• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Pasti Aswaja's Content

Jika Jokowi Berhasil Memutuskan Kontrak Freeport

 on Saturday, December 5, 2015  

Oleh: Herman Haruna

WASPADALAH...!!! WASPADALAH...!

Punya gunung emas belum tentu menjadi berkah, melainkan juga musibah. Minyak dan emas selalu terkait dengan darah dan nyawa manusia. Cadangan emas di bawah bumi Papua, yang saat ini dikelola Freeport, masih memiliki cadangan jutaan kilogram emas lagi yang baru habis dieksploitasi pada tahun 2056.

Kontrak Karya (KK) Freeport habis pada 2021. Pernah terjadi MoU antara pemerintahan SBY dan Freeport pada 2009 lalu untuk memperpanjang lagi s/d 2041, tapi dengan berlindung kepada UU Minerba yang menyebutkan bahwa KK baru bisa dievaluasi 2 tahun sebelum kontrak habis, maka Jokowi membatalkan MoU tersebut.

Amerika kebakaran jenggot.

Jika Freeport tidak diperpanjang kontraknya, maka cadangan emas milik Amerika yang menjadi pondasi mata uang Dolar di seluruh dunia bakal rontok.

Amerika tetap ingin menancapkan "kukunya" di Freeport, apapun taruhannya.

Negosiasi ulang KK Freeport baru bisa dilaksanakan pada 2019, dimana Jokowi masih berkuasa s/d Okt 2019. Opsi Amerika cuma ada 2:
  1. Perpanjang kontrak Freeport (meski ada beberapa penyesuaian)
  2. Hancurkan Indonesia.

Waspadalah!!!

Pada kurun 2016 - 2018 bangsa ini bakal diserang issue separatis dan konflik SARA. Kelompok radikal bakal kebanjiran transfer uang Dolar dan Real.

Pentolan kelompok intoleran itu aslinya cuma menjalankan peran sebagai "event organizer" bernama KERUSUHAN. Terima order, terima fulus, bikin kerusuhan di sana-sini, dan kirim laporan kepada sang juragan: gereja dibakar, masjid dibakar, larangan membangun masjid, larangan membangun gereja, makin berseliweran beritanya di sosial media.

Mereka yang ingin beragama, tetapi miskin pengetahuan, bakal jadi korban hasutan provokator yang memimpin mereka angkat senjata. Isue Sunni-Syiah yang sukses menghancurkan Suriah dan Irak akan diduplikasi di republik ini. Aceh dan Papua adalah titik masuk potensial bagi Amerika untuk "men-Suriah-kan" NKRI.

Para oportunis yang mendompleng kepentingan Amerika bakal berpesta-pora. Parpol-parpol busuk ikut menunggangi kepentingan Amerika untuk menggulingkan pemerintahan yang sah.

Dengan konsesi bahwa jika Jokowi terguling dan mereka berkuasa, maka KK Freeport bakal diperpanjang. Huru-hara dan kegaduhan politik makin banyak; demo buruh dan mahasiswa bakal merajalela, karena ada bandar besar yang membiayai mereka.

Buruh dan mahasiswa adalah obyek penderita dari para aktivis yang melakukan konspirasi dengan parpol busuk yang melacurkan diri kepada Amerika.

Bangsa ini terancam. Negeri ini sedang memasuki episode bencana yang sudah didepan mata, tapi warganya masih sibuk berkelahi akibat aspirasi politiknya yang beda afiliasi; masih ribut melakukan dikotomi sebagai pendukung Prabowo atau pendukung Jokowi; sibuk dengan "onani" politik bersama TV One atau Metro TV.

Banggalah menjadi INDONESIA. Cobalah buka mata hati dan nurani anda, dan sejenak mengesampingkan suku, agama, mazhab atau warna kulit anda. Berpikir dan bertindaklah sebagai warga negara Indonesia, negeri tercinta sedang terancam bahaya.

Ayo bersatu, ayo saling mendukung. Jangan mau dipecah belah oleh "Rambo" dan sejenisnya

Bangsa ini adalah bangsa yang besar dan kaya raya jika warganya bersatu membangun negeri.

Jika Jokowi Berhasil Memutuskan Kontrak Freeport 4.5 5 Pasti Aswaja Saturday, December 5, 2015 Oleh: Herman Haruna WASPADALAH...!!! WASPADALAH...! Punya gunung emas belum tentu menjadi berkah, melainkan juga musibah. Minyak...


No comments:

Post a Comment

Pasti Aswaja. Powered by Blogger.
J-Theme