Saturday, October 31, 2015

Prihatin Kondisi Mahasiswa, Aktivis PMII STAI-MU Bentuk KORSI

Pamekasan – Pasti AswajaSemakin tergerusnya nuansa intelektual di kalangan mahasiswa membuat para aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) komisariat Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum (STAI-MU) Pamekasan, Madura, Jawa Timur prihatin. Kondisi itu kemudian mendorong aktivis-aktivis PMII STAI-MU untuk membentuk sebuah kelompok kecil bernama KORSI yang merupakan akronim dari Kopi, Rokok dan Diskusi yang dilaksanakan setiap Jumat malam dan Sabtu malam mulai jam 20:00 sampai dengan jam 24:00.

Pada awalnya, komunitas ini lahir dari kebiasaan beberapa aktivis PMII STAI-MU yang berkumpul sambil ngopi dan berdiskusi di area kampus, tapi kemudian tempatnya diperluas yaitu sekitar kota Pamekasan dan kemudian bernama KORSI.

"Sebenarnya KORSI ini lahir atas inisiatif wakil presiden mahasiswa STAI-MU yaitu sahabat Rahman," kata ketua PMII komisariat STAI-MU, Zainollah, Jumat malam (30/10/15) di area Eks-Stasiun Pamekasan. "Nama KORSI ini tidak melalui rapat, karena dalam komunitas ini tidak ada ketuanya," tambah pemuda yang akrab disapa Apache ini sesaat sebelum diskusi dimulai.

Moh. Rahman, inisiator KORSI, berharap kelompok ini bisa menjadi contoh bagi mahasiswa-mahasiswa Pamekasan untuk menghidupkan kembali nuansa intelektual, "makanya KORSI ini dilaksanakan di daerah kota, supaya bisa menjadi contoh bagi (mahasiswa. Red.) yang lainnya," harap Maman, sapaan akrabnya.

Sekalipun komunitas ini lahir dari inisiatif PMII STAI-MU, tapi tidak tertutup untuk aktivis PMII dari komisariat lain. (ahn)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Home Style

Contact Form

Name

Email *

Message *

Ads

Ads

Latest News

Popular Posts

Blog Archive