• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Wednesday, September 30, 2015

Di Negeri Kami, Tambang Lebih Penting Dari Pada Nyawa

Oleh: Abd. Ghani*

Pasti Aswaja – Mungkin saya bukan orang pintar, bukan ahli tambang, dan bukan pemerintah. Saya hanya orang tidak penting yang mencintai sesama dengan nyawa yang melekat pada dirinya, terutama mereka yang teraniaya secara batin saat mengetahui berita bahwa saudaranya seorang aktivis dibunuh dengan cara mengenaskan. Betapa teriris hati saya, tergoncang batin saya, dan gemetar tubuh saya. Berita mengenai pembunuhan aktivis tambang di Lumajang,  sungguh membuat saya miris.

Pada awalnya saya merasa takut kepada orang-orang yang akan menganggap saya berlebihan, meski sebenarnya sudah jelas  bahwa misi utama saya di dunia ini adalah menjaga keadilan dan mencintai sesama. Namun detik ini, saya merasa sangat percaya diri untuk mempublikasikan kekecewaan saya terhadap kebobrokan mental manusia yang menganggap tambang jauh lebih berharga dari pada nyawa manusia.

Saya kira tidak berlebihan, jika kekecewaan ini dipublikasikan. Karena  untuk yang kesekian kalinya aparat keamanan telah kecolongan dalam hal jaminan keamanannya pada rakyat khususnya para aktivis. Terserah bagaimanapun informasi yang saya dengar; ada yang mengatakan bahwa si aktivis itu sudah melaporkan tentang adanya ancaman atau tidak. Saat ini, yang pasti bagi saya, aparat yang bertugas memberikan jaminan aman pada rakyat kini benar-benar telah gagal total.

Tragedi pembunuhan aktivis pejuang kaum tertindas sudah terjadi, polisipun mulai menyibukkan diri dengan olah TKP. Sebelum-sebelumnya Anda kemana? Dan sekarang salah siapa?

Pembunuhan aktivis yang terjadi di Lumajang, sudah jelas hasil keegoisan ‘kaum kapital’ yang melihat bahwa tambang akan menghasilkan lembaran-lembaran uang yang bisa menghidupi keturunan mereka sampai 3-10 keturunan. Sehingga Rakyat menjadi korban, semua pihak akan menjadi korban.

Bahkan sesungguhnya para eksekutor pun adalah korban. Korban dari kemiskinan ekonomi, dan korban dari kemiskinan pendidikan. Bisakah kita menyamakan pemikiran kita dengan mereka? Di saat kita disini, melihat bahwa tindak kekejaman dari pria-pria berbadan besar dan bermuka seram, dengan celurit serta pedang di tangan, memburu para pejuang rakyat 'tak berdosa, hingga menghabisi nyawa aktivis. Padahal mereka (pembunuh) melakukan hal ini jelas karena sebuah motivasi: uang. Pembunuhnya pun adalah korban, tetapi mereka tidak menyadari karena kebodohannya.

Mungkin kejadian seperti ini sudah biasa terlihat sebelumnya, baik dengan membaca buku-buku sejarah atau bahkan secara langsung. Yang jelas kita semua berharap hal ini tidak terulang kembali. Sebab, selain berharap dan berdoa, saat ini saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan, kecuali hanya membuat oretan yang tidak jelas ini. Saya buta hukum, buta politik. Mungkin tulisan ini pun tidak akan sampai kepada ‘yang bersangkutan’, siapapun itu. Saya hanya ingin menyampaikan, bahwa ternyata tambang lebih berharga dari pada nyawa. Dan setelah mengetahui fakta-fakta ini, saya jadi menyimpulkan satu hal: "di Negeri kami, lebih mahal tambang dari pada nyawa".
*Putra kepulauan Gili Rajeh, Sumenep.
Share:

Bertambah 11 Orang, WNI Korban Insiden Mina Menjadi 57 Orang

Makkah – Pasti AswajaPanitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi kembali berhasil mengidentifikasi 11 jamaah haji Indonesia yang wafat pada insiden Mina. Sehubungan dengan itu, korban wafat sampai dengan Rabu (30/09) pukul 02.00 waktu Arab Saudi menjadi berjumlah 57 orang, terdiri dari 53 jamaah haji dan 4 warga Negara Indonesia (WNI) yang mukim di Arab Saudi.

“Kami telah mengidentifikasi 11 jamaah haji Indonesia korban wafat pada peristiwa Mina sehingga totalnya menjadi 57 orang,” terang Kepala Daker Makkah Arsyad Hidayat, Rabu (30/09), seperti dirilis situs resmi Kemenag RI.

Adapun rincian ke-11 jamaah haji yang teridentifikasi adalah sebagai berikut: 1) Lilis Suryani Misbah Ijudin, kloter JKS 61 nomor paspor B0932986; 2) Otong Bastaman Sutisnamiharja, kloter JKS 61 nomor paspor B0932958; 3) Nana Hendiana Idi, kloter JKS 61 nomor paspor A7917997; 4) Maemunah Dasa Sasmita, kloter JKS 61 nomor paspor B0733173; 5) Atang Gumawang Dede Herlan, kloter JKS 61 nomor paspor B0733175; 6) Karmah Padma Kertapraja, kloter JKS 61 nomor paspor B0745293; 7) Tuti Kuswarti Daman, kloter JKS 61 nomor paspor B1442338; 8) Iis Masriah Kastoni Mardo, kloter JKS 61 nomor paspor A7026769; 9) Ida Murtika Porie, kloter BTH 14, nomor paspor B1306300; 10) Suryati Sahran Ribut, kloter BTH 14 nomor paspor B1306350; 11) Nur Alam Iljas, kloter UPG 10 nomor paspor B0694654.

Arsyad juga menambahkan, sebagaimana rilis sebelumnya, jamaah yang cedera dan dirawat di rumah sakit Arab Saudi sebanyak 5 orang. Adapun jumlah jamaah haji yang dilaporkan belum kembali, telah berkurang dari sebanyak 89 orang menjadi 78 orang dengan rincian sebagai berikut: 1) Kloter BTH 14 sebanyak 9 orang; 2) Kloter SUB 48 sebanyak 12 orang; 3) Kloter JKS 61 sebanyak 37 orang; 4) Kloter UPG 10 sebanyak 4 orang; 5) Kloter SOC 62 sebanyak 6 orang; 6) Kloter SUB 28 sebanyak 4 orang; 7) Kloter BPN 5 sebanyak 1 orang; 8) Kloter JKG 33 sebanyak 1 orang; 9) Kloter JKS 21 sebanyak 2 orang; 10) Kloter LOP 9 sebanyak 1 orang; 11) Kloter SUB 34 sebanyak 1 orang.

