• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Saturday, September 30, 2017

LKNU Pamekasan Ajak Nahdliyin untuk Hidup Sehat

Pamekasan – Pasti Aswaja – Ketua Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Pamekasan, H. Syaifuddin mengajak segenap warga nahdliyin Pamekasan, khususnya nahdlyin di Kecamatan Palengaan, untuk senantiasa menerapkan pola hidup sehat.

Ajakan tersebut disampaikan pada agenda kunjungan kerja Pengurus Cabang (PC) LKNU Pamekasan ke pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Palengaan, Sabtu (30/09/2017) di Aula Gedung MWCNU Palengaan, Kacok, Palengaan, Pamekasan.

Mantan Kepala Puskesmas Palengaan ini menyebutkan, bahwa negara ataupun daerah yang sehat dan sejahtera bisa dilihat dari minmnya warga setempat yang terjangkit penyakit.

Menurut Ketua Ikatan Dokter Indonesia Kabupaten Pamekasan ini, setiap tahun terdapat 600-700 orang di Pamekasan mengidap TBC dan 300-400 orang mengidap kusta.

"Belum lagi kematian ibu melahirkan, kematian bayi, dan lain semacamnya. Semuanya itu menjadi indikator kesejahteraan suatu daerah," ucap pria yang juga Pegawai Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan tersebut.

Di Pamekasan, lanjutnya, sebagian besar adalah warga NU. Dengan demikian, kemungkinan besar dari angka yang ia sebutkan itu terdapat warga NU.

Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh Banom, Lembaga dan PRNU di lingkungan MWC NU Palengaan ini merupakan tindak lanjut dari penandatangan MoU Promotif dan Preventif Kesehatan antara PCNU Pamekasan dan Dinkes setempat. (bor/ahn)
Share:

Monday, September 25, 2017

PMII Komisariat STAIN Pamekasan Akan Punya 3 Rayom

Pamekasan – Pasti Aswaja – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC. PMII) Pamekasan, Jawa Timur, Ahad pagi (24/09/2017) mendeklarasikan 3 Rayon Persiapan di lingkungan PMII Komisariat STAIN Pamekasan. Deklarasi dilaksanakan di Aula Islamic Center setempat, sekaligus acara Pembukaan Rapat Tahunan Komisariat (RTK) ke-32 dan Peresmian Kantor Komisariat PMII STAIN Pamekasan.

3 Rayon Persiapan yang dideklarasikan tersebut adalah Rayon Persiapan Fakultas Tarbiyah (Fatar), Rayon Persiapan Fakultas Syari'ah (Fasya), dan Rayon Persiapan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam(Febi).

Menurut Fadil, Ketua Umum PC. PMII Pamekasan, deklarasi tersebut merupakan bentuk progresifitas PMII di lingkungan Komisariat STAIN Pamekasan.

"Jadi, langkah ini juga selaras dengan master plan PC. PMII Pamekasan periode 2017-2018, bahwa kaderisasi merupakan suatu hal yang prioritas," ujarnya setelah acara.

Lebih lanjut, sesuai dengan konstitusi, PMII Pamekasan akan berkirim surat pemberitahuan kepada Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Jawa Timur selambat-selambatnya satu bulan kedepan.

"Karena itu memang prosedur yang ada dalam Peraturan Organisasi PMII," pungkas kader PMII Universitas Madura (Unira) ini. (ahn/bor)
Share:

Sunday, September 24, 2017

Pagar Nusa Pamekaaan Gelar Pelatihan Khusus Pelatih se-Madura

Pamekasan – Pasti Aswaja – Pimpinan Cabang (PC) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Pamekasan menggelar pelatihan khusus untuk para pelatih Pagar Nusa se-Madura, Minggu (24/09/17) pagi. Acara yang digelar atas instruksi pengurus Pimpinan Wilayah (PW) IPSNU Pagar Nusa Jawa Timur itu dalam rangka penyeragaman jurus dan peningkatan keterampilan pelatih saat mengajarkan jurus dan gerakan dalam Pagar Nusa.

Sebanyak 28 peserta delegasi dari 4 Cabang PSNU Pagar Nusa se-Madura terlihat sangat seriud mengikuti materi demi materi dalam acara itu.

"Mungkin karena ini baru pertama diadakan dan mereka ikuti," kata Salman, Ketua PC. IPSNU Pagar Nusa Pamekasan, melalui rilisnya.

Hadir sebagai pembicara dalam kegiatan yamg dilaksanakan di Pon. Pes. Sabilul Muttaqin Desa Buddagan, Pademawu itu, KH. Zainal Suwari, anggota Majelis Pendekar Pagar Nusa.

