nasionalisme akan menjadi nasionalisme yg kering, yg tidak punya nilai, kalau tidak diisi dengan nilai2 spirit agama.” @saidaqil #MataNajwa
“Bahwa NU ingin mendirikan negara darrusalam, negara yang damai, bukan negara Islam,” @saidaqil #MataNajwa
“Indonesia harus lahir sebagai negara kebangsaan.” @saidaqil #MataNajwa
“Perbedaan NU-Muhammadiyah, kalo jawaban yg serius, ttg strategi dakwah & pola gerakan serta kultur di organisasi,” Abdul Mu’ti #MataNajwa
“Muhammadiyah mengembangkan ijtihad sbg upaya menemukan pemahaman2 baru, ijtihad2 baru di dalam beragama.” Abdul Mu’ti #MataNajwa
“Tidak seriusnya, bedanya NU dan Muhammadiyah tinggal merokok dan tidak merokok saja.” Abdul Mu’ti #MataNajwa
“Tulisan ‘no smoking’ Muhammadiyah membaca artinya dilarang merokok. Yang NU membaca artinya NU itu merokok.” Abdul Mu’ti #MataNajwa
“Nah yang terjadi adalah konvergensi di antara dua kelompok ini,” Abdul Mu’ti #MataNajwa
“Gap di antara dua kelompok ini sudah hampir tertutup dan konvergensi itu terjadi terutama karena pendidikan,” Abdul Mu’ti #MataNajwa
“Bahkan skrg tdk lg mjd perdebatan tarawih 8 atau 20. Kalau mau pragmatis, pilih yg enteng saja, toh pahalanya sama.” Abdul Mu’ti #MataNajwa
“Sebenarnya yang tarawih 8 itu 20 juga, tapi diskon 60%.” @saidaqil #MataNajwa
“Menyangkut keterbukaan skrg org tdk lg menyembunyikan identitasnya & ini perkembangan keagamaan yg luar biasa maju,” Abdul Mu’ti #MataNajwa
“Ketika identitas itu tdk disembunyikan, org tdk perlu lagi takut menyatakan keyakinannya,” Abdul Mu’ti #MataNajwa
“Kalau kita puasanya sama berbarengan, org Madura telpon ke PBNU: Kerjanya apa itu PBNU kok bisa sama?” @saidaqil #MataNajwa
Telah hadir Anhar Gonggong, Sejarawan. #MataNajwa
“Harus dipahami bahwa kedua organisasi itu lahir dalam konteks situasi, situasi pergerakan nasional,” @AnharGonggong #MataNajwa
“Dan tujuan mereka adl untuk menjadi pemikir dan penggerak.” @AnharGonggong #MataNajwa
“Oleh karena itu, yang tampil pada waktu itu adalah pemimpin bukan pejabat kayak sekarang.” @AnharGonggong #MataNajwa
“Oleh karena itu sebenarnya, pemimpin kita adalah orang2 yang terdidik dan tercerahkan.” @AnharGonggong #MataNajwa
Telah hadir Prie GS, Budayawan. #MataNajwa
“Menurut saya, salah satu jasa Mbah Hasyim yg sangat luar biasa itu punya cucu bernama Gus Dur.” @Prie_GS #MataNajwa
“Gus Dur sebagai presiden itu tidak pernah ribet, negara saja tidak ribet, malah kita yang ribet.” @Prie_GS #MataNajwa
“Departemen penerangan itu sudah bubarkan saja, mau diterangin apalagi wong sudah terang benderang begini.” @Prie_GS #MataNajwa
“Menterinya yang ribet: Gus ini departemen, ada 50.000 karyawan dibalik departemen ini lalu yang ngurus siapa?” @Prie_GS #MataNajwa
“‘Mosok aku?’ Hanya dua kata saja persoalan bangsa ini langsung beres.” @Prie_GS #MataNajwa
“Sy diundang acara NU, dan sy dtng tepat waktu. Teman2 muda NU ini bilang: lho mas Prie diundang NU kok tepat waktu?” @Prie_GS #MataNajwa
“Saya baru mau marah sudah dimarahi lebih dulu. Ini pasti Gus Dur menitis ke anak-anak itu.” @Prie_GS #MataNajwa
