Sunday, March 27, 2016

Ceramah Habib Abdullah Muhammad Baharun Yaman dalam Pembukaan KONFERCAB NU Pamekasan

Pamekasan - Pasti Aswaja - Pada rangkaian acara pembukaan KONFERCAB NU Pamekasan (Baca juga; KONFERCAB NU Pamekasan Resmi Dibuka) di dalamnya terdapat tausyiah yang disampaikan oleh Habib Abdullah Muhammad Baharun, Rektor Al-Ahqof, Yaman.

Dalam cermahnya, Ulama yang sebelumnya mengisi seminar Internasional Pra KONFERCAB NU di PPMU Panyeppen tersebut menyampaikan, bahwa berbicara tentang NU, beliau merasa seperti berada di rumah sendiri.

"NU bukan hal baru lagi bagi saya. Sudah sejak lama saya berhubungan dengan NU," jelasnya dalam bahasa Arab yang diterjemah oleh Idrus Rifli ke dalam Bahasa Indonesia.

Ulama Sunni tersebut menambahkan, jika keberadan NU adalah sebagai penjaga Manhaj Ahlussunnah Wal Jamaah.

"Sudah sejak lama, bahkan mulai masa penjajahan, NU sudah ada untuk menyebarkan faham Ahlussunnah Wal Jamaah," Imbuhnya.

Menurutnya, keberadaan negara Indonesia yang penuh dengan keberagaman mampu dipertahankan oleh NU.

"Kita contoh Timor-timor yang tidak mau bersatu dan memisahkan diri dari Indonesia, akhirnya tidak pernah damai," Ungkapnya lebih jelas.

Dalam akhir ceramahnya, Ulama yang memiliki gelar Profesor ini menyerukan, agar segenap ulama yang menjadi peserta KONFERCAB NU ini setelahnya tetap bersatu demi umat.

"Setelah terpilihnya ketua baru, nantinya diharapkan agar segenap ulama memiliki spirit baru dalam memberikan pembinaan terhadap umat muslim, karena selama ini ulama-ulama Madura dijadikan panutan oleh wilayah lainnya", Pungkasnya, disambut tepuk tangan audien.(mam/beb)


Share:

0 comments:

Post a Comment

Home Style

Contact Form

Name

Email *

Message *

Ads

Ads

Latest News

Popular Posts

Theme Support