Category 1

Theme Support

Nilai Kemerdekaan Hanya “Mimpi”, Mahasiswa Pamekasan Sindir Dengan Aksi Teatrikal

Pamekasan – Pasti Aswaja Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-70, oleh para mahasiswa Universitas Madura (Unira) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, dinilai hanya sebatas kemerdekaan “semu”. Manyikapi hal itu, mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Akura ini, menggelar aksi teatrikal di Monumen Arek Lancor Pamekasan.

Kegiatan dengan tema “Merdeka Dari Mimpi ke-70” itu kontan saja menarik banyak perhatian warga yang biasa mengajak keluarga jalan-jalan di pusat kota itu.

“Kemerdekaan yang telah berusia 70 tahun ini hanya dinikmati oleh orang-orang kalangan elit saja. Sementara rakyat jelata semakin sengsara.” Kata Ketua Umum UKM Akura, Bahrurrosi.

Aktivis PMII Unira ini juga menilai bahwa kemerdekaan tidak memberikan kesejahteraan bagi rakyat jelata.

“Kemerdekaan ini tidak sepenuhnya dapat memberikan kesejahteraan serta ketenangan bagi kaum jelata.” Katanya kepada Pasti Aswaja sesaat setelah selesai aksi.

Rosi, sapaan akrabnya, juga meminta pemerintah untuk meningkatkan kinerjanya sehingga kesejahteraan rakyat Indonesia terjamin.

Dia juga meminta supaya pemerintah supaya lebih memperhatikan nasib rakyat, yang menurutnya masih terkatung-katung. “Pemerintah harus lebih memperhatikan nasib rakyat yang sampai saat ini terkatung-katung.” Harapnya.

Aksi teatrikal yang diawali dengan musikalisasi puisi itu menggambarkan bagaimana nasib dua orang pemuda desa yang pengangguran akibat tidak adanya pemerataan kesejahteraan. (ahn)

0 Response to "Nilai Kemerdekaan Hanya “Mimpi”, Mahasiswa Pamekasan Sindir Dengan Aksi Teatrikal"

Post a Comment

wdcfawqafwef