Untuk diketahui, demi mempercepat penelusuran korban peristiwa Mina yang terjadi pada Kamis (24/09) lalu, tim PPIH telah membentuk tiga tim: Pertama, tim pencari data yang menghimpun data jamaah haji Indonesia yang belum kembali ke kloternya sejak peristiwa Mina; Kedua, tim penelusuran ke beberapa rumah sakit di Arab Saudi, misalnya: RS Mina Al Wadi, RS Mina Al Jisr, RS Zahir, RS Syisyah, RS Militer di Awali. Selain itu, penelusuran juga dilakukan di rumah sakit di luar kota Makkah, misalnya: RS Garda Nasional di Jeddah dan RS Hada di Thaif; Ketiga, tim identifikasi jenazah di Majma’ Ath-Thawari Bil Mu'aishim. (bor)
Share:

Terus Bertambah, 46 Jamaah Haji Asal Indonesia Meninggal Dunia Dalam Insiden Mina

Makkah – Pasti Aswaja Insiden Mina yang menewaskan seribu lebih jamaah haji dari berbagai Negara, tim Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi sudah bisa mengidentifikasi 42 jenazah jamaah haji Indonesia dan empat Warga Negara Indonesia (WNI) yang bermukim di Arab Saudi dan sedang menjalankan ibadah haji.

Total keseluruhan WNI wafat dalam insiden 22 September 2015 di jalan 204 Mina itu sebanyak 46 orang.

“Jamaah haji yang meninggal dunia di mana sebelumnya dirilis 45 orang yang terdiri dari 41 jamaah haji dan 4 orang jamaah haji yang mukim di Arab Saudi, saat ini bertambah menjadi 46 orang. Satu jamaah yang baru teridentifikasi atas nama Dahlia Sulaeman Hamdan dari Kloter BTH 14,” ungkap Kepala Daerah Kerja Mekkah Arsyad Hidayat, Selasa (29/09/15).

Adapun korban luka, yang sebelumnya ada 10 orang dan sedang dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi, kini sudah ada tiga orang yang kembali ke pemondokan. Ketiga jamaah yang sudah kembali ke pemondokan tersebut semuanya berasal dari Kelompok Penerbangan (Kloter) BTH (Batam) 14. “Tersisa saat ini yang masih menjalani perawatan di rumah sakit sebanyak 7 orang,” lanjutnya.

Sedangkan korban luka yang sudah kembali ke pemondokan masing-masing atas nama;  Zulaiha Alam dari kloter BTH (Embarkasi Batam) 14 dengan nomor paspor B1306305 sebelunya dirawat di RSAS Jizrul Mina,  Arninda Idris dari kloter BTH (Embarkasi Batam) 14 dengan nomor paspor B1307797 sebelumnya  dirawat di RSAS King Abdullah, dan Fadillah Nurdin dari kloter BTH (Embarkasi Batam) 14 dengan nomor paspor B1306258  sebelumnya dirawat Klinik 107 Makkah.

Berikut daftar nama korban jiwa  jamaah haji Indonesia yang wafat pada peristiwa Mina: 1) Hamid Atwi Tarji Rofia (SUB  48); 2) Busyaiyah Syahrek Abdul Gafar (BTH 14); 3) Abdul Karim Sumarni Idris (SUB  48); 4) Abdul Halim bin Ali Satina (SUB  48); 5) Eti Kusmiati Idit Supriadi (JKS  61); 6) Nani Unah Ratnani (JKS  61); 7) Mohammad Yuhan Suprianto (JKS 61); 8) Koko akoswara Oyong Suwaryo (JKS  61); 9) Adryansyah Idris Usman (BTH  14); 10) Dede Kurniasih Sulaeman (JKS  61); 11) Dadang Barmara Memed (JKS 61); 12) Yahman Mistan Meslan (UPG 10); 13) Ratna Abdul Gani Muhammad (BDJ  1); 14) Susimah Slamet Abdullah (SOC  62); 15) Nero Sahi Astro (SUB  48); 16) Rochmani Pawiroredjo Karsodikromo (SUB  61);  17) Siti Muanifah Zainudin Sahlan (SUB  61); 18) Rasno Asyidik Kardan (JKS  61); 19) Sri Prabandari Markani (SOC  62); 20) Nabaha Matsen Tarif (BTH  14); 21) Reni Arfiani Kaherdin (BTH 14); 22) Ponpon Sadjaah Sastrapradja (BTH  14); 23) Tanti Puspitawati Suharsono (JKS  61); 24) Rina Ocktarina Siroz Thoyib (JKS  61); 25) Neneng Nurjuwitawati Deni Sahroni (JKS  61); 26) Erik Suryaman Aceng Kartika (JKS  61); 27) Eni Sukarni Oyo (JKS  61); 28) Atik Suryati Suarno, (JKS 61); 29) Endang Sutiana Atang (JKS 61); 30) Debi Merlindayani Hamdani (JKS 61); 31) Wisma Widyana Puspitasari (JKS  61); 32) Tasmudji Agung Seputro (SUB  48); 33) Muzayyana Tahir Saruni (SUB 48); 34) Nadjemiah Samad Madjida (UPG 10); 35) Ruswati Karim Lawadang (BPN 5); 36) Warnita Habib Basa (BTH 14); 37) Rosidah Adjo Madusri (JKS  61); 38) Sitti Lubabah Arsyad Ngolo (UPG 10); 39) Yusriani Muhammad Qohar (SUB 48); 40) Ardani Moch Ali Siradj (SOC 29); 41) Junaedi Sjahrudin Marjun (SUB 36); dan 42) Dahlia Sulaiman Hamdan (BTH  14).

Untuk nama-nama WNI mukimin di Arab Saudi yang meninggal dalam insiden tersebut adalah sebagai berikut: 1) Akhmad Jamhuri bin Hisyam, nomor iqomah (nomor identitas WNI yang tinggal di Arab Saudi)  2362046928; 2) Wartoyo Usman Kalib, nomor iqomah 2389005337; 3) Asdinur Sanuri Hamzah nomor iqomah 2381436951; dan 4)  Rumiati binti Nomo alias Aminah.

Korban luka yang masih dirawat di rumah sakit: 1) Ubaid bin Komaruddin dari kloter JKS (Embarkasi Jakarta-Bekasi/ Jawa Barat) 61 dengan nomor paspor B0745300 saat ini dirawat di RSAS Jizrul Mina; 2) Ending bin Rukanda dari kloter JKS 61 (Embarkasi Jakarta-Bekasi/ Jawa Barat)  dengan nomor paspor B0745297 saat ini dirawat di RSAS Jizrul Mina; 3) Yusniar Abdul Malik dari kloter MES (Embarkasi Medan) 7 dengan nomor paspor B1060451 saat ini dirawat di RSAS King Fahd Angkatan Bersenjata di Jeddah; 4) Aam Amalia Rustama, kloter JKS 61 61 (Embarkasi Jakarta-Bekasi/ Jawa Barat)  nomor paspor B0929863 dirawat di RS Arofah; 5) Murtiningsih Neman Sunar Akun, kloter SUB (Embarkasi Surabaya) 48 nomor paspor B1225295 dirawat di RS Security Force Awali; 6) Sapuna Muntaha Hedan, kloter SUB (Embarkasi Surabaya)  48 nomor paspor B1381244 dirawat di RS. King Abdullah dan kemudian dipindahkan ke RS Jeddah; 7) Maryam Pauli Kiming, kloter UPG (Embarkasi Ujung Pandang) 10 nomor paspor B0693505 dirawat di RS Security Force Awali. (bor)
Share:

Tuesday, September 29, 2015

PMII Jatim Kecam Pembunuhan Terhadap Aktivis Lingkungan di Lumajang

Pasti Aswaja – Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Jawa Timur (Jatim) mengecam tindakan pembunuhan terhadap aktifis lingkungan, Salim Kancil dan Tosan, yang terjadi pada hari Minggu, (27/09/15) kemarin di Lumajang, "kami sangat mengecam aksi pembunuhan terhadap Salim Kancil," kata Ketua III PKC PMII Jatim, Sudaraono.

