Category 1

Theme Support

Ketika Setan Shalat Jamaah

Dalam rangka memberi contoh santri-santri Pesantren Sufi sholat yang benar sesuai yang diteladankan Nabi Muhammad Saw, Selim, Mehmed dan Beyezid, ketiganya murid ustadz Dul Wahhab, ikut jam'ah Subuh di mushola pesantren.

Pada saat mengatur shaf, ketiga orang murid ustadz Dul Wahhab itu sibuk merapatkan sisi kakinya dengan santri di samping kanan dan kirinya.

Para santri yang faham maksud mereka selalu menarik kakinya agar tidak berhimpitan dengan kaki mereka. Anshory malah menjauhkan kakinya sekitar 15 cm dari kaki Selim.

Mendapati para santri menata shaf tidak sesuai contoh Nabi Muhammad Saw, Selim berkata dengan nada tinggi, "Rapatkan shaf supaya tidak ditempati setan."

Mehmed yang berdiri di shaf belakangnya menyahuti, "Jangan biarkan setan mengisi tempat kosong di antara jama'ah sholat!"

Anshory ketawa sambil menggumam, "Alhamdulillah, kalau setan mau sholat berjama'ah. Kita beri dia tempat untuk beribadah!" Dengan tangan kanan menepuk-nepuk udara kosong di samping bahu kirinya, "Sampeyan sholat di samping saya saja ya Tan!"

Selim, Mehmed dan Beyezid kaget dan geleng-geleng kepala melihat tingkah santri yang mereka anggap telah sesat dan tidak waras.

1 Response to "Ketika Setan Shalat Jamaah"

wdcfawqafwef