• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Friday, October 14, 2016

PCNU Pamekasan Ikut Serta Semarakkan Kirab Resolusi Jihad

Pamekasan — Pasti Aswaja — Puluhan Mobil yang tergabung dalam Rombongan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan berangkat dari Sekretariat PCNU Pamekasan, Jl. R. Abd. Aziz no.95 Pamekasan, Jum'at siang (14/10/16).

Rombongan yang dikawal mobil PATWAL POLRES Pamekasan tersebut bersama-sama berangkat untuk menghadiri dan semarakkan Kirab Resolusi Jihad Hari Santri Nasional yang akan digelar di Pasarean Syaikhona Kholil Abd. Latif Bangkalan Madura.

Rombongan yang terdiri dari Pengurus, Lemaga, Banom dan Lajnah tersebut berangkat pada jam 15.10 WIB yang berhenti di Jl. Diponegoro Sampang untuk kemudian bersama-sama berangkat dengan rombongan dari PCNU Sumenep dan PCNU Sampang.

"Acara ini melibatkan Pengurus Cabang NU se-Madura," jelas KH. Taufiq Hasyim, Ketua Tanfidziyah PCNU Pamekasan kepada Pasti Aswaja.

Jam 17.15 WIB, rombongan gabungan dari 3 PCNU kemudian bersama-sama berangkat menuju lokasi acara di Bangkalan. (bor/ahn)
Share:

Sunday, October 9, 2016

NU Pamekasan Gelar MUSKER di PP. Miftahul Ulum Banyuayu

Pamekasan — Pasti Aswaja — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan masa khidmat 2016-2021 menggelar Musyawarah Kerja (MUSKER), Minggu pagi (09/01/26) di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuayu, Pamoroh, Kadur, Pamekasan.

Acara Pembukaan MUSKER yang dihadiri oleh seluruh Pengurus Ranting, Pengurus Majelis Wakil Cabang, Lembaga, Lajnah, dan Banom Nahdlatul Ulama se-Kabupaten Pamekasan tersebut digelar bersamaan dengan Refleksi Tahun Baru Hijriyah 1438.

Dengan tema "Mengukuhkan Pengamalan Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah dan Pemberdayaan Ekonomi Umat", Panitia Pelaksana menghadirkan Salah satu Wakil Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur untuk menyampaikan ceramah hikmah Muharram.

"Untuk refleksi Tahun Baru Islam nanti ada ceramah agama yang akan disampaikan oleh salah satu Wakil Rais Syuriah PWNU Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Machsan Musa, M.Si," jelas KH. Sahebuddin, Ketua Panitia Pelaksana, saat menyampaikan laporan panitia pada acara pembukaan.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Pamekasan, KH. Taufiq Hasyim, M.Pd.I, dalam sambutannya mengharap agar hasil dari MUSKER ini benar-benar dilaksanakan oleh kepengurusan NU Cabang Pamekasan di bawah kepemimpinannya secara bersama-bersama.

"Setiap tahunnya kami akan melakukan evaluasi. Lembaga mana yang tidak menjalankan programnya dengan baik, maka akan kami cari tahu bersama kendala-kendalanya," jelas Alumni Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur tersebut.

Hadir pada acara tersebut, KH. Mohammad Muddatstsir Badruddin, Wakil Rais Syuriah PWNU Jawa Timur yang memberikan sambutan atas nama PWNU Jawa Timur dan KH. Misbahul Munir, Wakil Rois Syuriah PCNU Pamekasan yang dipercaya untuk membuka acara MUSKER I PCNU Pamekasan tersebut.

Dalam ceramahnya, KH. Ali Maschan Moesa banyak menyinggung tentang tantangan-tantangan NU ke depan. Guru Besar di UIN Sunan Ampel ini juga membahas tiga tujuan utama didirikannya NU, yaitu: pendidikan, kenegaraan, dan kepedulian terhadap fakir-miskin.

