Wednesday, October 14, 2015

Pemerintah Siapkan Keppres Hari Santri Nasional, PBNU Sambut Baik

Jakarta – Pasti Aswaja Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengungkapkan pemerintah tengah menyiapkan Keputusan Presiden (Keppres) yang menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri. Hal itu diungkapkan Pramono di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Selasa, (13/10/15).

"Tanggal 22 Oktober akan ditetapkan sebagai Hari Santri, sedang ditunggu Kepresnya," kata Pramono, seperti dilansir NU Online.

Ia menyebutkan penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri didasarkan pada masukan dari berbagai pihak termasuk menteri terkait.

"Mereka memberikan dukungan terhadap rencana penetapan Hari Santri tanggal 22 Oktober. Tanggal itu bukan hari libur nasional," katanya.

Dikutip dari NU Online, berkenaan dengan itu, ketua PBNU, H. Aizzuddin Abdurrahman, mengatakan, PBNU menyambut baik penetapan Hari Santri Nasional pada tanggal tersebut. “Kita bersyukur Alhamdulillah,” ungkapnya, Selasa malam, (13/10/15).

Menurut dia, pada tanggal tersebut, Hadrotussyekh KH Hasyim Asy'ari mencetuskan Resolusi Jihad. Resolusi tersebut adalah salah satu yang memicu perjuangan rakyat Surabaya untuk mempertahankan kemerdekaan yang beberapa bulan telah diraih.

“Ini saat yang tepat untuk meneladani spritualitas dan perjuangan para syuhada sholihin, pejuang-pejuang bangsa yang telah mendahului. Termasuk Hadrotusysyekh KH Hasyim Asy’ari,” katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Pasti Aswaja, pemerintah akan menggelar acara besar dalam rangka menyambut penetapan Hari Santri Nasional ppada tanggal 22 Oktober. (ahn)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Home Style

Contact Form

Name

Email *

Message *

Ads

Ads

Latest News

Popular Posts

Blog Archive