“Humor teman2 Muhammadiyah itu ringkas. Yg satu eksploratif, yg satu sublimatif. Ini warisan besar bangsa ini.” @Prie_GS #MataNajwa
“Sama2 cita-cita Islam Ahlus-Sunnah wal-Jama’ah, dan punya pandangan nasionalisme Islam yang sama.” Said Aqil Siradj #MataNajwa
“Perbedaannya masalah kecil2, kalau NU itu lahir di Jombang, masyarakatnya sudah kental budaya kesantrian,” Said Aqil Siradj #MataNajwa
“Artinya Islamnya sudah berbudaya kesantrian, yang berlatar belakang dan berbasis pada kitab-kitab kuning.” Said Aqil Siradj #MataNajwa
“Kiai Dahlan di Jogja berhadapan dgn org Kejawen, yg tiap pagi sesajen maka sikap KHA Dahlan keras soal itu.” Said Aqil Siradj #MataNajwa
“Islam nusantara adalah Islam yang lebur dengan budaya, tdk menghapus tradisi bahkan Islam memperkaya budaya,” Said Aqil Siradj #MataNajwa
“Saya kira 2 organisasi ini punya komitmen untuk membangun Indonesia yang berkemajuan,” @Abdul Mu’ti #MataNajwa
“Kita ikut memajukan dan ikut membangun bersama-sama.” @Abdul Mu’ti #MataNajwa
“Yg penting adl 2 organisasi ini sangat concern dgn upaya mencerdaskan kehidupan bangsa,” @Abdul Mu’ti #MataNajwa
“Bangsa ini harus cerdas, bangsa ini harus maju, masyarakat Indonesia ini harus berpendidikan.” Abdul Mu’ti #MataNajwa
“Dan 2 organisasi ini memiliki sikap tasamuh, toleransi dan keterbukaan yang sangat tinggi,” @Abdul Mu’ti #MataNajwa
“Baik toleransi internal umat Islam maupun toleransi antar umat beragama.” Abdul Mu’ti #MataNajwa
Telah hadir Menteri Agama, Lukman Hakim Saiffudin. #MataNajwa
“Saya melihat selama ini, hubungan ormas Islam terbesar di Indonesia,” @lukmansaifuddin #MataNajwa
“Dulu tahun2 awal berdirinya organisasi ini juga penuh dengan perbedaan pandangan,” @lukmansaifuddin #MataNajwa
“Tapi sekarang sejak tahun 2000-an relatif sudah cair sama sekali.” @lukmansaifuddin #MataNajwa
“Dulu kita tdk mungkin menyaksikan seperti Kiai Said Aqil Siradj &Dr. Abdul Mu’ti berbalas joke seperti tadi,” @lukmansaifuddin #MataNajwa
“Yang harus dipelajari dari 2 beliau itu sangat kental jiwa nasionalismenya.” @lukmansaifuddin #MataNajwa
“Keduanya mencoba mengiplementasikan, membumikan nilai2 agama dlm hal ini Islam, dgn caranya masing2.” @lukmansaifuddin #MataNajwa
“KHA Dahlan itu sy memaknai beliau sbg man of action, dia tdk berwacana, tdk menulis satupun kitab/buku,” @lukmansaifuddin #MataNajwa
“Karena bagi beliau Al-Quran dan Al-Hadist itu sudah lebih dari cukup sebagai acuan umat Islam,” @lukmansaifuddin #MataNajwa
“Sementara Hadratussyaikh krn berada pd lingkungan yg sangat menjunjung tinggi tradisi,” @lukmansaifuddin #MataNajwa
“Tradisi itu mjd sesuatu yg penting utk dirawat & dijaga. Hadratussyaikh disebut sbg penjaga tradisi.” @lukmansaifuddin #MataNajwa
Hadir juga Dede Rosyada, Rektor UIN Syarif Hidayatullah. cc: @uinjakarta #MataNajwa
“Menurut saya, yg penting adalah toleransi.” @RosyadaDede #MataNajwa
Telah hadir Nusron Wahid, Ketua GP Anshor dan Dahnil Simanjuntak, Ketua Pemuda Muhammadiyah. #MataNajwa
“Muhammadiyah ini gerakan anak muda.” @Dahnilanzar #MataNajwa
“Kiai Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadiyah jg di usia msh muda,” Dahnil Simanjuntak #MataNajwa