Meski sempat diguyur hujan, seluruh warga Nahdliyin (julukan untuk warga NU) yang hadir tetap khidmat mengikuti acara pembukaan MUSKER PCNU Pamekasan sampai selesai. (bor/ahn)
Share:

Wednesday, October 5, 2016

Mahasiswa Baru Ditunggu Arafah Rianti "SUCA 2" di PMII

Pasti Aswaja Siapa yang tidak kenal Arafah Rianti? Sebuah video singkat yang diunggah oleh pemilik akun facebook Muhammad Sutisna, (03/10/16), menunjukkan bahwa dara 19 tahun itu ternyata seorang kader organisasi kemahasiswaan NU, Pergerakan Mahasiswa Islan Indonesia (PMII).

Dalam video berdurasi 6 detik itu, Arafah yang sedang berada di sebuah pusat perbelanjaan mengajak mahasiswa baru untuk bergabung dengannya di PMII.

"Hallo. Saya Arafah Rianti. Gabung bersama saya di PMII. Salam pergerakan! Dadah..." Kata mahasiswi UIN Jakarta kelahiran 2 September 1997 itu.

Nama gadis asal Depok itu menjadi terkenal ketika dia berhasil meraih juara 2 Stand Up Comedy Academy season 2 yang dilaksanakan oleh salah satu televisi swasta nasional.

Sampai berita ini diturunkan, video itu sudah 2.789 kali diputar oleh pengguna facebook.

Berikut video selengkapnya:

(ahn)
Share:

Tuesday, October 4, 2016

Refleksi Tahun Baru Hijriyah, PMII Unira Pamekasan Nyalakan 1000 Lilin

Pamekasan — Pasti Aswaja Dalam Rangka memperingati Tahun Baru 1438 Hijriah, aliansi tiga rayon (Abu hanifah, Khalid bin Walid, Assyafi'ie) Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK. PMII) Universitas Madura (Unira) Pamekasan, Jawa Timur menggelar aksi 1000 lilin yang dirangkai dengan kajian ilmiah seputar bulan Muharram, Selasa malam (04/110/16) di sekitar Monumen Arek Lancor Pamekasan. 

Badrus Syamsi, ketua Rayon Khalid bin Walid yang juga menjadi ketua panitia, memaparkan bahwa acara yang dihadiri seluruh kader dan pengurus itu bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai ke-Islaman juga selalu mengingat hari-hari besar Islam.

"Selaku umat Islam kita harus memperingati hari-hari besar Islam, karena memang kita umat Islam," jelasnya. "Selain itu kita juga bisa mempererat tali kekeluargaan dalam organisasi, khususnya rayon-rayon yang ada di bawah naungan komisariat PMII Unira," pungkasnya.

Disisi lain, ketua Komisariat PMII Unira, Samsul Arifin, sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. 

"Saya sangat mengapresiasi seluruh rayon yang ada di bawah naungan PMII komisariat Unira, karena ini merupakan salah satu bentuk implementasi Nilai Dasar Pergerakan PMII yaitu hablun minallaah," ujar Gerrard sapaan akrab pemuda asal Sampang ini.

Selain itu Gerrard juga berharap acara seperti ini terus dilestarikan, tentunya dengan inovasi dan kreasi baru. 

"Acara seperti ini harus kita lestarikan yang mana esensinnya adalah untuk meningkatkan nilai relegiusitas kader-kader PMII, karena pada dasarnya menjadi kader PMII tidak hanya di tuntut meningkatkan intlektualitas, akan tetapi menjadi kader yang juga mampu meningakatkan nilai-nilai ke-Islaman yang memang menjadi karakter dalam organisasi kita," pungkasnya.

