Saturday, January 30, 2016

PB PMII Perlu Jabarkan Penghapusan Materi PKT

Pamekasan – Pasti Aswaja Langkah Pengurus Besar (PB) Pergerakan Mahasisa Islam Indonesia (PMII) dalam menghapus materi Paradigma Kritis Transformasi (PKT) menjadi sorotan kader-kader dan alumni PMII se-Indonesia, salah satunya datang dari Moh. Faridi, mantan Ketua Cabang PMII Pamekasan masa khidmat 2012-2013.

Menurutnya, adanya penghapusan atau perubahan dalam suatu organisasi merupakan hal yang wajar, termasuk langkah yang diambil PB PMII ini.

"Jadi, penghapusan materi PKT oleh PB PMII ini sah-sah saja, selama hal itu mengikuti aturan dan mekanisme yang ada di dalamnya," terang Faridi kepada Pasti Aswaja.

Alumni PMII komisariat Universitas Madura (UNIRA) Pamekasan ini menilai perlu adanya penjabaran hasil analisa yang sudah dilakukan PB PMII.

"Kenapa PB PMII menghapus materi PKT? Hal ini perlu dijelaskan kepada kader-kader, agar tidak menimbulkan masalah di dalam tubuh PMII," imbuh pria yang menjadi dosen di beberapa perguan tinggi di Pamekasan tersebut.

Perihal langkah ini, banyak muncul selentingan dari kader-kader di berbagai daerah, bahwa PB PMII tidak lagi menginginkan kader yang kritis dan transformatif dalam kajian sosial, maupun yang lainnya.

"Jadi, saya meminta kepada PB PMII untuk menjelaskan hasil kajian terkait materi PKT, kenapa harus diganti, dan kenapa paradigma yang baru lebih pas untuk diterapkan di PMII," pungkasnya. (bor)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Home Style

Contact Form

Name

Email *

Message *

Ads

Ads

Latest News

Popular Posts

Blog Archive