“Di Muhammadiyah ada 2 kata yang menarik yaitu memajukan dan menggembirakan pengajaran Islam di Hindia-Belanda.” @Dahnilanzar #MataNajwa
“Senjata untuk memajukan bagi KHA Dahlan adalah memahami agama dengan benar dan baik.” @Dahnilanzar #MataNajwa
“Msyrkt hari ini, rasanya jgnkan kenal Mbah Hasyim/KHA Dahlan, kebudayaan Jawa atau Indonesia saja sudah remang2.” @NusronWahid1 #MataNajwa
“Sudah saatnya jg ada pembelajaran tokoh2 kita seperti Mbah Hasyim & KHA Dahlan lewat game.” @NusronWahid1 #MataNajwa
“Anak2 bangsa Indonesia lebih kenal tokoh2 dlm game maupun tokoh2 aplikasi di handphone daripada tokoh2 bangsa.” @NusronWahid1 #MataNajwa
“Dan saya takut ini menyuramkan masa depan bangsa kita kalau kondisinya seperti ini. Ini membutuhkan kreativitas.” @NusronWahid1 #MataNajwa
"Salah satu kehebatan KHA Dahlan adl inovasi & kehebatan Mbah Hasyim adl jangkauan ushul fiqh yg sgt bagus,” @NusronWahid1 #MataNajwa
“Jadi spirit yang bisa kita dapat dari kedua guru bangsa ini adalah welas asih itu.” @lukmansaifuddin #MataNajwa
“Baik KHA Dahlan maupun Hasyim Asyari, dua2nya sama dlm memaknai bgmn nilai2 agama Islam,”@lukmansaifuddin #MataNajwa
“Itu harus diimplementasikan & harus bermuara akhir pd kemanfaatan umat manusia, tanpa membeda2kan agama.” @lukmansaifuddin #MataNajwa
“Jd agama itu pd dasarnya memberi tdk hanya sekedar menerima,” @lukmansaifuddin #MataNajwa
“Tapi kita dituntut lebih untuk memberi terhadap hal-hal kebaikan, yang sifatnya positif.” @lukmansaifuddin #MataNajwa
“Nah menghormati dan menghargai itu hal-hal positif,” @lukmansaifuddin #MataNajwa
“Karenanya umat Islam Indonesia yang mayoritas ini sebenarnya harapan saya meneladani dua tokoh kita ini,” @lukmansaifuddin #MataNajwa
“Sebuah survei mengatakan 68% ank2 SMA di 20 kota2 besar itu sulit menerima perbedaan pandangan keagamaan.” @NusronWahid1 #MataNajwa
“Sy melihat ini sebabnya karena tokoh2 kita menghadirkan agama hanya sbg doktrin bkn sbg realitas sosial.” @NusronWahid1 #MataNajwa
“Agama hanya dimaknai dlm harafiah dan dalam konteks substansi,” @NusronWahid1 #MataNajwa
“Pelajaran agamanya hanya mengajarkan bgmn org itu secara simbolik, ibadah simbolik, shalat, wudhu, puasa.” @NusronWahid1 #MataNajwa
“Tapi ibadah2 kemasyarakatan tidak pernah diajarkan di dalam konteks anak kepemudaan kita. Ini fakta.” @NusronWahid1 #MataNajwa
“Padahal dulu Mbah Hasyim Asyari dan KHA Dahlan tidak pernah mengajarkan yg model2 kaku seperti ini.” @NusronWahid1 #MataNajwa
“Tadi dikatakan agama itu menggembirakan, tp saat ini seakan-akan agama itu menakutkan.” @NusronWahid1 #MataNajwa
“Rasanya itu, belum sah beragama kalau belum mengatakan orang itu berdosa.” @NusronWahid1 #MataNajwa
“Dulu org Jawa yg tidak puasa jg ikut lebaran, ikut gembira juga.” @NusronWahid1 #MataNajwa
“Ini kok kesannya bahwa agama hanya dimonopoli oleh hanya sekelompok orang yg paham. Agama tidak boleh dimonopoli.” @NusronWahid1 #MataNajwa
“Yang penting adalah toleransi dan tenggang rasa, yang dalam bahasa budaya itu tepo seliro.” @lukmansaifuddin #MataNajwa
