Category 1

Theme Support

Apa Salah Nabi?

Pasti Aswaja - Ketika membaca Kisah Nabi Muhammad SAW. dan Ahlul Baitnya, kadang saya berpikir bahwa beberapa penulis, cenderung berlebihan mendeskripsikan penderitaan Nabi yang tiada akhirnya, bahkan berefek kepada keturunan suci beliau dan para pecinta setianya.

Diceritakan bahwa Nabi seringkali mendapat perlakuan buruk, dilecehkan, dihina, dituduh yang bukan-bukan, diusir dari tanah kelahirannya, bahkan mereka bersekongkol untuk membunuh beliau. Dan itu dilakukan beberapa orang yang mengaku pengikutnya.

Begitu pun dengan keturunan-keturunannya. Seringkali saya tidak begitu saja percaya; apa iya keturunan beliau mendapat perlakuan yang tidak manusiawi? Apa benar sang puteri, Fathimah az-Zahra saja sampai ditendang perutnya hingga kandungannya gugur, bahkan diancam rumahnya dibakar? Pun seluruh keturunan suci Nabi terusir dan harus hijrah ke beberapa tempat. Puncaknya pada peristiwa Karbala. Darah segar mengalir atas pemenggalan kepala al-Husain, cucu tercinta Rasulullah SAW.

Namun, menyaksikan berbagai penolakan, pembubaran, pengeroyokan, intimidasi, teror, dan berbagai ancaman pembunuhan terhadap kelompok yang memperingati sekaitan Nabi Muhammad SAW. dan keturunannya, secara terus-menerus, membuat saya menjadi yakin akan kebenaran tulisan para Sejarawan Islam itu. Seperti yang terbaru, peringatan kelahiran puteri tercinta Rasulullah, Fathimah Zahra, yang harus dibubarkan secara paksa oleh pihak yang mengaku pengikut ayah sang puteri. Sungguh miris.

Apa salah Nabi sampai demikian kalian berani menyakitinya? Bahkan untuk sekedar mengenang kelahirannya saja kalian sebut bid'ah, menyesatkan dan menerakakan pelakunya. Apa salah Ahlul Baitnya sehingga kalian begitu tega membencinya? Apa salah pengikutnya yang dengan tulus mencintai Rasulullah dan keturunannya, sampai kalian tega mengusir, mengancam, dan menghalalkan darahnya?
Oleh: Ismail Ridha

1 Response to "Apa Salah Nabi?"

  1. Mantap!!! dinda Ismail Ridha
    Teruslah berkarya lewat penamu.

    ReplyDelete

wdcfawqafwef