Untuk diketahui, tahun baru Hijriyah jatuh pada tanggal 1 Muharram dalam kalender Islam. Penanggalan Hijriyah ini pertama kali ditetapkan oleh Umar bin Al-khattab yang bertujuan untuk mengenang peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW. dari Makkah ke Madinah. (ahn/uki)
Share:

Saturday, October 1, 2016

16 Grup Al-Banjari Meriahkan Perayaan Tahun Baru Hijriyah MWCNU Palengaan

Pamekasan — Pasti Aswaja Sebanyak 16 grup kesenian rebana al-banjari se-Kecamatan Palengaan turut serta memeriahkan perayaan tahun baru hijriyah yang diselenggarakan oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan palengaan, Sabtu malam (01/10/16).

Kegiatan bertajuk Ta'aruf Al-Banjari se-Kecamatan Palengaan itu diselenggarakan di Lapangan Desa Larangan Badung, Palengaan, Pamekasan, Jawa Timur.

Menurut KH. Afifurrahman, Ketua Tanfidziah MWCNU Palengaan, kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan semangat juang warga NU, "sebagaimana para muassis (pendiri. Red) NU dulu," kata pengasuh PP. Miftahul Ulum Sekar Anyar, Rombuh, Palengaan, Pamekasan itu saat memberikan sambutan.

Sebelum 16 rombongan al-banjari tersebut tampil, panitia menampilkan kesenian tradisional asal Desa Palengaan Daya, Palengaan, Pamekasan, Tari Pecot, yang ada di bawah naungan Lembaga Seni dan Budaya Muslimin Indonesia (LESBUMI) NU Palengaan Daya.

Hadir dalam kegiatan itu seluruh jajaran MUSPIKA Palengaan dan seluruh jajaran pengurus MWCNU Palengaan dan Pengurus Ranting, dan Pengurus Anak Ranting se-Kecamatan Palengaan. (ahn)
Share:

Sambut Tahun Baru Hijriyah, PC. PMII Pamekasan Terbitkan Buku Hikmah Muharram

Pamekasan — Pasti Aswaja — Dalam rangka menyambut datangnya Tahun Baru Hijriyah 1438, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC. PMII) Pamekasa menerbitkan buku Hikmah Muharram yang berisi tentang amaliyah sunnah dalam menyambut bulan Muharram.

"Buku ini hadir atas inisiatif Pengurus Cabang PMII Pamekasan masa khidmat 2016-2017. Nantinya, diharapkan ini benar-benar memberikan manfaat besar kepada masyarakat," ujar Miftahul Munir, Ketua Umum PC. PMII Pamekasan, Sabtu (01/10/16).

Buku yang seukuran saku tersebut dibagikan ke 5 Komisariat dan 8 Rayon yang ada di bawah naungan PC. PMII Pamekasan untuk kemudian disebarkan kepada warga yang ada disekitar sekretariat masing-masing, "supaya ada kedekatan antara kader PMII dengan masyarakat," imbuhnya.

Sementara itu, Muhammad Abror, Ketua Bidang Keagamaan, kepada Pasti Aswaja menuturkan, bahwa diterbitkannya buku ini merupakan salah satu hasil Rapat Kerja Cabang (RAKERCAB) PMII Pamekasan 2016-2017.

"Sudah disepakati oleh semua departemen dalam Bidang Keagamaan, bahwa setiap momentum Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) agar ada refleksi, dan terbitnya buku ini saya kira sudah menjadi refleksi 1 Muharran (Tahun Baru Hijriyah.red)," ujar Bong, sapaan akrab Muhammad Abror.

Pria berkacamata tersebut menambahkan, bahwa refleksi Tahun Baru Hijriyah dalam bentuk buku ini sudah dipertimbangkan dengan sangat matang.

"Kami sengaja tidak merefleksikannya (Tahun Baru Hijriyah.red) dalam bentuk seremonial, agar tidak mengganggu terhadap kegiatan kaderisasi yang ada di tingkat Komisariat dan Rayon, karena saat ini masa rekrutmen anggota baru, ya biar fokus," pungkas pemuda yang juga gemar musik Reggae tersebut. (ahn)
Share:

Home Style

Contact Form

Name

Email *

Message *

Ads

Ads

Latest News

Popular Posts