Category 1

Theme Support

KH. Hasyim Muzadi: 2 Hari Berjalan, Muktamar Belum Masuk Esensi

JombangPasti Aswaja – Panasnya perjalanan Muktamar ke-33 NU menarik perhatian masyarakat. Akan tetapi, menurut kandidat Rais Aam PBNU, KH. Hasyim Muzadi, hal itu masih termasuk dalam pembahasan teknis, belum esensi. Pernyataan itu disampaikan kepada wartawan di Media Center yang ada di areal Muktamar ke-33 NU, Senin (03/08/15).

“Memang selama dua hari ini, terutama kemarin sampai dengan tadi jam dua (14:00. Red.), muktamar sedang berbicara teknis dan administratif.” Kata anggota Dewan Pertimbangan Presiden ini. “Administratif pendaftaran, kemudian teknis persidangan. Belum masuk ke esensinya.” Tambah elit NU berusia 70 tahun ini.

Menurut mantan ketua umum PBNU 1999 sampai 2010 itu, pembahasan teknis tersebut yang memyebabkan hal-hal krusial yang harus dihadapi oleh muktamirin. Selain itu, jumlah muktamirin yang sekian besar juga turut menjadi penyebab.

“Nah, sekarang ini krusial tentang teknis-administratif sudah terlampaui, sehingga sudah masuk esensi muktamar.” Kata pengasuh pesantren Al-Hikam Malang, Jawa Timur ini.

Yang dimaksud dengan esensi muktamar, memurut mantan anggota DPRD Tingkat I Jawa Timur ini, adalah pertanggung jawaban PBNU yang akan dinilai oleh seluruh PWNU dan PCNU.

Esensi muktamar yang kedua adalah adalah konsepsi-konsepsi yang dihasilkan oleh muktamar melalui sidang-sidang 6 komisi, yang kemudian konsepsi itu dibahas dalam sidang pleno. Setelah itu, status PBNU periode 2010-2015 demisioner, kemudian pemilihan Rais Aam dan ketua umum baru.

“Jadi kita bisa memahami, kalau selama dua hari ini ada krusial, ya itu tadi (teknis). Insya Allah nanti kalau sudah masuk esensinya, yang terjadi bukan lagi teknis, tapi pemikiran-pemikiran pada komisi-komisi itu.” Pungkas Alumni IAIN Malang ini. (ahn)

0 Response to "KH. Hasyim Muzadi: 2 Hari Berjalan, Muktamar Belum Masuk Esensi"

Post a Comment

wdcfawqafwef