Category 1

Theme Support

PMII Jawa Timur: Polres Harus Bertanggung Jawab

Pamekasan – Pasti Aswaja Ketua III Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Jawa Timur, Sudarsono, meminta pihak Polres Pamekasan bertanggung jawab atas tindak kekerasan oleh oknum Polisi terhadap Moh. Rahman, aktivis PMII Pamekasan yang cedera saat melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Bupati Pamekasan (baca juga: Demonstrasi Ricuh, Demonstran Alami Cidera & Mahasiswa Korban Kekerasan Oknum Polisi Semakin Parah), Senin, (19/10/15), "Polres harus bertanggung jawab," kata Darso, sapaan akrab Sudarsono, Kamis (22/10/15).

Moh. Rahman saat dirawat di Puskesmas Palengaan
Menurunya, jika Polisi memang pelindung dan pengayom masyarakat, tidak seharusnya bertindak represif kepada mahasiswa yang hendak menyampaikan aspirasinya, "tindakan itu bertentangan dengan motto kepolisian (Melindungi, Mengayomi dan Melayani. Red.)," ujar pemuda kelahiran Sumenep itu.

Darso, atas nama PMII Jawa Timur, juga mengecam tindakan kekerasan oleh oknum Polisi terhadap aktivis PMII yang cedera akibat pentungan Polisi, "atas nama PMII Jawa Timur, saya mengecam tindak kekerasan terhadap aktivis PMII STAI-MU oleh oknum Polisi Pamekasan," pungkasnya.

Untuk diketahui, setelah mendapatkan perawatan di Puskesmas Palengaan, Moh. Rahman diperbolehkan untuk pulang dini hari tadi. (ahn)

0 Response to "PMII Jawa Timur: Polres Harus Bertanggung Jawab"

Post a Comment

wdcfawqafwef