Laki-laki kelahiran Sumenep ini juga turut berbela sungkawa atas meninggalnya Salim Kancil, salah satu pejuang tambang rakyat di Desa Selok Awar-awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur yang dibunuh dengan sadis karena mempertahankan haknya.

“Atas nama keluarga besar PKC PMII Jawa Timur mengucapkan berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas tewasnya Salim Kancil,” katanya melalui rilis yang diterima Pasti Aswaja, Selasa (29/09/15).

Kader PMII UIM Pamekasan itu juga menegaskan bahwa, pihaknya meminta keseriusan kepolisian dalam menangani kasus tersebut. Pihaknya juga meminta supaya seluruh yang terlibat dalam pembunuhan tersebut agar diadili sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami meminta jajaran kepolisian bertindak tegas untuk menindak siapapun yang terlibat dalam pembunuhan itu,” tegasnya.

Untuk diketahui, peristiwa pembunuhan dan penganiayaan itu terjadi pada hari Mnggu (27/09/15) kemarin dan saat ini kepolisian setempat telah menetapkan18 orang tersangka dalam peristiwa tersebut. (ahn)
Share:

Monday, September 28, 2015

Kelelahan, Jamaah Haji Asal Pamekasan Meninggal Dunia

Makkah – Pasti Aswaja Seorang jamaah haji asal Kabupaten Pamekasan Jawa Timur dilaporkan meninggal dunia karena kelelahan usai melaksnakan jumarat atau lempar jumrah di Mina.

Kontirbutor Elshinta, Mustofa, Minggu (27/9) melaporkan, korban meninggal dunia pada hari Sabtu kemarin sekira pukul 17. 20 WIB setelah sempat mendapat perawatan medis di rumah sakit Al-Wahdi Mina, Arab Saudi.

Kasi Haji dan Umroh Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan, Ilyasak membenarkan adanya jamaah haji asal Pamekasan yang meninggal dunia di Tanah Suci.

Korban adalah Nurul Hayati binti Satrawi (53) warga Jalan Bonorogo Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, Pamekasan yang tergabung dalam KBIH Nurul Hikmah kloter 52.

Ditambahkan Ilyasak, keluarga korban jamaah haji yang ada di Pamekasan sudah dihubungi melalui telepon oleh KBIH yang bersangkutan terkait kabar duka tersebut.

Namun Kemenag Pamekasan lanjut Ilyasak, tetap mendatangi rumah Nurul di Jalan Bonorogo untuk menyampaikan kabar duka tersebut secara langsung.

Sementara terkait jenazah Nurul lanjut Ilyasak, keluarga korban di Kabupaten Pamekasan sudah mengikhlaskan agar korban disemayamkan di Tanah Suci.
Sumber: elshinta.com
Share:

Korban Insiden Mina Asal Indonesia Bertambah 7 Orang

Makkah – Pasti Aswaja Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi kembali berhasil mengidentifikasi tujuh jenazah jamaah haji Indonesia yang ada di pemulasaraan Mu’aishim, Senin (28/09/15) dini hari waktu Arab Saudi.

"Kami telah menginventarisasi jamaah haji korban peristiwa Mina dengan informasi sebagai berikut: jamaah meninggal dunia pada rilis sebelumnya sebanyak 34 orang, saat ini teridentifikasi lagi sebanyak tujuh orang sehingga jumlah total menjadi sebanyak 41 orang,” demikian dijelaskan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Abdul Djamil, Senin (28/09/15).

Adapun tujuh jamaah haji yang baru teridentifikasi adalah sebagai berikut: 1) Ruswati Karim Lawadang, kloter BPN 5 nomor paspor A8925437; 2) Warnita Habib Basa, kloter BTH 4 nomor paspor B0822105; 3) Rosidah Adjo Madusri, kloter JKS 61 nomor paspor B0745303; 4) Sitti Lubabah Arsyad Ngolo, kloter UPG 10 nomor paspor B0693565; 5) Yusriani Muhammad Qohar, kloter SUB 48 nomor paspor A6885226; 6) Ardani Moch Ali Siradj, kloter SOC 29 nomor paspor B0802886; dan 7) Junaedi Sjahrudin Marjun, kloter SUB 36 nomor paspor B1021715.

Djamil juga menambahkan bahwa jamaah haji Indonesia yang cedera dan sedang dirawat di rumah sakit juga menjadi 10 orang, setelah ditemukannya 4 WNI yang baru teridentifikasi. Keempat jamaah teridentifikasi baru yang saat ini dirawat adalah: 1) Aam Amalia Rustama, kloter JKS 61 nomor paspor B0929863 dirawat di RS Arofah; 2) Murtiningsih Neman Sunar Akun, kloter SUB 48 nomor paspor B1225295 dirawat di RS Security Force Awali; 3) Sapuna Muntaha Hedan, kloter SUB 48 nomor paspor B1381244 dirawat di RS. King Abdullah dan kemudian dipindahkan ke RS Jeddah; 4) Maryam Pauli Kiming, kloter UPG 10 nomor paspor B0693505 dirawat di RS Security Force Awali.

Sehubungan dengan bertambahnya  jamaah yang teridentifikasi wafat dan sakit, menurut Djamil, jamaah yang belum kembali ke pemondokan berkurang menjadi 82 orang dari jumlah sebelumnya sebanyak 90 orang, dengan rincian sebagai berikut: 8 orang dari Kloter BTH 14; 14 orang dari Kloter SUB 48; 46 orang dari  Kloter JKS 61; 5 orang dari Kloter UPG 10; 7 orang dari  Kloter SOC 62; dan 2 orang dari  Kloter SUB 36. (ahn)
Share:

WNI Korban Insiden Mina Kini Menjadi 34 Orang

Makkah – Pasti Aswaja Warga Negara Indonesia (WNI) yang meninggal dunia dalam insiden Mina kini mencapai angka 34 orang yang semula hanya 19 orang (baca juga: Insiden Mina, Jumlah WNI Meninggal Dunia Terus Bertambah).

“Pada rilis sebelumnya, sudah diumumkan bahwa jumlah korban sebanyak 19 orang. Saat ini bertambah 15 orang sehingga total jemaah haji Indonesia yang wafat akibat peristiwa Mina sampai saat ini menjadi 34 orang,” kata Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah, Arsyad Hidayat di Makkah, Minggu  (27/09) pukul 15.00 waktu Arab Saudi.

