Tuesday, October 6, 2015

Prof. Imam Suprayogo: Umat Islam Tertinggal, Karena Berubah Kiblat

Pamekasan – Pasti Aswaja Tidak sedikit tokoh dan pemikir yang menyatakan bahwa umat Islam kini tertinggal jauh di belakang umat lainnya. Senada dengan pernyataan itu, Prof. Dr. KH. Imam Suprayogo, MA, menyebutkan bahwa ketertinggalan tersebut disebabkan berubahnya kiblat umat Islam itu sendiri, "padahal pedoman kita Al-Quran, hadits, ijma', qiyash. Kita juga punya Ka'bah sebagai kiblat, tapi kita tidak mau berkiblat ke Ka'bah," kata mantan rektor UIN Maliki Malang, Jawa Timur ini, Selasa (06/10/15), saat menyampaikan orasi ilmiah pada wisuda ke-10 Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Menurutnya, Ka'bah merupakan kiblat umat Islam dalam segala hal, "selama ini kita menghadap Ka'bah hanya pada waktu shalat dan ketika meninggal. Itupun dihadapkan, bukan menghadap," ujarnya.

Imam melanjutkan, Ka'bah adalah simbol kiblat dalam segala bidang termasuk ekonomi, sosial, kepemimpinan dan lainnya, "Ka'bah itu ada di Arab tempat lahirnya empat orang suci: ada Ibrahim, Ismail, Hajar dan Muhammad," jelasnya.

Untuk diketahui, pada kesempatan itu, Prof. Dr. KH. Imam Suprayogo, MA. dan Prof. Ridwan Natsir dinobatkan sebagai Guru Besar di STAI-MU. Selain itu Dr. Muhammad Zain, M.Pd juga dinobatkan sebagai Dosen Luar Biasa di kampus berlatar belakang NU itu. (ahn)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Home Style

Contact Form

Name

Email *

Message *

Ads

Ads

Latest News

Popular Posts

Blog Archive