Category 1

Theme Support

Pendaftaran Calon Ketum PKC PMII Jatim Resmi Ditutup

Surabaya – Pasti Aswaja Pendaftaran Calon Ketua Umum dan Ketua Korps PMII Puteri (KOPRI) Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC) PMII Jawa Timur resmi ditutup kemarin, Selasa (12/04/16). Sebanyak 10 kandidat sudah resmi mendaftarkan diri, di antaranya: zona Tapal Kuda, ada Arief Rahman dari Situbondo, Arya dari Lumajang, dan Kholilullah dari Probolinggo; zona Metropolis ada Zainuddin dari Surabaya, Fathul Hasan dari Kota Malang dan Zain Haq dari Sidoarjo. Untuk zona Mataraman ada Mahathir Muhammad dari Blitar, Ahmad Syuhada' dari Trenggalek dan Alfi Hafidh Ishaqro dari Madiun. Sedangkan zona Madura ada Helmi Fuad dari Bangkalan.

"Setelah proses pendaftaran, para kandidat akan diverifikasi mengenai kelengkapan dan kebenaran dokumen persyaratannya," terang Ketua III PKC PMII Jatim, Sudarsono, Rabu (13/04/16).

Banyaknya calon yang mendaftar, setelah kemarin satu hari menjelang penutupan hanya satu calon, menunjukkan bahwa kepedulian terhadap PMII Jawa Timur masih tinggi. "Ini merupakan perang bintang dikarenakan kandidat yang mendaftar adalah tokoh-tokoh di cabang nya masing-masing," ujar Darso, sapaan akrab Sudarsono.

"Semoga konkoorcab (Konferensi Koordinator Cabang. Red.) kali ini menjadi perang adu visi dan misi, adu ide dan gagasan bagaimana PMII menempatkan diri dalam era globalisasi saat ini," harap pemuda yang juga masuk pada tim seleksi ini.

Hal tersebut berbanding terbalik dengan apa yang terjadi pada KOPRI. Sampai pendaftaran resmi ditutup kemarin, belum ada satu pun kader putri yang mendaftar, "sehingga sesuai dengan aturan yang berlaku, kami memperpanjang masa pendaftaran Calon Ketua KOPRI Jawa Timur selama 3 hari, terhitung mulai hari ini," paparnya.

"Semoga dengan masa perpanjangan ini, bermunculan banyak kader putri yang berani tidak hanya di wacana, tetapi juga aksi nyata," pungkas jaka kelahiran Sumenep ini. (ahn)

0 Response to "Pendaftaran Calon Ketum PKC PMII Jatim Resmi Ditutup"

Post a Comment

wdcfawqafwef