15 jenazah WNI yang berhasil diidentifikasi itu 3 orang berasal dari BTH 14, 9 orang dari JKS 61, 2 orang dari SUB 48, dan satu orang dari UPG 10. Adapun rincian daftar nama ke-15 jenazah tersebut adalah sebagai berikut: 1.) Nabaha Matsen Tarif, kloter BTH 14, nomor paspor B1306146; 2.) Reni Arfiani Kaherdin, kloter BTH 14 nomor paspor B1311784; 3.) Ponpon Sadjaah Sastrapradja, kloter BTH 14 nomor paspor B0524212; 4.) Tanti Puspitawati Suharsono, kloter JKS 61 nomor paspor B092927; 5.) Rina Ocktarina Siroz Thoyib, kloter JKS 61 nomor paspor A3729946; 6.) Neneng Nurjuwitawati Deni Sahroni, kloter JKS 61 nomor paspor B0932973; 7.) Erik Suryaman Aceng Kartika, kloter JKS 61 nomor paspor B0933000; 8.) Eni Sukarni Oyo, kloterJKS 61 nomor paspor B0724661; 9.) Atik Suryati Suarno, kloter JKS 61 nomor paspor B0732946; 10.) Endang Sutiana Atang, kloter JKS 61 nomor paspor B0929866; 11.) Debi Merlindayani Hamdani, kloter JKS 61 nomor paspor B0476595; 12.) Wisma Widyana Puspitasari, kloter JKS 61 nomor paspor B1211713; 13.) Tasmudji Agung Seputro, kloter SUB 48 nomor paspor B1225358; 14.) Muzayyana Tahir Saruni, kloter SUB 48 nomor paspor B1467939; 15.) Nadjemiah Samad Madjida, kloter UPG 10 nomor paspor B0693478.

Sedangkan jumlah jemaah haji asal Indonesia yang dilaporkan belum kembali, menurut Arsyad, telah berkurang dari yang semula dilaporkan sebanyak 99 orang menjadi 90 orang dengan rincian sebagai berikut: Kloter BTH 14 sebanyak 8 orang, Kloter SUB 48 sebanyak 17 orang, kloter JKS 61 sebanyak 48 orang, Kloter UPG 10 sebanyak 7 orang, Kloter SOC 62 sebanyak 7 orang, Kloter SUB 32 sebanyak 3 orang.

Masih menurut Arsyad, timnya akan terus bekerja mencari informasi terkait dengan masih adanya jamaah yang belum kembali ke pemondokan dengan menyisir rumah sakit Arab Saudi dan mengidentifikasi jenazah para korban yang ada di tempat pemulasaraan Al-Mu’ashim, Makkah. (ahn)
Share:

Sunday, September 27, 2015

Insiden Mina, Jumlah WNI Meninggal Dunia Terus Bertambah

Makkah – Pasti AswajaWNI korban insiden Mina yang terjadi pada Kamis (24/09/15) terus bertambah. Informasi terbaru dari Kementerian Agama (Kemenag) RI jumlah WNI yang meninggal dunia kini mencapai 19 orang.

Beberapa ruas jalan menuju jamarat.
Berikut nama-nama WNI korban insiden Mina: 1). Hamid Atwi Tarji Rofia, kloter SUB 48 nomor paspor B1467965; 2). Busyaiyah Syahrel Abdul Gafar, kloter BTH 14 nomor paspor A2708446; 3). Abdul Karim Sumarmi Idris, kloter SUB 48 nomor paspor B1023417; 4). Abdul Halim bin Ali Satina, kloter SUB 48 nomor paspor A4514455; 5). Eti Kusmiati Idit Supriadi, kloter JKS 61 nomor paspor B0932959; 6). Nani Unah Ratnani, kloter JKS 61 nomor paspor B0745299; 7). Mohammad Yuhan Suprianto, kloter JKS 61 nomor paspor A5737138; 8). Koko Koswara Oyong Suwaryo, kloter JKS 61 nomor paspor B0732931; 9). Adryansyah Idris Usman, kloter BTH 14 nomor paspor A3826040; 10). Dede Kurniasih Sulaeman, kloter JKS 61 nomor paspor B0745305; 11). Dadang Barmara Memed, kloter JKS 61 nomor paspor B0214365; 12). Yahman Mistan Meslan, kloter UPG 10 nomor paspor B0693120; 13). Ratna Abdul Gani Muhammad, kloter BDJ 1 nomor paspor A0912791;  dan 14). Susimah Slamet Abdullah, kloter SOC 62 nomor paspor B0874968. 15). Nero Sahi Astro, kloter SUB 48 nomor paspor B1225386; 16). Rochmani Pawiroredjo Karsodikromo, kloter SUB 61 nomor paspor B1045049; 17). Siti Muanifah Zainudin Sahlan, kloter SUB 61 nomor paspor B1469941; 18). Rasno Asyidik Kardan, kloter JKS 61 nomor paspor B0745304; 19). Sri Prabandari Markani, kloter SOC 62 nomor paspor B0875692.

Selain 19 korban jiwa, dikabarkan ada 6 WNI yang sekarang sedang dirawat di RSAS karena mengalami luka-luka.

Berikut nama-nama WNI yang sedang menjalani perawatan di beberapa RSAS: 1). Zulaiha Alam dari kloter BTH 14 dengan nomor paspor B1306305 saat ini dirawat di RSAS Jizrul Mina; 2). Ubaid bin Komaruddin dari kloter JKS 61 dengan nomor paspor B0745300 saat ini dirawat di RSAS Jizrul Mina. 3). Ending bin Rukanda dari kloter JKS 61 dengan nomor paspor B0745297 saat ini dirawat di RSAS Jizrul Mina; 4). Arninda Idris dari kloter BTH 14 dengan nomor paspor B1307797 saat ini dirawat di RSAS King Abdullah. 5). Fadillah Nurdin dari kloter BTH 14 dengan nomor paspor B1306258 saat ini dirawat Klinik 107 Makkah; dan 6). Yusniar Abdul Malik dari kloter MES 7 dengan nomor paspor B1060451 saat ini dirawat di RSAS King Fahd Angkatan Bersenjata di Jeddah.

Kepala Daker Makkah, Arsyad Hidayat, menambahkan sebanyak 112 jamaah masih belum kembali ke maktab/pemondokan  dengan perincian sebagai berikut: 14 orang dari BTH 14, 16 orang dari SUB 48, 64 orang dari JKS 61, 7 orang dari UPG 10, dan 11 orang SOC 62. (ahn)
Share:

Saturday, September 26, 2015

GP Ansor Pamekasan Gelar Workshop Deradikalisasi Agama

Pamekasan – Pasti Aswaja Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC. GP. Ansor) menggelar workshop deradikalisasi agama di Gedung GP. Ansor Pamekasan, Sabtu (26/09/15).

