Friday, November 13, 2015

Untung Nabiku Tidak Kekanak-Kanakan


Ya, anggap saja Syi'ah sesat..

Bukankah orang-orang sesat adalah "titipan" Tuhan untuk jadi ladang amal bagi kalian untuk kalian dakwahi? Bukankah Nabi bersabda untuk setiap orang yang mendapat hidayah melalui tangan kalian ganjarannya lebih baik daripada unta merah?

Tapi kalian ketika melihat orang-orang yang (kalian anggap) sesat, justru membuat acara deklarasi Aliansi Anti-'Orang-Orang Sesat' tersebut.

Apa jadinya ketika Nabi saat dulu melihat Umar bin Khattab masih sesat lalu Nabi membuat acara deklarasi 'Anti-Umar bin Khattab'. Apa jadinya ketika Nabi dulu melihat Utsman masih sesat lalu Nabi bikin deklarasi 'Aliansi Anti-Utsman'. 

Dulu mayoritas mutlak masyarakat Arab yang hidup di sekitar Nabi adalah bangsa jahiliyah dan sesat. Harus berapa kali dalam sehari Nabi membuat acara Aliansi-Aliansi begituan?

Mungkin jika Nabi berpola pikir seperti kalian, tidak akan pernah tercatat dalam sejarah Nabi mengirim surat kepada Raja Negus yang Nasrani, melainkan Nabi membuat acara deklarasi Aliansi Anti Raja-Negus yang sesat.

Mungkin tidak akan pernah tercatat dalam sejarah Nabi mengirim surat kepada Raja Rum Heraklius, melainkan Nabi membuat acara deklarasi Aliansi Anti Raja-Heraklius.

Mungkin dulu Nabi lebih sibuk bikin acara Aliansi Anti Raja Khosrau yang majusi daripada mengiriminya surat untuk mendakwahinya.

Untunglah Nabi kami tidak beragama secara kekanak-kanakan seperti kalian. Jika tidak, mungkin hari ini islam hanya tinggal nama.
Share:

0 comments:

Post a Comment

Home Style

Contact Form

Name

Email *

Message *

Ads

Ads

Latest News

Popular Posts

Blog Archive