• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Thursday, August 31, 2017

Usia 92 Tahun, Kakek Jalil Tetap Istiqomah Bersama Banser

Rembang – Pasti Aswaja – Kakek Abdul Jalil (92 tahun) sampai detik ini masih aktif mengikuti kegiatan-kegiatan Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Rembang.

Dikutip dari NU Online, Rabu (30/08/17), warga Desa Sendang Mulyo, Kecamatan Sarang ini mengatakan, perjuangannya sudah dimulai dari ia masih muda sejak zaman penjajahan. Perjuangan itu dimulai dari ikut Pasukan Suka Rela Pembela Tanah Air (PETA) saat zaman penjajahan Jepang, kemudian ikut di Vitra, hingga akhirnya bergabung bersama Banser.

Kakek Jalil yang lahir tahun 1924 M ini masih giat dan aktif dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh Nahdlatul Ulama (NU), termasuk ketika Istighatsah dan Aksi Damai Tolak FDS yang diselenggaran di Kabupaten Rembang.

"Saya dulu pernah ditugaskan oleh Banser untuk pengamanan di Surabaya, waktu itu ada pak Presiden Jokowi. Kemudian di Jakarta, Solo dan Jogja," ungkap kakek tiga cucu tersebut, sebagaimana dimuat NU Online.

Di kesempatan yang sama, Zaenal Arifin, Komandan Satkoryon Rembang mengatakan, kakek Jalil merupakan anggota Banser tertua di Kabupaten Rembang.

Zainal menambahkan, Kakek Jalil aktif dalam setiap kegiatan NU dan Banser mulai dari tingkat kabupaten maupun wilayah. Zainal melanjutkan, Kakek Jalil di usianya yang sudah sangat sepuh tetap giat dan badannya masih bugar. "Saat perjalanan jauh, beliau masih bisa mengendarai motor," imbuh Zainal. (ahn/uki)
Share:

Friday, August 18, 2017

HUT RI ke-72, Murid MMU Buddagan Ziarahi Makam Pahlawan

Pamekasan – Pasti Aswaja – Ratusan Murid Madrasah Diniah Miftahul Ulum (MMU) Buddagan, Palengaan Daja, Palengaan, Pamekasan, Madura, Kamis sore (17/08/17) datangi Tempat Pemakaman Umum (TPU) Taretah I, Palengaan Daja untuk doa bersama.

Selain dekat dengan Madrasah, lokasi tersebut dipilih lantaran di kompleks pemakaman itu ada salah satu makam pahlawan yang gugur saat perang melawan penjajah. Hal ini diungkapkan oleh KH. Abd. Barri Rahman, Pengasuh MMU Buddagan yang juga Musytasyar MWC NU Palengaan.

"Selain untuk mensyukuri hari kemerdekaan, juga untuk memberitahukan kepada murid-murid di sini (MMU Buddagan. Red.) juga tahu, bahwa selama ini berdekatan dengan makam salah satu pahlawan kemerdekaan," tutur Alumni Pondok Pesantren Miftahil Ulum Panyeppen tersebut, Jumat pagi (18/08/17) kepada Pasti Aswaja.

Sementara itu, Muhari Abdul Mu'in, salah satu tenaga pengajar MMU Buddagan mengaku kaget dan baru mengetahui keberadaan makam pahlawan tersebut.

"Setelah saya tanya kepada beberapa tokoh yang tahu betul sejarah kemerdekaan, ternyata memang benar adanya pahlawan di pemakam (pemakaman) Taretah I," ucapnya, singkat.

Dari informasi yang didapat Pasti Aswaja, ada tiga makam pejuang kemerdekaan di TPU Taretah I tersebut. (bor/ahn)
Share:

Guru Madrasah Terpencil Juarai LKTI Guru se-Jawa Timur

Sampang – Pasti Aswaja – Perwakilan Madrasah Aliyah (MA) Miftahul Ulum Kebun Wangi, Tlambah, Karang Penang berhasil meraih prestasi luar biasa tepat dihari ulang tahun Republik Indonesia ke-72, Kamis (17/08/2018).

Prestasi gemilang ini diraih oleh Najibuddin, Kepala MA Miftahul Ulum Kebun Wangi saat mengikuti Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat guru se-Jawa Timur yang digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).

Dengan judul Judul karya "Implementasi Kompetensi Kewirausahaan Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di MA Miftahul Ulum Kebun Wangi Sampang" Najib berhasil meraih juara 1.

"Karena dari awal kami (Kabupaten Sampang. Red.) tidak diidamkan untuk juara, sehingga hal itu menjadi tantangan tersendiri," ucapnya Kepada Pasti Aswaja, Jumat (18/08/2017) pagi.

Sementara itu, KH. Siradj Achmad, Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Kebun Wangi menyambut dengan penuh bahagia prestasi yang ditorehkan oleh Najib.

"Selamat dan terima kasih kepada Bapak Najib atas prestasinya yang telah mengharumkan nama lembaga ini (Miftahul Ulum Kebun Wangi. Red.). Semoga prestasinya menjadi motivasi untuk kemajuan lembaga ini pula," ujar KH. Siradj, saat menyambut kedatangan Najib. (bor/ahn)
Share:

Thursday, August 17, 2017

PP. BUSA Gelar Upacara HUT RI 72

Pamekasan – Pasti Aswaja – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-72, Pondok Pesantren Bustanul Ulum Sumber Anom (PP. BUSA) Angsanah, Palengaan, Pamekasan, Madura gelar upacara bendera, Kamis (17/08/17) pagi di Halaman Utama pesantren yang lahir tahun 1925 itu.

Upacara yang melibatkan seluruh santri dan lembaga pendidikan mulai MI, MTs dan MA tersebut dimulai pada pukul 07.00 WIB.

