• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Theme Support

Pasti Aswaja's Content

Gus Dur, Mbah Moen dan Kiai Aziz

 on Monday, April 24, 2017  

Oleh: KH. Maman Imanul Haq*

Saat Harlah Ponpes Al-Aziziyah Jombang, saya dampingi Gus Dur menghadiri acara tersebut.

Gus Dur berbisik bahwa Kiai Aziz Masyhuri ini orang tekun dan teliti.

Usai memberi sambutan Gus Dur kembali berbisik, "Saya punya dua rahasia tentang Kiai Maemoen Zubair".

Saya bilang, "Bapak berkenan mendengar ceramah Mbah Moen atau mau pulang duluan?"

"Nah, rahasia pertama: Kiai Maimoen ini orangnya sangat alim, seorang fakih yang rendah hati. Saya mau mendengarkan beliau." Jawab Gus Dur, sambil minta diambilkan kacang rebus kesukaannya.

Tetapi baru 15 menit Mbah Moen memberi tausyiah, Gus Dur minta meninggalkan tempat. Saya matur untuk pamit ke Kiai Aziz.

Di dalam mobil saya tanya Gus Dur sambil bercanda, "Bapak itu tidak konsisten. Katanya mau dengar dulu Mbah Moen. Eh, minta kundur (pulang) ?"

Gus Dur tertawa dengan khas dan menjawab, "Saya itu selalu konsisten dalam ketidak konsistenan. Hahaa. Perubahan itu keniscayaan yang harus disikapi dengan cepat, cerdas dan strategis. Lagi pula saya mau kasih rahasia kedua Kiai Maimoen".

"Apa itu Pak?" Tanya saya penasaran.

"Kiai Maimoen ini orangnya sangat pintar, tabahhur bi ulumih (ilmunya menyamudera), tapi saking pintar dan ikhlas kalau memberikan tausyiah suka panjang, berjam-jam. Anda gak akan kuat. Hehe."
*Ketua Lembaga Dakwah PBNU

Gus Dur, Mbah Moen dan Kiai Aziz 4.5 5 Pasti Aswaja Monday, April 24, 2017 Oleh: KH. Maman Imanul Haq * Saat Harlah Ponpes Al-Aziziyah Jombang, saya dampingi Gus Dur menghadiri acara tersebut. Gus Dur b...


No comments:

Post a Comment

Pasti Aswaja. Powered by Blogger.
J-Theme