Sunday, December 18, 2016

Ketua PBNU: "Kurang Bagaimana NU?!"

Pamekasan – Pasti Aswaja – Salah satu Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Drs. KH. Imam Azis hadiri Dialog dan Silaturrahmi di kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan Jl. R. Abd. Aziz no. 95, Sabtu malam (17/12/16).

Dalam pemaparan dialog yang menghadirkan jajaran pengurus PCNU, Majelis Wakil Cabanag (MWC) NU, Lembaga dan Badan Otonom (BANOM) di bawah naungan PCNU Pamekasan ini,  KH. Imam Azis menyampaikan bahwa NU harus tetap menjadi penyeimbang dalam setiap momen kebangsaan. 

Ia mencotohkan kasus penistaan agama. Menurutnya, kasus dengan tersangka Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) adalah pintu masuk bagi kaum takfiriah (kelompok yg mudah mengkafirkan) untuk menyuarakan ajarannya pada masyarakat yang selama ini tidak punya kesempatan.

Menurutnya, kasus Ahok yang menjadi salah satu penyebab terjadinya aksi besar-besaran tersebut harus disikapi dengan hati-hati.

"Selain itu,  ada juga pihak-pihak yg ingin rusuh dalam aksi kemarin. Oleh karena itu, NU bersikap sangat hati-hati. Kemudian yang perlu diingat,  bahwa masalah seperti ini akan terus bergulir hingga Pemilu 2019," lanjutnya.

Lebih lanjut, KH. Imam Aziz menjelaskan perjuangan NU dalam mengawal kasus ini. 

"Kata siapa NU tidak berjuang?! kata siapa NU diam?! NU tetap berjuang, tapi dengan cara yang halus dan damai. Kita tanpa harus mengerahkan massa, tapi Presiden datangi kita, dan Presiden  mengikuti segala saran kita. Kurang bagaimana NU?!" tandasnya. (bor/ahn)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Home Style

Contact Form

Name

Email *

Message *

Ads

Ads

Latest News

Popular Posts

Blog Archive