Saturday, May 7, 2016

Ketua Umum dan Wakil Rois PBNU Hadiri Harlah dan Pelantikan PCNU Sumenep

Sumenep – Pasti Aswaja – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Said Aqil Siradj hadiri acara Hari Lahir (Harlah) NU ke-93 dan Pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatu Ulama (PCNU) Sumenep periode 2015-2020, Jumat petang (06/05/16) di Aula Assyarqawi Pondok Pesantren Annuqayah, Guluk-guluk, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Kang Said, sapaan akrabnya memberikan perhatian kepada Nahdliyin untuk tidak mengikuti gerakan makar Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang membahayakan bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

”Itu HTI kan? Khilafah, harus kita tolak. Itu namanya mau membentuk negara dalam negara. Model penolakan, sementara kita tolak saja. Jangan sampai ada yang ikut. Kita sudah memiliki sistem kenegaraan bernama Pancasila,” ujar Prof Dr KH Said Aqil Siradj, seperti dikutip timesindonesia.co.id.

Pihaknya berjanji akan mengusulkan kepada pemerintah, supaya legalitas organisasi dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) yang saat ini dikantongi HTI untuk dicabut.

”Secara legalitas keorganisasian, mereka mengantongi izin dari Kemenkumham dari priode yang dulu. Bukan priode yang sekarang. Tetapi, pemerintah bisa mencabutnya. Kita akan usulkan untuk mencabut,” janjinya.

Hadir juga pada kesempatan tersebut, Wakil Rois ‘Aam PBNU, KH Miftahul Akhyar. (bor/ahn)
Photo source: timesindonesia.co.id
Share:

0 comments:

Post a Comment

Home Style

Contact Form

Name

Email *

Message *

Ads

Ads

Latest News

Popular Posts

Blog Archive

Theme Support