Category 1

Theme Support

KH. Ma'ruf Amin dan KH. Said Aqil Siraj Pimpin NU 5 Tahun ke Depan

JombangPasti Aswaja – Setelah menjadi Pjs. Rais Aam Alhmarhum DR. KH. Sahal Mahfudh, DR. KH. Mustofa Bisri membuat pernyataan tertulis yang berisi ketidak siapannya untuk kembali menduduki posisi tertinggi jam'iyah NU. Surat pernyataan itulah yang kemudian dijadikan alasan oleh tim Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) untuk kembali memilih Kiai yang akrab disapa Gus Mus itu.

Sebagaimana dilansir NU Online, penilaian salah satu anggota AHWA, KH. Maimun Zubair, bahwa menolak ingin dipilih inilah yang menjadi alasan utama Tim AHWA untuk memilih Gus Mus menjadi Rais Aam PBNU.

“Justru surat ketidaksediaan Gus Mus inilah yang menjadi alasan kami memilih Gus Mus. Dia layak menjabat pemimpin tertinggi NU karena dia tawadhu' serta tidak punya nafsu dan ambisi secara kekuasaan. “ Ujar pemimpin sidang, KH Ma’ruf Amin menyampaikan pesan Mbah Maimun dari hasil sidang Tim Ahwa dihadapan Muktamirin, Rabu (05/08/15) di ruang sidang yang berada di komplek Alun-alun Jombang, Jawa Timur. KH. Ma'ruf Amin sendiri menduduki wakil Gus Mus.

Seperti diberitakan sebelumnya, saat Gus Mus berusaha menenangkan jalannya Sidang Pleno I, ia meminta muktamirin untuk mendoakannya supaya tidak lagi menjadi Rais Aam PBNU. “Semoga Saya sekian saja jadi Rais Aam.” Katanya sembari menangis.

Sedangkan dalam pemilihan Ketua Umum PBNU, KH. Said Aqil Siraj kembali dipercaya muktamirin untuk menduduki posisi Ketua Umum (tanfidziyah) periode 2015-2020.

Kang Said, panggilan KH. Said Aqil Siraj mengungguli dua nama lainnya dengan perolehan suara 207, Sedangkan KH. As’ad Said Ali mendapatkan 107 suara, kemudian disusul KH. Salahuddin Wahid 10 suara. 

Gus Mus Terpilih, Langsung Mengundurkan Diri

Setelah tim AHWA mempercayakan Gus Mus sebagai Rais Aam PBNU periode 2015 - 2020 ternyaya Kiai Budayawan ini tidak hadir, bahkan lebih memilih untuk mengundurkan diri.

"Sebelum sidang pleno ini Kami mendapat surat dari Gus Mus. Yang semula dipilih sebagai Rais Aam ternyata beliau mengundurkan diri karena suatu hal," kata Gus Ipul dalam sambutannya di hadapan muktamirin, Rabu malam (05/08/15), seperti dilansir inilah.com.

Sebagaiamana diberitakan sebelumnya, bagi Gus Mus, posisi Rais Aam adalah jabatan yang terlalu tinggi dan tidak pantas ia duduki. (baca: Air Mata Gus Mus Membawa Berkah Bagi Jalannya Muktamar NU).

Dengan pengunduran diri itu, maka yang akan menggantikan posisi pengasuh pesantren Raudlatut Thalibin ini adalah wakilnya, KH. Ma'ruf Amin. (ahn)

0 Response to "KH. Ma'ruf Amin dan KH. Said Aqil Siraj Pimpin NU 5 Tahun ke Depan"

Post a Comment

wdcfawqafwef