Acara yang dihadiri oleh sekitar 60 orang delegasi pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP. Ansor se-Kabupaten Pamekasan itu terlaksana berkat hasil kerjasama antara PC. GP. Ansor Pamekasan dan Pimpinan Wilayah (PW) GP. Ansor Jawa Timur.

Ketua GP Ansor Pamekasan saat menandatangani MoU.
Dalam sambutannya, ketua GP. Ansor Pamekasan, Fathorrahman, menyampaikan bahwa kegiatan itu bertujuan untuk membatasi ruang gerak radikalisme, khususnya di Pamekasan, "workshop ini untuk membatasi gerakan radikalisme agama dengan merekrut kader Ansor sebanyak-banyaknya dari kalangan pemuda," kata laki-laki yang akrab disapa Paonk ini.

Hadir sebagai perwakilan PCNU Pamekasan, KH. Abdurrahman Abbas. Sekretaris PCNU Pamekasan itu sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.

"Kegiatan seperti ini sangat baik untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat, seperti apa Islam yang sebenarnya." Katanya saat memberikan sambutan mewakili ketua NU Pamekasan yang berhalangan hadir.

Sebelum acara inti dimulai, dilaksanakan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) antara PC. GP. Ansor Pamekasan, Polres Pamekasan dan Kodim Pamekasan sebagai wujud kerjasama dalam menanggulangi radikalisme agama dan terorisme.

Hadir sebagai pemateri dalam acara itu, H. Ahmad Syafi'i (pengurus PW. GP. Ansor Jawa Timur), Dr. Wasith Manshur (ketua Majlis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor) dan Lillah Alfi Syafi'an (Satkorwil Banser Jawa Timur). (ahn)
Share:

6 WNI Korban Insiden Mina Dirawat di Rumah Sakit

Mina – Pasti Aswaja Insiden maut yang terjadi di jalan 402 Mina, Kamis (24/09/15), menelan ratusan korban jiwa yang di antaranya adalah WNI (Warga Negara Indonesia). Tercatat ada 2 WNI meninggal dunia, ditambah lagi 1 korban jiwa yang diduga WNI dan sampai saat ini sedang dilakukan penyelidikan oleh pemerintah (baca juga: Insiden Mina, 3 WNI Meninggal Dunia).

Berdasarkan data dari Kementerian Agama (Kemenag), 6 orang WNI juga mengalami luka-luka dalam insiden tersebut dan kini sedang menjalani perawatan secara intensif di beberapa rumah sakit di Arab Saudi.

Keenam WNI tersebut adalah: 1) Zulaiha Alam dari kloter BTH 14 dengan nomor paspor B1306305 saat ini dirawat di RSAS Jizrul Mina; 2) Ubaid bin Komaruddin dari kloter JKS 61 dengan nomor paspor B0745300 saat ini dirawat di RSAS Jizrul Mina; 3) Ending bin Rukanda dari kloter JKS 61 dengan nomor paspor B0745297 saat ini dirawat di RSAS Jizrul Mina; 4) Arninda Idris dari kloter BTH 14 dengan nomor paspor B1307797 saat ini dirawat di RSAS King Abdullah; 5) Fadillah Nurdin dari kloter BTH 14 dengan nomor paspor B1306258 saat ini dirawat Klinik 107 Makkah; 6) Yusniar Abdul Malik dari kloter MES 7 dengan nomor paspor B1060451 saat ini dirawat di RSAS Al Nur. (ahn)
Share:

Friday, September 25, 2015

Insiden Mina, 3 WNI Meninggal Dunia

Mina – Pasti Aswaja Insiden yang terjadi di jalan 402 Mina, Kamis, (24/09/15) memakan ribuan korban luka-luka dan meninggal dunia. Dari ribuan korban itu 3 di antaranya adalah WNI (Warga Negara Indonesia) meninggalkan dunia (baca juga: Korban Tragedi Mina Terus Bertambah, #Tragedimina Jadi Trending Topics dan Berdesak-Desakan, Ratusan Jamaah Haji Meninggal Dunia di Mina).

"Hingga saat ini, korban wafat WNI ada 2 jamaah, plus 1 yg identitasnya masih terus ditelusuri." Kicau Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, melalui akun twitternya.

Berdasarkan informasi dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, yang dirilis oleh website Kementerian Agama RI (Kemenag RI), dua jamaah yang meninggal, yaitu Hamid Atwi Tarji Rofia (51 tahun) berjenis kelamin laki-laki berasal dari Kelompok Terbang (Kloter) Surabaya (SUB) 48 yang tinggal di tenda Maktab 2. WNI Korban meninggal lainnya adalah Busyaiyah Sahel Abdul Gafar (50 tahun) berasal dari Kloter Batam (BTH) 14 yang tinggal di Maktab 1. Kedua Maktab tersebut terletak di Mina Jadid.

Seperti dirilis Kemenag.go.id, kedua WNI itu diduga tersasar atau tidak tahu jalan karena akses tersebut diperuntukkan bagi jamaah haji dari Mesir, Afrika, dan Asia Selatan.

WNI lainnya yang meninggal dunia masih ditelusuri identitasnya oleh pihak Kemenag, “tidak ada identitas, tapi menggunakan pakaian jamaah haji indonesia,” kata Lukman, seperti dirilis website resmi Kemenag.

Sekalipun pihak Kemenag belum merilis secara resmi satu nama korban yang sedang ditelusuri, tetapi beredar kabar bahwa korban tersebut adalah WNI berjenis kelamin laki-laki asal Probolinggo.

Melihat banyaknya informasi yang tidak jelas validitasnya, Kemenag meminta kepada masyarakat Indonesia untuk menunggu informasi resmi dari pemerintah.

Untuk mengetahui kabar Jamaah Haji Indonesia di Mina, silahkan menghubungi Hotline +966543603154.

Informasi terakhir dari Direktorat Jenderal Pertahanan Sipil Kerajaan Arab Saudi, terkait jumlah korban insiden yang terjadi di Mina mencapai angka 1580 orang dengan perincian 863 orang luka-luka dan cidera dan 717 orang meninggal dunia. (ahn)
Share:

Thursday, September 24, 2015

Korban Tragedi Mina Terus Bertambah, #Tragedimina Jadi Trending Topics

Mina – Pasti Aswaja Setelah beberapa jam, jumlah korban tragedi di Mina terus bertambah (baca juga: Berdesak-Desakan, Ratusan Jamaah Haji Meninggal Dunia di Mina).

Informasi terakhir dari akun twitter resmi Direktorat Jenderal Pertahanan Sipil Kerajaan Arab Saudi, @KSA_998, jumlah korban kini mencapai 717 orang meninggal dunia dan 863 lainnya cidera dan luka-luka.

Ribuan korban itu kini berada di beberapa rumah sakit terdekat di kota itu. Dan untuk mempermudah proses evakuasi, kerajaan Arab Saudi menyediakan ambulan udara.

Berkenaan dengan hal itu, banyak para netizen yang menyampaikan keperihatinannya di media sosial twitter, sehingga tanda pagar #tragedimina menjadi trending  topics.