"Acara ini adalah langkah konkret bagi Pagar Nusa, dan menjadi angin segar, di saat kami kewalahan memenuhi permintaan lembaga-lembaga pendidikan untuk dibuka latihan pencak silat Pagar Nusa. Para calon pelatih inilah yang akan kami distribusikan nantinya," pungkas Salman. (ahn/bor)
Share:

Saturday, September 23, 2017

SR Bantu Bayi Najmi Pengidap Hydrocephalus Permagna


Pamekasan – Pasti Aswaja – Sedekah Rombongan (SR) memberikan santunan untuk bayi Moh. Najmi (1) pengidap Hydrocephalus (Hidrosefalus) Permagna, Jumat (22/09/17). Anak pasangan Abdul Muni (37) dan Hozaimah (36) ini sejak dalam kandungan oleh dokter sudah didiagnosa mengidap kelainan pada tumbuh kembamg kepalanya.

Dari hasil diagnosa itu dokter menyarankan kepasa Muni supaya proses bersalin Hozaimah melalui operasi caesar. Munipun menerima saran tersebut.

Setelah operasi selesai bayi Najmi diperiksa oleh dokter, dan disarankan supaya bayi tersebiy segera dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soetomo Surabaya. Setelah dibuatkan jaminan kesehatan BPJS Kelas III, Najmi segera dibawa ke Surabaya untuk dilakukan tindakan pengobatan lebih lanjut.

"Saya sempat merasa sedih, karena biayanya tidak sedikit. Pendapatan saya sebagai buruh tani tidak menentu. Istri saya juga tidak kerja dan semenjak dek Najmi sakit, istri saya harus fokus merawat dek Najmi," tutur Muni.

Selain menggung beban perwatan Najmi, Muni juga harus menanggung kebutuham sehari-hari dua anaknya yang masih sekolah.

Saat SR mendatangi Najmi di kediamannya, Dusun Nyabangan, Desa Larangan Slampar, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Jawa Timur, dia sudah berusia 11 bulan dengan kondisi kepala yang sudah sangat besar.

Keterbatasan biaya dan kebutuhan lainnya membuat keluarga kurang sejahtera itu pasrah dengan kondisi tersebut, dan memutuskan untuk tidak melanjutkan pengobatan secara medis ke Surabaya.

"Terimakasih Sedekaholic (sebutan untuk anggota SR. Red.) yang telah membantu dek Najmi," kata Muni saat menerima donasi sebesar satu juta setengah dari SR. 

Hidrosefalus adalah penyakit yang terjadi akibat gangguan aliran cairan di dalam otak (cairan serebro spinal) atau akumulasi cairan serebrospinal dalam ventrikel serebral, ruang subarachnoid, atau ruang subdural. Gangguan itu menyebabkan cairan tersebut bertambah banyak yang selanjutnya akan menekan jaringan otak di sekitarnya, khususnya pusat-pusat saraf yang vital. (ahn/bor)
Share:

Monday, September 18, 2017

Umam Pimpin PMII STAI-MU Setelah Kalahkan Imam

Pamekasan – Pasti Aswaja – Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK. PMII) Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum (STAI-MU) Cabang Pamekasan telah menyelesaikan Rapat Tahunan Komisariat (RTK) ke-12 untuk menyusun program dan memilih ketua baru di Sekretariatnya, Kacok, Palengaan, Pamekasan, Minggu (17/09/17) sore.

Dari hasil pemilihan, kader dan anggota PMII STAI-MU mempercayai Hoirul Umam menjadi Ketua setelah ia berhasil meraih suara terbanyak dan mengungguli Imam Barizy pada tahap kedua pemilihan.

Imam dan Umam menjadi calon tetap setelah melalui tahap penjaringan bakal calon. Keduanya berhasil meraih suara dengan batas minimal 6 dari 21 jumlah suara keseluruhan.

Berikut hasil perolehan suara pada pemilihan Ketua Komisariat PMII STAI-MU.

Tahap pemilihan bakal calon: Imam Barizy (6 suara), Hoirul Umam (9 suara), Mohammad Sayyidi (3 suara), Ahmad Jayadi (2 suara), dan Sitti Mahmudah (1 suara).

Tahap pemilihan calon: Imam Barizy (7 suara) dan Hoirul Umam (14 suara). (ahn/bor)
Share:

Friday, September 15, 2017

Hampir 24 Juta Rupiah Akan Disalurkan PMII Pamekasan Untuk Rohingya

Pamekasan – Pasti Aswaja – Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC. PMII) Pamekasan menggelar penggalangan dana untuk etnis Rohingya. Aksi solidaritas yang digelar sejak Jumat (08/09/17) itu diakhiri dengan doa bersama, Kamis (14/08/17) malam.Hasil penggalangan dana selama seminggu itu, setelah dikalkulasi pada Jumat malam (15/09/17), dana yang terkumpul sebanyak Rp. 23.856.000 (Dua Puluh Tiga Juta Delapan Ratus Lima Puluh Enam Ribu Rupiah).