KH. Taufik Hasyim, Pengasuh dan Ketua Yayasan BUSA saat memberikan amanat sebagai pembina upacara menyebutkan, bahwa santri Indonesia harus berjiwa nasionalis.

"Dengan menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan juga mengingat perjuangan pahlawan yang telah mengusir penjajah," ucap Ketua PCNU Pamekasan tersebut.

Sebelum upacara dibubarkan, seluruh peserta menyanyikan lagi patriotis karangan KH. Abdul Wahab Chasbullah yang berjudul Syubbanul Wathon dan dilanjutkan dengan pemberian hadiah lomba kemerdekaan. (bor/ahn)
Share:

Press Release PC. PMII Pamekasan Berkenaan Full Day School

Perlunya Peninjauan Kembali Permendikbud No. 23 tahun 2017

Pamekasan, 16 Agustus 2017.

Sehubungan dengan telah dilakukannya kajian mendalam tentang Permendikbud No. 23 Tahun 2017 tentang hari sekolah oleh PC. PMII Pamekasan pada tanggal 15 Agustus 2017, bersama ini kami sampaikan, bahwa;
  1. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (MENDIKBUD) bersama Presiden Republik Indonesia dalam hal ini perlu melakukan peninjauan kembali terhadap Permendikbud No. 23 tahun 2017, mengingat hari sekolah 8 jam dalam satu hari bisa mengganggu keberlangsungan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Madrasah Diniyah yang ada di pelosok desa.
  2. Bupati melalui Dinas Pendidikan (DISDIK) Kabupaten Pamekasan, agar tidak menekankan hari sekolah 8 jam dalam satu hari kepada lembaga pendidikan formal yang ada di Kabupaten Pamekasan, mengingat kultur mayoritas masyarakat lokal yang tidak bisa dipisahkan dengan pendidikan non-formal (Madrasah Diniyah).
  3. Meminta Dinas Pendidikan (DISDIK) Kabupaten Pamekasan, melakukan upaya komunikasi dan koordinasi dengan pihak Kementerian Agama (KEMENAG) Kabupaten Pamekasan dalam menyikapi Permendikbud No. 23 tahun 2017.
  4. Meminta DPRD Kabupaten Pamekasan untuk ikut Pro Aktif dalam mengawal aspirasi masyarakat dan keluhan-kesah masyarakat, berkenaan dengan Permendikbud No. 23 tahun 2017.

Demikian Press Release ini kami keluarkan untuk diketahui sebagaimana mestinya. (bor/ahn)
Share:

Sunday, August 13, 2017

Seminar Kepemimpinan Awali RTK Ke 21 PMII UNIRA

Pamekasan – Pasti Aswaja – Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Universitas Madura (PK. PMII UNIRA) Cabang Pamekasan gelar Rapat Tahunan Komisariat (RKT) ke 21, Ahad (13/08/2017) di Aula Kantor Kementerian Agama Pamekasan.

Sebelum memasuki persidangan, rangkaian acara diawali dengan Seminar Kepemimpinan yang menghadirkan Rudi Susanto, salah satu Pengusaha sukses Pamekasan.

Subahri, Sekretaris PK. PMII UNIRA saat memberikan sambutan mewakili Ketua Komisariat menyebutkan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk mempersiapkan calon pemimpin masa depan.

"Harapannya, kegiatan ini bisa memotivasi seluruh kader PMII, terlebih dalam rekonstruksi kepengurusan selama berproses di PMII," ujarnya.

Sementara itu, Fadil, Mandataris Ketua Umum PC. PMII Pamekasan dalam kesempatan yang sama mengapresiasi kegiatan yang diikuti oleh seluruh kader PMII UNIRA tersebut.

"Ini selaras dengan master plan PC. PMII Pamekasan masa khidmat 2017-2018, bahwa kaderisasi adalah prioritas, gerakan adalah totalitas dan ketaqwaan adalah identitas," ucapnya. (bor/ahn)
Share:

Tuesday, August 8, 2017

Wadahi Santri, PPMU Talon Waru Deklarasikan FAKTA

Sampang - Pasti Aswaja – Demi tercapainya program dan kegiatan ekstra bagi para santri, Pengurus dan Tenaga Pengajar Pondok Pesantren Miftahul Ulum (PPMU) Talon Waru, Blu'uran, Karang Penang, Sampang mendeklarasika Forum Anak Kreatif Talon Waru (FAKTA), Senin malam (07/08/17) di halaman utama PPMU Talon Waru.

Deklarasi organisasi santri PPMU Talon Waru ini menurut Baidhawi Anshoro, Pembina FAKTA, merupakan langkah awal untuk melatih mental sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat.

"Organisasi juga menjadi sangat penting, demi terlaksananya kegiatan-kegiatan dalam sebuah lembaga, sehingga bisa memberikan pengaruh positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang ada di dalamnya," paparnya, saat memberikan sambutan.

Dalam kesempatan yang sama, Fahrur Rozy, Deklarator FAKTA menjelaskan beberapa tujuan dari dibentuknya organisasi intra tersebut.

"Organisasi ini nantinya bisa menjadi prakarsa terlaksananya kegiatan yang bersifat ekstra, sehingga mampu menjadi pendorong kemajuan lembaga, baik internal maupun eksternal," papar Ustad Tugas dan Da'i Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen tersebut.

Rozy berharap, agar organisasi yang baru didirikan ini juga bisa menjadi tempat pembelajaran para santri untuk menambah pengalaman dalam berorganisasi, terlebih untuk meningkatkan intelektualitasnya. (bor/ahn)
Share:

Home Style

Contact Form

Name

Email *

Message *

Ads

Ads

Latest News

Popular Posts