Untuk diketahui, warga Indonesia yang merasa khawatir dengan sanak keluarga yang sedang melaksanakan ibadah haji, kementerian luar negeri telah menyediakan layanan hotline melalui nomer ponsel 081289009045.(ahn)
Share:

Berdesak-Desakan, Ratusan Jamaah Haji Meninggal Dunia di Mina

Mina – Pasti Aswaja – Sekitar 310 orang jamaah haji dikabarkan meninggal dunia karena terinjak-injak di Jln. King Khalid No. 204, Mina, Arab Saudi saat puncak ibadah haji, Kamis (24/09/15). Selain itu, sekitar 400 orang luka-luka dalam insiden tersebut. Untuk mengevakuasi korban, sekitar 50 ambulance disiapkan oleh kerajaan Arab Saudi. Dalam insiden itu, diduga satu Warga Negara Indonesia (WNI) meninggal dunia.

Insiden yang terjadi pukul 07:05 waktu Arab Saudi itu disebabkan oleh banyaknya jamaah haji yang akan melaksanakan jumrah, sehingga harus berdesak-desakan.

Dari berbagai sumber yang berhasil dihimpun Pasti Aswaja, naiknya frekuensi jamaah haji yang hendak melaksanakan jumrah, karena menghindari suhu udara yang sangat panas pada waktu siang hari yang mencapai 55°C.

Sekalipun pagi tadi terjadi insiden, berdasarkan informasi, saat ini masih banyak jamaah yang melaksanakan ibadah jumrah sekalipun tidak sebanyak waktu insiden itu terjadi.

Sampai berita ini diturunkan, otoritas pelaksana ibadah haji kerajaan Arab Saudi belum merilis informasi secara resmi terkait insiden tersebut. (ahn)
Share:

Wednesday, September 23, 2015

Pengorbanan Penuh Cinta

Oleh: Madzkur Razaq, S.Pd.I*

Pasti Aswaja – Berbicara tentang hari raya dan ibadah qurban yang akan kita laksanakan, tidak akan terlepas dari dua sosok Nabi, bapak dan anak, Ibrahim dan Ismail alaihimas salam. Kisah pengorbanan mereka yang merupakan cikal bakal disyariatkannya Ibadah Qurban. Sedikit kisah mereka kita akan coba jadikan pelajaran, semoga bisa memberi keteladanan. Allah ta'ala berfirman :

فلما بلغ معه السعي قال يا بني إمظني أرى في المنام أني أذبحك فانظر ماذا ترى شتجدني إن شاء الله من الصابرين 

"Ketika Nabi Ismail telah beranjak dewasa. Nabi Ibrahim berkata, 'Wahai anakku! Sesungguhnya aku melihat dalam mimpiku, aku menyembelihmu. Maka lihatlah! Bagaimana pendapatmu'. Nabi Ismail berkata, 'Wahai bapakku! Lakukan apa yang engkau diperintahkan! Engkau akan mendapati aku termasuk orang-orang yang sabar'." (Qs. Ash Shaffat : 102)

Pelajaran yang penting berupa ketundukan Nabiyullah Ibrahim alaihissalam yang rela mengorbankan anaknya demi menjalankan perintah Allah, wahyu Allah yang diwahyukan kepada-Nya lewat mimpinya. Begitu juga dengan Ismail yang begitu berbakti kepada orang tuanya dengan sabar membantu Ibrahim, bapaknya utk menjalankan perintah Allah meski ia harus menjadi korbannya.

Mungkin kita bertanya-tanya, bagaimanakah Nabiyullah Ibrahim bisa melakukan hal tersebut?? Pengorbanan yang di luar batas logika dan nalar seorang bapak.

Jawabnya adalah cinta. Ya! Karena kencintaan beliau yang besar kepada Allah, kecintaan beliau kepada Allah yang melebihi segalanya yang membuat beliau rela melakukannya. Kecintaan beliau yang telah mencapai derajat khullah sebagaimana telah Allah firmankan :

واتخذ الله إبراهيم خليلا 

"Dan Allah ta'ala telah menjadikan Nabi Ibrahim sebagai khalil."

Yaitu kecintaan yang telah menjalar keseluruh tubuh yang tidak satu bagian tubuh pun melainkan terdapat cinta kepada kekasihnya..

Dan tidak ada seorangpun dari manusia yang bisa sampai kederejat ini melainkan hanya dua orang, 
  1. Nabi Ibrahim alaihis salam sendiri sebagaimana disebutkan dalam ayat diatas dan
  2. Nabi kita Muhammad shallallahu alaihi wa sallam. Dimana beliau sendiri bersabda :

إن الله تعالى قد اتخذني خليلا كما اتخذ إبراهيم خليلا

"Sesungguhnya Allah ta'la telah menjadikan aku sebagai khalil sebagaimana Allah telah menjadikan Ibrahim sebagai khalil." (HR. Muslim)

Saudaraku! Meski kita tidak bisa mencapai derajat tersebut namun kecintaan kepada Allah tetaplah wajib kita kedepankan diatas kecintaan kita kepada selain-Nya. Karena inilah cinta sejati yg ada dlm diri orang yang beriman. Sebagaimana Allah berfirman,

ومن الناس من يتخذ من دون الله أندادا يحبونهم كحب الله والذين أمنوا أشد حبا لله.

"Dan diantar manusia ada yang menjadikan selain Allah sebagai tandingan-tandingan yang mereka cintai seperti mencintai Allah. Sedangkan orang beriman lebih besar cintanya kepada Allah."

Dan ketahuilah wahai saudaraku, bahwa pengorbanan sebesar dan seberat apapun yang diberikan utk Allah dan didasari karena kecintaan kepada-Nya merupakan kelazatan yang tiada lagi kelezatan setelahnya.. 

ثلاث من كن فيه وجد بهن حلاوة الإيمان أن يكون الله ورسوله أحب إليه مما سواهما وأن يحب المرء ولا يحبه إلا لله وأن يكره أن يعود إلى الكفر بعد أن أنقذ الله منه كما يكره أن يقذف في النار 

"Tiga perkara yang apabila terdapat pada diri seseorang, maka ia akan mendapatkan kelezatan Iman. (1) Apabila Allah dan Rasul-Nya lebih ia xintai dari selain  keduanya. (2) Dia mencintai seseorang dan tidaklah ia mencintainya melainkan karena Allah. (3) Dan dia membenci kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkannya darinya sebagaimana ia benci utk dilemparkan kedalam api." (HR. Bukhari dan Muslim)

Pengorbanan itu akan terasa ringan, indah dan akan berakhir dengan kebahagiaan di surga-Nya yang penuh dengan kenikmatan yang tidak pernah dilihat oleh mata, tidak pula pernah didengar oleh telinga dan tidak pernah terlintas dalam benak seseorang. Allah ta'ala berfirman :

إن الله اشترى من المؤمنين أنفسهم وأموالهم بأن لهم الجنة يقاتلون في سبيل الله فيقتلون وقتلون

"Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang beriman jiwa dan harta mereka dengan surga. Mereka berperang di jalan Allah lalu mereka membunuh atau terbunuh."