Fadil, Ketua Umum PC. PMII Pamekasan, berterima kasih kepada semua pihak yang turut berpartisipasi meringankan beban etnis Rohingya.

"Alhamdulillah, barakallah. Terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah ikut andil dalam penggalngan ini. Semoga kita mendapatkan ganjaran yang setimpal," ucapnya di Sekretariat PC. PMII Pamekasan, Jl. Brawijaya no. 52b Pamekasan.

Hasil dari penggalangan dana ini, menurut Fadil, akan disalurkan melalui Pengurus Besar PMII. (bor/ahn)
Share:

Bersama LPTNU, SR Santuni Anak-Anak Dhuafa

Pamekasan – Pasti Aswaja – Sedekah Rombongan (SR) menggandeng Pengurus Cabang (PC) Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Pamekasan untuk menyantuni anak terlantar, anak jalanan dan anak yatim yang ada di Panti Asuhan An-Nidhomiyah, Jl. Stadion II, No. 17b, Barurambat Kota, Pamekasan, Jumat (15/09/17) pagi.

Menurut Wahyu Agung Utama, Bendahata LPTNU Pamekasan, bakti sosial ini adalah kegiatan rutinan yang biasa digelar setiap 3 bukan sekali di Panti Asuhan An-Nidhomiyah.

"Tidak adanya donatur tetap dan bantuan terbatas dari pemerintah masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-sehari anak-anak panti tersebut. Kondisi ini membuat pengurus panti kebingungan mencari bantuan dana untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari anak-anak asuhnya,” tuturnya.

Masih menurut Wahyu, panti asuhan yang berdiri di atas lahan seluas 726 M² itu menanggung semua kebutuhan anak-anak mulai dari pendidikan, makan, serta kebutuhan lainnya. Sedangkan bantuan dari pemerintah terbatas dan tidak mencukupi. Bahkan, satu karung beras hanya cukup untuk beberapa hari saja.

“Semoga bantuan Sembako dan uang yang sedikit ini bisa membantu meringankan beban panti,” pungkasnya.

Sekedar informasi, Panti Asuhan An-Nidhomiyah merupakan panti asuhan yang diketuai oleh H. Moh. Aliyulhaq, MS (27), yang sekarang menjabat sebagai pengurus PSNU. Pagar Nusa Pamekasan. Panti ini menampung anak-anak yatim, piatu, yatim-piatu dan anak anak dari keluarga yang kurang mampu.

Saat ini ada 97 anak dari tingkat TK-SMA. Sebagian besar mereka juga bersekolah di SMP dan SMA yang masih satu yayasan dengan panti sehingga anak-anak tidak memiliki kendala dalam hal transportasi antara asrama dan sekolah," papar Ra Ulhaq, sapaan akrabnya.

Keinginan agar anak-anak asuh panti bisa mendapatkan pendidikan dan harapan agar mereka kelak bisa menjadi pribadi yang mandiri, berakhlak mulia dan bisa memberi manfaat bagi sekitarnya membuat para pengurus panti tidak putus asa.

"Apalagi bila melihat minat belajar anak-anak asuh yang sangat tinggi,” lanjut Ra Ulhaq.

Bantuan yang disalurkan SR akan dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan harian para anak asuh, berupa beras dan kebutuhan pokok lainnya.

“Terimakasih Sedekaholic (sebutan untuk anggota SR. Red.) yang telah membantu adik-adik ini untuk terus bisa belajar malalui bantuan yang diberikan,” pungkasnya. (ahn/uki)
Share:

Wednesday, September 13, 2017

Titin Dipercaya Pimpin PMII Komisariat UIM Pamekasan

Pamekasan – Pasti Aswaja – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan baru saja menyelesaikan Rapat Tahunan Komisariat (RTK) ke-30, Rabu siang (13/09/2017) di Musholla "Pergerakan" Ibrohimy, Bettet, Pamekasan.

Dari hasil sidang pemilihan Ketua Komisariat, terpilihlah Titin Maimunah secara aklamasi. Titin berhasil meraih 7 suara dari 11 suara keseluruhan pada tahap penjaringan bakal calon.

Sesuai kesepakatan peserta sidang yang terdiri dari 4 Rayon di bawah garis instruksi PMII UIM, bakal calon yang mendapatkan minimal 6 suara berhak maju sebagai calon Ketua Komisariat PMII UIM Cabang Pamekasan.

Untuk diketahui, Titin merupakan perempuan kedua yang memimpin PMII UIM setelah pada tahun 2005 lalu Sukronia Puteri menakhodai organisasi kemahasiswaan berhaluan Aswaja An-Nahdliyah tersebut.