“Jadi kesadaran untuk bisa menghargai dan menghormati perbedaan yang ada pada di luar diri kita.” @lukmansaifuddin #MataNajwa
“Keberagaman itu indah & utk memaknai kebaragaman itu tentu butuh nalar,”Dahnil Simanjuntak #MataNajwa
“Itu yg kami sebut di Muhammadiyah sbg Islam berkemajuan.” @Dahnilanzar #MataNajwa
“KHA Dahlan mendorong bgmn memaknai Islam utk menggunakan pendekatan nalar ilmiah. Jd memahami Islam secara logika.” @Dahnilanzar #MataNajwa
“Maka jalan yg dilakukan KHA Dahlan untuk merawat nalar itu adalah pendidikan.” @Dahnilanzar #MataNajwa
”Dgn cara pendidikanlah kita bisa memahami keberagaman adl keniscayaan & kita bergembira dgn keberagaman itu.” @Dahnilanzar #MataNajwa
“Tugas pemuda hari ini adl merawat nalar itu.” @Dahnilanzar #MataNajwa
“Sbg anak muda NU, kami rindu kehadiran & kelahiran lg mbah Hasyim dan KHA Dahlan.” @NusronWahid1 #MataNajwa
“Kami rindu bangsa Indonesia memiliki tokoh pemersatu, tokoh yang mendamaikan,” @NusronWahid1 #MataNajwa
“Yang menyatukan untuk membawa visi keadaban kita ke depan seperti apa sebagai sebuah bangsa.” @NusronWahid1 #MataNajwa
“Kami rindu lahirnya Bah Hasyim asyarai dan KHA Dahlan dalam konteks Indonesia dan Islam modern Indonesia.” @NusronWahid1 #MataNajwa
Catatan Najwa. #MataNajwa
1.Kiai Ahmad Dahlan adalah sosok teladan, pemimpin umat yang peduli masalah kemasyarakatan. #MataNajwa
2.Muhammadiyah berkembang dengan satu kesadaran pentingnya isu pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan. #MataNajwa
3.Bukan hanya mesjid yang diperbanyak, rumah sakit dan sekolah pun berkembang biak. #MataNajwa
4.Kiai Hasyim Asyari adalah panutan yang berbeda, pemimpin umat yang sadar nilai-nilai bangsa. #MataNajwa
5.Nahdlatul ulama bukan cuma organisasi agama, juga peduli nasib dan masa depan Indonesia. #MataNajwa
6. Resolusi jihad untuk membela kemerdekaan, bukti nyata kepedulian menjawab tantangan zaman. #MataNajwa
7. Kiai Dahlan dan Kiai Hasyim memang tidaklah sama, jelas ada perbedaan dalam praktik ibadahnya. #MataNajwa
8. Tapi keduanya tidak saling bermusuhan apalagi menebar kebencian, satu sama lain menjaga kehormatan. #MataNajwa
9. Terkadang ada konflik di akar rumput tapi keduanya tidak sibuk saling mengutuk. #MataNajwa
10. Kiai Dahlan dan Kiai Hasyim cerdas membaca zaman, sadar terhadap berbagai tantangan masa depan. #MataNajwa
11. Islam harus menjadi garda depan merawat ke-Indonesia-an sebab Islam punya peran mewujudkan kemerdekaan. #MataNajwa
12. Ukhuwah islamiyah mutlak dijaga sekuat mungkin agar Islam tetap menjadi rahmatan lil alamin. #MataNajwa
Terimakasih sudah menyaksikan Mata Najwa eps BELAJAR DARI KH AHMAD DAHLAN & KH HASYIM ASY’ARI. Kami tunggu kritik dan sarannya. #MataNajwa
Terima kasih utk narasumber yg sdh hadir di studio Mata Najwa, @lukmansaifuddin, @saidaqil, @Gus_Sholah, @Prie_GS & Abdul Mu'ti. #MataNajwa
Tak ketinggalan terima kasih utk Siti Hadiroh, @NusronWahid1, @Dahnilanzar, @AnharGonggong, @Rako_Prijanto, dan @Hanungbramantyo. #MataNajwa (ahn)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Home Style

Contact Form

Name

Email *

Message *

Ads

Ads

Latest News

Popular Posts

Blog Archive