• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Pasti Aswaja's Content

Wahabi Sekte Berbahaya

 on Thursday, July 6, 2017  

Oleh: Abd. Syakur*

Wahabi didirikan oleh Muhammad bin Abdul Wahab, seorang ulama yang diragukan kredibilitasnya oleh Syaikh Muhammad Ramadhan Al-Bouthi.

Sebenarnya saya salut dengan jaringan Wahabi ini, sebab operasi dakwahnya bagus dengan dana yang melimpah. Tetapi sayang sekali sekte ini sering kali memfatwakan hukum-hukum yang intoleransi dan terkesan semau dewe.

Maksud intoleransi di sini adalah keengganan sekte ini menerima pendapat dari kelompok lain yang berseberangan dengan mereka, padahal perbedaan-perbedaan itu masih dalam ranah khilafiyah atau ranah dimana suatu perbedaan diperbolehkan.

Terlebih lagi Wahabi ini merasa benar sendiri sehingga kelompok yang lain dianggap keluar dari jalur agama. Banyak juga di antara mereka yang berijtihad tentang hukum dengan pengetahuan yang minim. Boro-boro masuk dalam ranah mujtahid, ranah mufassir saja masih jauh. Padahal syarat dan kapasitas seorang mujtahid itu benar-benar 'tak bisa terjangkau oleh manusia jaman ini, dikarenakan tingginya syarat pengetahuan minimum dari seorang mujtahid yang benar-benar di luar jangkauan.

Tuduhan-tuduhan Wahabi terhadap kelompok lain –yang mereka anggap keluar dari jalur agama– inilah yang menandakan mereka tidak bisa hidup berdampingan dengan orang lain baik dalam perbedaan serta masyarakat yang plural.

Mereka tidak bisa berdiskusi dengan orang lain walau sekedar mencari titik temu. Tentu anda setuju jika saya berkata demikian, bagaimana tidak jika orang yang kita ajak bertukar pendapat merasa dirinyalah yang paling benar dan orang lain tanpa kebenaran sama sekali.

Jargon mereka adalah "Kembali ke Al-Qur'an dan Hadits", "Kajian sunnah", "Kembali ke tauhid" dan lain lain. Padahal Sumber hukum itu empat, yaitu Al-Qur'an, Hadist, Ijma' dan Qiyas.

Ustadz-ustadz mereka pun rada-rada beda dengan yang lain, nama-namanya identik dengan awalan "Abu" dan akhiran "Al-bla bla bla".

Pelebelan-pelebelan kepada kelompok lainpun identik bervariasi, misalkan "Ahlu Bid'ah", "Syi'ah", "Liberal", "Kuburiyyun", "Thoghut", "Kafir", "Sesat" dan lain-lain.

Bagi banyak golongan yang bertentangan dengan Wahabi, mereka cenderung akan men-defence kelompok mereka yang lebih menghargai perbedaan pendapat, selama tidak keluar dari koridor agama dan kemanusiaan. Di mana amanah Islam itu adalah amanah keberagamaan dan kemanusiaan.

Kelompok yang meniadakan suatu perbedaan di suatu komunitas masyarakat adalah kelompok berbahaya, karena itulah mereka pantas diberi lebel "radikal". Saya tidak mengatakan "Islam Radikal", sebab Islam yang benar itu adalah Islam yang ramah dan Islam yang toleran. Hanya saja mereka selalu merasa mengakomodir Islam, sehingga keluarlah istilah "Islam radikal".

Jika anda tahu Wahabi ini adalah salah satu sekte terkecil dalam sekte-sekte Islam, tetapi pergerakannya sungguh mengagumkan, selain dananya yang besar. Itulah sebabnya saya katakan "Wahabi adalah sekte berbahaya".

Tidak usah jauh-jauh, ISIS - Al-Qaeda adalah kelompok yang ajarannya sama dengan mereka. Para pengebom-pengebom baik yang bunuh diri ataupun yang tidak adalah kelompok-kelompok mereka. Penebar-penebar teror adalah kelompok-kelompok mereka.
Sekarang di Philipina mereka sudah menguasai beberapa daerah, di Indonesia sendiri mereka sudah merencanakan sesuatu untuk meneror dengan nama agama. Maka tidak berlebihan jika saya mengatakan mereka adalah "sekte berbahaya".

Mari tugas kita membawa orang-orang yang belum sadar kepada jalan yang benar, bukan malah membunuh mereka yang belum benar, hal yang seperti itu malah membuat kita sama dengan syaithan. Kenapa? Bukankah tugas syaithan memasukkan manusia sebanyak-banyaknya ke neraka?! Bukankah mereka yang bertuhankan iblis yang membawa teror dan kerusakan di bumi?!
*Mahasiswa semester akhir STAI Miftahul Ulum Pamekasan asal Kumai, Kalimantan Tengah.

Wahabi Sekte Berbahaya 4.5 5 Pasti Aswaja Thursday, July 6, 2017 Oleh: Abd. Syakur* Wahabi didirikan oleh Muhammad bin Abdul Wahab, seorang ulama yang diragukan kredibilitasnya oleh Syaikh Muhammad...


No comments:

Post a Comment

Pasti Aswaja. Powered by Blogger.
J-Theme