Friday, February 5, 2016

Aliyadi Mustofa: Penurunan Tarif Tol Suramadu Tidak Akan Berdampak Maksimal

Surabaya – Pasti Aswaja Penurunan tarif tol jembatan Suramadu sebesar 50 persen dinilai tidak akan berdampak maksimal terhadap pertumbuhan ekonomi di Madura. Hal ini diungkapkan oleh anggota komisi D DPRD Jatim, Aliyadi Mustofa.

Menurutnya, jika penurunan tarif ini tidak diimbangi dengan pembangunan infrastruktur di Madura, maka masyarakat madura tidak bisa menikmati perkembangan ekonomi.

"Penurunan tarif tol suramadu ini sangat diinginkan oleh masyarakat Madura, tapi jika tidak didukung dengan pembangunan infrastruktur, maka tidak akan berdampak maksimal," Ujar alumni Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen tersebut, seperti dirilis pojokpitu.com, Jumat (05/02/16).

Sekitar 600 hektar tanah di kaki jembatan penghubung antara Surabaya dan Madura ini yang belum tersentuh sama sekali.

"Ini yang seharusnya mendapat perhatian penuh dari pemerintah pusat melalui BPWS (Badan Pengembangan Wilayah Suramadu.red)," Imbuh politisi dari fraksi PKB tersebut.

Anggota DPRD dari daerah pemilihan sebelas, Madura ini juga menilai, bahwa anggaran dana pembangunan tol jembatan SURAMADU yang setiap tahunnya mencapai ratusan juta rupiah terbuang percuma.

"Pemerintah pusat harus mendesak BPWS untuk meningkatkan fungsinya dalam mengembangkan Suramadu, tidak sekedar membuang anggaran, tapi benar-benar untuk meningkatkan Madura" Tangkasnya kader NU Sampang ini. (bor)
Gambar: pojokpitu.com
Share:

0 comments:

Post a Comment

Home Style

Contact Form

Name

Email *

Message *

Ads

Ads

Latest News

Popular Posts

Blog Archive