Friday, May 5, 2017

PMII se-Jatim Tolak Kembali ke NU, Ini Jawaban Ketua PCNU Pamekasan

Pamekasan – Pasti Aswaja – Berdasarkan hasil Kongres Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ke-X, pada tanggal 29 Oktober 1991 di Pondok Gede, Jakatara, PMII mendeklarasikan Interdependensi PMII-NU. Artinya, Secara struktural tidak memiliki ikatan dengan NU, namun secara kultural tetaplah berpegang teguh pada prinsip dan metode dakwah NU.

Pada Hasil Muktamar NU ke-33 di Jombang 2015 silam, NU mengakui PMII sebagai Badan Otonom (BANOM) NU. Namun, hal ini belum bisa ditetapkan secara resmi oleh PMII, dikarenakan PMII masih akan melaksanakan kongres pada pertengahan bulan Mei ini.

Dalam hal ini, PMII se-Jawa Timur menyatakan secara tegas menolak hasil Muktamar NU ke-33.

"Berdasarkan keputusan Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspimda) PMII Jawa Timur di Sumenep bulan April kemarin, 20 Cabang PMII tetap pada pendiriannya, independen atau interdependen,” tutur Ifen Wahyudi, salah satu Pengurus PKC PMII Jawa Timur.

Menyikapi hal ini, KH. Taufiq Hasyim, Ketua Tanfidziyah PCNU Pamekasan menganggap hal ini bukanlah persoalan serius.

“Menurut saya PMII mau independen, interdependen atau jadi Badan Otonom sekalipun, tidak masalah,” ujar Ra Taufik, sapaan akrab Taufik Hasyim, Jumat (05/05/3017). (bor/ahn)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Home Style

Contact Form

Name

Email *

Message *

Ads

Ads

Latest News

Popular Posts

Theme Support