Maka mari kita tanyakan kepada diri kita sebesar apakah cinta kita kepada Allah, kepada Rasul-Nya dan kepad agama-Nya. 
Karena sejauh mana cinta kita kepada Allah sejauh itu pula pengorbanan kita kepada-Nya. 

--------------
Rabu sore, 9 Dzulhijjah 1436 H / 23 September 2015

*Pengurus Aswaja NU Center Pamekasan dan Staf Ahli Pasti Aswaja.
Share:

Mutiara di Balik Pelaksanaan Iedul Adha



Oleh : Drs. KH. Abd. Ghoffar, M.Hi*
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الله اكبر (9X)  الله اكبر كبيرا والحمد لله كثيرا وسبحان الله بكرة واصيلا. الله اكبر ما اشرقت فى صباح هذااليوم شمس المسرة وافاض الحجاج من المشعر الحرام الى منى لجمرة العقبة. ولبس المؤمنون جديد الثياب اظهارا لجميل الانعام. سبحان من سبح الرعد بحمده والملائكة من خيفته, سبحان من خلق الخلائق بباهر قدرته سبحان من اوجب الحج من استطاع اليه سبيلا. سبحان من شرع صلاة عيد الاضحى والنحر سبحان ربك رب العزة عما يصفون وسلام على المرسلين والحمد لله رب العالمين. الحمد لله مقدر الايام والليالى احمده واشكره على جميل الافضال واتوب اليه واستغفره من الذنوب والاثام. واشهد ان لااله الا الله وحده لاشريك له واشهد ان سيدنا محمدا رسول الله خير نبيه الذى اعطاه الكوثر والعطايا العظام. اللهم صل على سيدنا محمد خير من حج واعتمر وصلى ونحر وعلى اله وصحبه البررة الكرام. اما بعد.
فيا عباد الله. اتقوا الله تعالى حق تقا تة ولاتموتن الا وانتم مسلمون.
Kaum Muslimin, Muslimat Rahimakumullah
Marilah kita secara indifidu dan secara kolektif senantiasa berTaqwa dan meningkatkan kualitas keTaqwaan kita kepada Allah SWT. Dengan Taqwa kita dapat menyelesaikan masalah-masalah yang selalu muncul dalam kehidupan kita dan tidak pernah kita diinginkan. Manfaat Taqwa tidak hanya berhenti pada penyelesaian masalah-masalah tersebut, akan tetapi ada imbalan tambahan yaitu diberi rizqi dari jalan yang tidak diduga, sesuai dengan firman-Nya (QS: At-Thalaaq. 2-3)
ومن يتق الله يجعل له مخرجا ويرزقه من حيث لايحتسب.
Kaum Muslimin, Muslimat Rahimakumullah.
Hari ini adalah hari raya Iedul Adha. Ummat Islam sedunia merayakannya dengan penuh keyakinan bahwa itu termasuk menghidupkan sunnah Rasulullah SAW dan juga kesadaran bahwa banyak hikmah dan faedah yang berkandung dibalik perayaan tersebut.
Merayakan hari raya Iedul Adha berarti Ummat Islam melakukan tiga kegiatan suci yaitu:
Pertama: mengalunkan takbir sepanjang malam Ied dan setelah sholat lima waktu dari tanggal 10 sampai dengan 13 dzul hijjah.
Melantunkan takbir mengandung hikmah antara lain:
1.      Menyukuri nikmat-nikmat Allah SWT.
2.      Mengagungkan Syi’ar-syi’ar Allah SWT sebagai bagian dari Taqwa
3.      Menampakkan kekompakan sesama Ummat Islam yang akan membuahkan kesuksesan baik di dunia dan di akhirat
4.      Menampakkan kebahagiaan akan datangnya Anugrah dan Rahmat Allah SWT dalam rangka mengamalkan firman Allah SWT (QS: Yunus. 58)
قل بفضل الله وبرحمته فبذلك فليفرحوا الاية...
Kaum Muslimin, Muslimat Rahimakumullah.
Kedua: Menegakkan sholat Iedul Adha adapun hikmahnya antara lain :
1.      Sambungnya hamba dan Tuhannya yang senantiasa memberi Rahmat dan Nikmat-Nya, dengan penuh khusyu’ dan khudlu’ serta sadar akan siapa dirinya yang penuh dengan kekurangan, dan siapa Tuhannya yang selalu bersifat dengan sifat kesempurnaan.
Sholat yang dilaksanakan sesuai dengan Sunnah Nabi akan menjadikan hamba yang melakukannya bahagia di dunia dan di akhirat. Allah SWT berfirman (QS: Al-Mu’minun. 1-2)
قد أفلح المؤمنون الذين هم فى صلاتهم خاشعون
Sungguh bahagia orang-orang yang beriman yaitu orang-orang yang khusyu’ dalam sholatnya (Al-Mu’minun).
2.       Tertanamnya sifat kesetaraan antara si kaya dan si miskin, antara yang kecil dan yang besar dan tumbuhnya kesadaran bahwa keperkasaan hanya milik Allah SWT.
3.      Dalam pelaksanaannya secara berjemaah, menghadap ke satu kiblat (ka’bah) dan meluruskan syaff atau barisan sholat mengandung hikmah untuk saling mencintai, bersatu, saling mengenal dan bergotong royong untuk merealisasikan  kemaslahatan bersama.
4.      Kekompakan Ummat Islam dalam melaksanakan sholat Iedul Adha dengan kesucian baju, badan dan tempatnya berarti membiasakan dirinya selalu berhias dengan kesempurnaan dan tampil menarik yang akan mengantarkannya pada kehidupan terhormat dan mulia.
Ketiga: Berkurban.
Kurban adalah nama bagi unta, sapi dan kambing yang disembelih dihari nahar (tgl 10 dzul hijjah) dan hari-hari tasyriq (tgl 11, 12, 13 dzul hijjah) untuk mendekatkan diri kepada Allah.


