• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Theme Support

Contact Form

Name

Email *

Message *

Latest News

Recent Posts

Popular Posts

Pasti Aswaja's Content

Ustadz Idrus Ramli Nilai Kang Said “Busukkan” NU Dari Dalam

 on Monday, August 10, 2015  

Pasti Aswaja – Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama (NU) memberikan kepercayaan kepada Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, MA. untuk kali kedua menduduki posisi Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2015-2020.

Akan tetapi, tidak semua nahdliyin (warga NU) menyukai Kiai yang akrab disapa Kang Said itu. Sejak terpilih menjadi Ketum PBNU periode 2010-2015 pada Muktamar ke-32 di Makassar, terlepas benar atau tidak, banyak tudingan miring yang ditujukan kepadanya. Salah satu tudingan yang paling sering ditujukan kepada alumni Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur ini adalah bahwa dirinya merupakan agen Syiah yang disusupkan ke dalam tubuh NU dengan tujuan untuk merusak organisasi terbesar di Nusantara ini dari dalam. Tudingan serupa kembali mengemuka. Kali ini tudingan itu datang dari Dewan Pakar Aswaja NU Center PWNU Jatim, Ust. H. Muhammad Idrus Ramli, melalui fanspage facebook-nya, Senin (10/0815).

Tawadlu': Kang Said mencium tangan Rais Aam PBNU periode 2015-2020, KH. Ma'ruf Amin.
Dalam halamannya itu Ust. Idrus Ramli menulis tentang indikasi-indikasi yang mengarah pada pembelaan Kang Said terhadap kelompok lain di luar Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja) An-Nahdliyah. Tulisan yang diposting sekitar jam 07:00 WIB itu berjudul “SAID AQIL SIROJ DAN PEMBUSUKAN NU DARI DALAM” (selengkapnya tentang tulisan itu, klik disini) dan berisi bantahan terhadap pemikiran Kang Said yang ada dalam buku “Tasawuf Sebagai Kritik Sosial, Mengedepankan Islam Sebagai Imspirasi, Bukan Aspirasi” karangan Kang Said. Dengan menjadikan kitab-kitab Hadlratus Syaikh KH. Muhammad Hasyim Asyari (pendiri NU) seperti “Risalah Ahlus Sunnah wal Jamaah”, “Risalah fi Ta’akkudil Akhdzi bil Madzahibil Arba'ah”, dan kitab “Ziyadatut Ta'liqat”, Ust. Idrus Ramli mengkritisi pemikiran-pemikiran Kang Said yang dinilai tidak sesuai dengan ajaran NU.

Dalam waktu sekejap, tulisan itu banyak mengundang like dan coment dari para pengguna facebook. Hingga berita ini diturunkan, ada 231 pengguna facebook yang memberikan like dan 172 komentar.

Berbagai komentar diberikan oleh para fecebooker (sebutan bagi para pengguna facebook) terhadap tulisan alumni Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan, Jatim tersebut, baik yang pro maupun yang kontra.

“Kalau karena ada dendam di hati perihal pemilihan ketua PBNU, mohon tidak mengajak yang lainnya, kiai. Nyatanya mayoritas peserta muktamar yang mempunyai hak suara memberikan suaranya untuk kiai SAS (Said Aqil Siradj. Red.). Dan mohon untuk tidak bersuudzon bahwa peserta sebanyak itu tidak tau apa-apa atau peserta mendapatkan sesuatu sehingga tetap memilih kiai SAS....” Komentar pemilik akun Dim Muhammad.

Sekalipun banyak komentar yang kontra, tidak sedikit juga yang mendukung tulisan Ust. Idrus Ramli tersebut.

Alhamdulillah... Masih ada Kyai NU yang asli Ahlus Sunnah Wal Jama'ah... Berani mengatakan hal yang sebenarnya, ana sendiri pun ragu dengan mereka yang pro syiah & liberal... Karena NU itu Ahlus Sunnah Wal Jama'ah bukan syiah, bukan liberal dan bukan pula wahabi ! ‪#‎Lanjutkan.” Dukung akun Oktaviani Ningsih.‬

Untuk diketahui, sebenarnya Ust. Muhammad Idrus Ramli sudah melakukan tabayun (klarifikasi) berkenaan dengan pemikiran-pemikiran Kang Said. Kegiatan tabayun itu dilaksanakan di Pondok Pesantren Bumi Shalawat Sidoarjo, Jatim tahun 2009 yang lalu. Dalam forum itu, hadir para habaib dan sekitar 300-an kiai. Dalam memberikan kesimpulan dari forum tabayun tersebut, Prof. Dr. KH. Agoes Ali Masyhuri, pengasuh pesantren tersebut, menyatakan bahwa Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, MA. bukan Syi'ah.

Informasi tambahan, sampai detik ini komentar-komentar dukungan dan sanggahan masih tetap berlanjut. Begitu juga denga facebooker yang memberikan like. (ahn)

Ustadz Idrus Ramli Nilai Kang Said “Busukkan” NU Dari Dalam 4.5 5 Pasti Aswaja Monday, August 10, 2015 Pasti Aswaja – Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama (NU) memberikan kepercayaan kepada Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, MA. untuk kali kedua men...


No comments:

Post a Comment

Pasti Aswaja. Powered by Blogger.
J-Theme