Wednesday, July 8, 2015

Petisi PMII Malang Untuk PB PMII: Menolak PMII Menjadi Banom NU


……….’independensi’ itu merupakan bukti dinamisnya anak yang mestinya diterima sebagai bukti obyektif bahwa kendati PMII terpisah secara struktur, tetapi dia masih terikat dengan ajaran-ajaran ahlussunah wal jama’ah.” (Mahbub Djunaidi).

Wacana kembalinya Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menjadi Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama (NU) semakin santer dan menguak ditataran Ikatan Alumni (IKA-PMII) maupun di tataran Kader PMII, sikap tersebut berkembang seiring dengan semakin dekatnya pelaksanaan Muktamar NU ke-33 di Jombang pada bulan agustus mendatang.

Telah banyak persepsi alumni yang menyikapi akan hal tersebut, beberapa alumni menginginkan agar PMII secara legowo kembali lagi menjadi banom NU (baca: IKA-PMII Sepakat PMII Kembali Jadi Banom NU/ http://m.santrinews.com/Akhbar/Nasional/3010/IKA-PMII-Sepakat-PMII-Kembali-Jadi-Banom-NU ) namun ada pula alumni yang tetap menginginkan agar PMII tetap menjadi organisasi kemahasiswaan yang tidak terikat oleh organisasi apapun, artinya tetap pada statusnya sebagai organisasi yang independen, begitupun sebaliknya (baca: Gus Luqman: PMII Harus Berdarah-darah Perjuangkan Independensinya/http://m.santrinews.com/Akhbar/Nasional/3030/Gus-Luqman-PMII-Harus-Berdarah-darah-Perjuangkan-Independensinya ).

Beberapa hari belakang ini, sekumpulan aktivis PMII mengatasnamakan "Pasukan Murnajati" hadir dan mengeluarkan pernyataan sikap terkait PMII menjadi Banom NU. Pasukan Murnajati yang didalamnya juga kebanyakan para Ketua Cabang PMII Jatim, merekomendasikan beberapa hal yang menyangkut Independensi PMII, diantaranya: 1. Ketua PB PMII harus menolak PMII menjadi Banom NU dalam sidang komisi di Muktamar NU 33 Di Jombang, dan kalau perlu jangan membahas PMII di Muktamar ke -33. 2. PC PMII Se- Nusantara harus mengkaji sampai mendalam dan  turun untuk bersuara terkait penyeretan PMII menjadi Banom NU. 3. PMII harus tetap Independen dan memperjuangkan sebagaimana NU kultur bukan Struktur. 4. Kami akan mengadakan aksi besar-besaran dalam Muktamar karena kami sudah siap 5000 Kader PMII Se-Jatim jika dalam waktu H-1 Muktamar Ketum PB PMII Sahabat Aminuddin Ma’ruf tidak memberikan kepastian Kalau PMII tetap Independen, tambah Juru Bicara Pasukan Murnajati tersebut. (Baca: Kelompok Pasukan Murnajati Tolak Pembahasan PMII Menjadi Banom NU/ http://www.muslimedianews.com/2015/07/kelompok-pasukan-murnajati-tolak.html?m=1 ).

Hingga kini belum ada titik kejelasan dengan semakin ramainya wacana PMII kembali menjadi banom NU dan semakin dekatnya pelaksanaan Muktamar ke – 33 di Jombang pada agustus mendatang, Pengurus Besar (PB PMII) pun belum terdengar melakukan diskusi ataupun mengkaji dengan Pengurus Koordinator Cabang (PKC PMII) dan Pengurus Cabang (PC PMII) se – Indonesia.

Terkait rencana itu, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia PC PMII Kota Malang sudah sejak jauh-jauh hari bersikap, itu dibuktikan dengan diadakannnya Dialog Pergerakan dengan mengangkat tema besar "Menyoal Interdependensi PMII-NU” pada hari Senin (13/4) yang lalu. Pengurus Cabang PMII Kota Malang dengan tegas MENOLAK wacana dan rencana kembalinya PMII menjadi Badan Otonom (Banom) NU.

Sekedar informasi, PC. PMII Kota Malang memiliki 13 Komisariat (tingkat universitas) & 51 Rayon (tingkat fakultas). Keputusan ini diambil berangkat dari keresahan basis, Rayon dan Komisariat. Penolakan ini bukan sebagai bentuk tidak patuhnya kita sebagai santri kiyai, ini adalah sebagai kepedulian strategis kita, PMII akan selalu menjadi mitra strategis bagi NU untuk mengembangkan Islam Nusantara di Indonesia. PC. PMII Kota Malang akan terus menyumbangkan kadernya untuk mengurus NU, 'ngeramut' NU dan 'nguripi' NU, 'ngurus' bangsa Indonesia, bukan sebaliknya.

Pernyataan ini tidak bisa kemudian dianggap sebagai pernyataan organisatoris karena PC. PMII Kota Malang hanya salah satu dari 230 Cabang PMII di Indonesia. Pernyataan ini sebagai pernyataan ideologis bahwa independent itu bukan hanya dalam konteks struktur, tapi harus menyeluruh dalam setiap fikiran dan langkah gerak PMII. Untuk itu, PMII harus merdeka dan independent.

Melalui petisi online ini, kami mengajak seluruh Sahabat-Sahabati Anggota, Kader, Simpatisan dan para Alumni PMII seluruh rekan-rekan yang telah memberikan waktu, tenaga serta gagasan-gagasannya dan berjuang di tataran basis PMII dimanapun medan gerakan Sahabat-Sahabat untuk bersama MENOLAK rencana pengesahan PMII menjadi Banom pada penyelenggaraan Muktamar NU Agustus mendatang. Salam Pergerakan! "...Deklarasi Murnajati suatu ketentuan.. Kini PMII tlah menjadi Independent..." Hymne Murnajati 1972. "Bersemilah... Bersemilah kader PMII... Masa depan ditanganmu untuk meneruskan perjuangan..." Hymne PMII.

Setuju dengan petisi ini? Silahkan Sahabat/Sahabati tanda tangan disini.
Share:

0 comments:

Post a Comment

Home Style

Contact Form

Name

Email *

Message *

Ads

Ads

Latest News

Popular Posts

Blog Archive