Adapun hikmah berkurban antara lain :
1.      Menghidupkan semangat pengorbanan yang besar terhadap Ummat Islam dalam rangka menegakkan agama islam, dengan cara mengorbankan hartanya dan dirinya di jalan Allah, yang pada gilirannya akan mendapatkan keselamatan dari siksaan Allah baik di dunia dan di akhirat. Allah SWT berfirman (QS: Ass-Shaff. 10-11)
يا ايها الذين امنوا هل ادلكم على تجارة تنجيكم من عذاب اليم تؤمنون بالله ورسوله وتجاهدون فى سبيل الله باموالكم وانفسكم ذلكم خير لكم ان كنتم تعلمون.
2.      Mencontoh kepada para Nabi dan orang-orang Sholeh dalam taat dan berkurban dijalan Allah SWT.
3.      Selalu berbuat baik kepada fakir miskin dan orang-orang yang lemah dalam memenuhi kebutuhannya dan berusaha untuk menyenagkan mereka bersama keluarganya
Berkurban pada hari raya Iedul Adha adalah amal yang paling dicintai oleh Allah SWT dan akan membawa keberuntungan dan kebahagiaan di hari kiamat seperti dalam hadist:
روى الترمذى عن عائشة ان النبي صل الله عليه وسلم قال : ما عمل ادمى من عمل يوم النحر احب الى الله من اهراق الدم انها لتأتى يوم القيام بقرونها واشعارها واظلافها وان الدم ليقع اليه بمكان قبل ان يقع الى الارض فطيبوا بها نفسا
4.      Menguatkan tali ukhuwah sesama komunitas Ummat Islam tanpa dibatasi oleh batas teritorial tertentu.
5.      Menanamkan ruh kebersamaan dan saling cinta mencintai untuk kemaslahatan bersama.
Kaum muslimin, muslaimat rahimakumullah
Inilah khutbah singkat yang dapat kami sampaikan, masih banyak khikmah dibalik hari raya Iedul Adha yang belum kita sampaikan dan perlu kita gali dan disampaikan pada kesempatan yang lain semoga Allah meridloi kita semua. Amien..
بارك الله ولكم فى القرأن الكريم ونفعني وايكم بما فيه من الايات والذكر الحكيم وتقبل منى ومنكم تلاوته انه هو السميع العليم.
 *Ketua Umum Tanfidziyah PCNU Pamekasan
gambar: idbbmandroid.com
Share:

Monday, September 21, 2015

Dialog Gus Dur dan Cak Nun Soal Doa Untuk Mayit

Oleh: Abd. Ghani

Pasti Aswaja – Cak Nun pernah bertanya kepada Gus Dur tentang sampainya doa kepada orang mati:

Cak Nun: "Gus, doa untuk orang yang sudah mati (mayit) itu sampai, nggak?"

Gus Dur: "Sampai lah Cak". Jawab Gus Dur lugas dan penuh keyakinan.

Cak Nun: "Apa buktinya, Gus, kalau doa itu sampai?" Cak Nun meneruskan pertanyaannya karena penasaran.

Gus Dur: "Lhaaa... Coba saja perhatikan, Cak, ketika sampean mendoakan orang mati. Emang doanya kembali/mbalik nggak ke sampean?. Kalau nggak balik, berarti nyampe, Cak." Jawab Gus Dur Ringan.

Cak Nun: "Hahahaha.... Enjih... Enjih..."
Surabaya, 21 September 2015
Share:

Antara Kyai Wahab Hasbullah, Kyai Bisri Syansuri dan Akhlaq Nahdliyah

Pasti Aswaja –  Hubungan antara Kyai Wahab yang dikenal ahli ushul fiqh dan Kyai Bisri yang dikenal ahli fiqh, adalah hubungan yang sulit dicerna, meskipun keduanya adalah ipar (Kyai Bisri menikah dengan adiknya Kyai Wahab) namun terkadang lengket terkadang juga panas, baik dalam masalah agama, organisasi, kenegaraan hingga politik.

Dalam sebuah Bahtsul Masa'il yang membahas tentang hukum Drum Band, Kyai Wahab dan Kyai Bisri berdebat, hingga saking kerasnya perdebatan Kyai Bisri menggebrak meja, demikian juga Kyai Wahab 'tak mau kalah juga menggebrak meja bahkan dengan kaki. Kondisi itu membuat kyai-kyai dan pengurus NU khawatir akan terjadinya perpecahan di tubuh NU hanya gara-gara hukum Drum band. Namun diluar dugaan, di saat istirahat dan ramah tamah, mereka berdua justru saling berebut untuk saling melayani pada jamuan makan. Dan hal itu membuat para hadirin saat itu tenang dan lega, bahwa kedua kyai itu adalah betul-betul panutan umat.

Kisah lain terjadi saat Muktamar NU ke 25 di Surabaya tahun 1971 dimana Kyai Wahab selaku Rais Am sudah sangat sepuh dan hanya di pembaringan karena sakit bahkan 'tak bisa menghadiri Muktamar. Hampir dipastikan bahwa Kyai Bisri adalah calon terkuat Rais Am sebagai pengganti Kyai Wahab, bahkan Kyai Bisri tinggal menunggu waktu untuk ditetapkan sebagai Rais Am, karena memang secara the facto memang Kyai Bisri Sudah Rais Am, mengingat Kyai Wahab sudah sakit dan berusia lanjut. Namun, sungguh dilluar dugaan. Meskipun seluruh muktamirin sudah bulat memilih beliau sebagai Rais Am, akan tetapi Kyai Bisri berdiri di hadapan anggota sidang dan berkata dengan santun, bahwa "selama masih ada Kyai Wahab, saya hanya bersedia menduduki jabatan di bawah beliau," artinya selama Kyai Wahab masih hidup, beliau tidak siap menjadi Rais Am.  Akhirnya, dari sikap beliau itu Rais Am tetap dijabat oleh Kyai Wahab dan Kyai Bisri menjadi wakilnya, namun tak lama dari muktamar itu, Kyai Wahab wafat dan otomtis Kyai Bisri menjadi Rais Am.

Sungguh akhlaq dan uswah yang mulia dari para pendahulu NU, karena pada hakekatnya para pendiri NU mewariskan akhlaq.

Lahumal Fatihah.
Dari berbagai sumber.
Oleh: Tim Redaksi
Share:

Sunday, September 20, 2015

Tantangan Debat Wahabi Kepada Gus Idrus Hanya Hoax

Pasti Aswaja – Beredarnya isu tentang tantangan debat terbuka yang dilayangkang oleh salah seorang tokoh Wahabi kepada KH. Muhammad Idrus Ramli (Gus Idrus) adalah hoax alias berita bohong.

"Tantangan debat terbuka dari Wahabi beberapa waktu yg lalu tdk benar." Kata Gus Idrus melalui akun facebook pribadinya, Sabtu (19/09/15).

Bahkan beberapa tokoh Wahabi menyambangi kediaman dewan pakar Aswaja NU Center Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur ini untuk meminta klarifikasi, (16/09/15).

"Dari pihak Wahabi ada yg dtg k rmh utk klarifikasi." Lanjut Gus Idrus pada status yang sama.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Pasti Aswaja, tokoh-tokoh itu adalah Dr. Muhammad Arifin Badri, Ustadz Muhammad Yasir Lc dan Ustadz Nur Kholis Kurdian Lc. M.Th.i.

Sebelumnya, beredar informasi bahwa Ustadz Azzam Assadullah melayangkan tantangan debat terbuka kepada Rais Syuriah NU Kencong,  Jember, Jawa Timur itu. (ahn)
Foto: suasana kediaman Gus Idrus saat menerima kunjungan Dr. Muhammad Arifin Badri, Ustadz Muhammad Yasir Lc dan Ustadz Nur Kholis Kurdian Lc. M.Th.i. (sumber: banyuteles.com)
Share:

Home Style

Contact Form

Name

Email *

Message *

Ads

Ads

Latest News

Popular Posts

Blog Archive