Sunday, November 15, 2015

PBNU Kutuk Serangan Teroris di Paris

Pasti Aswaja – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengutuk keras teror yang terjadi di Paris, ibu kota Prancis pada Jumat, 13 November 2015 atau Sabtu dini hari WIB.

Aksi teror yang berawal dari sebuah restoran ini mengakibatkan 153 orang meninggal dunia, "apapun bentuknya, kekerasaan tidak bisa dibenarkan,” tegas Sekretaris Jenderal PBNU, H. A. Helmy Faishal, sebagaimana rilis NU Online.

Menurutnya, kekerasan  tidak akan menyelesaikan masalah, malah akan semakin menimbulkan masalah baru, "menyelesaikan masalah dengan kekerasan tidak akan pernah ada habisnya,” katanya.

Ia mengajak Masyarakat Indonesia untuk menghadapi masalah dengan cara baik-baik, "kepada warga masyarakat, khususnya warga NU, supaya mengedepakan dialog dalam menyelesaikan masalah,” tambahnya.

Menurut dia, musyawarah bersama harus dibudayakan untuk menghadapi permasalahan dalam bentuk apapun, "mengedepankan budaya kebersamaan adalah modal kita untuk menghadapi krisis seperti itu,” pungkasnya. (bor)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Home Style

Contact Form

Name

Email *

Message *

Ads

Ads

Latest News

Popular Posts

Blog Archive