Berikut hasil pelorehan suara: Aan NQ (1 suara), Titin Maimunah (7 suara), Holili (1 suara), Imam Bukhori (1 suara), Soleh Baresi (1 suara). (bor/ahn)
Share:

Monday, September 11, 2017

Bersama Ansor, Umat Budha Pamekasan Kecam Tragedi Kemanusiaan di Rakhine

Pamekasan – Pasti Aswaja – Pengurus Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC. GP. Ansor) Pamekasan megeluarkan pernyataan sikap bersama perwakilan umat Budha Pamekasan terkait tragedi kemanusiaan yang menimpa etnis Rohingya di Rakhine, Myanmar. Dengan didampingi perwakilan Polres dan Kodim setempat, Fathorrahman selaku Ketua PC. GP. Ansor Pamekasan dan Kosala Mahinda selaku Kepala Vihara Avalokitesvara Candi, Talang, Pamekasan menandatangani kesepakatan hitam di atas putih.

Penandatanganan itu, menurut Kosala, merupakan bentuk keperihatinanannya terhadap tragedi kemanusiaan yang menimpa etnis Rohingya di Rakhine Myanmar.

"Intinya, kami mengutuk kekerasan yang terjadi di Myanmar. Itu tidak bisa dibenarkan. Tidak ada agama yang mengajarkan kekerasan," kata Kosala kepada wartawan sesaat setelah penandatanganan pernyataan sikap di Kantor PC. GP. Ansor Pamekasan, Jl. R. Abd. Aziz, No. 95 Pamekasan, Senin (11/09/2017).

Dalam kesempatan yang sama, Fathor juga mengecam kejadian yang menimpa Muslim Rohingya. Menurutnya, kejadian di Myanmar bukan masalah agama murni.

"Yang perlu diketahui sebelum pernyataan ini adalah bahwa tragedi kemanusiaan yang menimpa Muslim Rohingya adalah permasalahan geopolitik. Itu persoalannya. Dan apapun alasannya, kekerasan tidak bisa dibenarkam," tutur Dosen Universitas Madura (Unira) Pamekasan itu yang akrab disapa Paong.

Pria bertubuh gempal tersebut menambahkan, bahwa kekerasan yang dilakukan oleh oknum umat Budha di Rakhine tidak bisa dijadikan alasan untuk menjustifikasi umat Budha Indonesia.

"Tidak logis jika umat Budha Indonesia disamakan dengan oknum umat Budha di Rakhine State," lanjutnya.

Setelah penandatanganan pernyataan sikap, Kosala Mahinda bersama pengurus GP. Ansor Pamekasan menggalang dana kemanusiaan untuk etnis Rohingya di sepanjang jalan R. Abd. Aziz bersama pengurus Ansor.

Sebagai bentuk kepedulian, Kosala juga memberikan sumbangan dana melalui PC. GP. Ansor Pamekasan untuk membantu meringankan beban korban tragedi kemanusiaan yang menimpa etnis Rohingya. (bor/ahn)
Share:

Saturday, September 9, 2017

Rosi "Carpak" Dipercaya Pimpin PMII Komisariat Al-Khairat

Pamekasan – Pasti Aswaja – Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK. PMII) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Khairat Cabang Pamekasan menyelenggarajan sidang Rapat Tahunan Komisariat (RTK) ke-XI, Sabtu (09/08/17) di SDN Palesanggar IV, Pegantenan, Pamekasan.

Setelah melalui proses panjang, peserta sidang mempercayai Fathor Rosi sebagai Ketua Komisariat PMII Al-Khairat masa khidmat 2017-2018 secara aklamasi.

Carpak, sapaan akrab Rosi, meraih 29 suara mengungguli Syaiful Bahri yang memperoleh 6 suara, Solehuddin 2 suara dan Wahyudi 1 suara.

Perolehan suara itu membuat Carpak kaget. Ia tidak percaya bisa memperoleh suara sebanyak itu.

"Walau demikian, saya atas nama pribadi mengajak sahabat-sahabat sekalian untuk bersama-sama mengabdi untuk PMII," ungkapnya.

Untuk diketahui, pada periode sebelumnya, Carpak menjabat sebagai Sekretaris Komisariat PMII Al-Khairat Pamekasan. (ahn/bor)
Share:

Masyarakat Pamekasan Antusias Bantu Etnis Rohingya

Pamekasan – Pasti Aswaja – Aksi kemanusiaan yang digelar Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC. PMII) Pamekasan untuk etnis Rohingya disambut positif oleh warga Pamekasan. Hal ini terbukti dari dana yang terhimpun. (Baca juga: PMII Pamekasan Gelar Aksi Kemanusiaan Untuk Rohingnya)

"Alhamdulillah, di hari pertama kita berhasul mengumpulkan dana sebanya Rp. 4.909.700. Ini membuktikan bahwa solidaritas masyarakat di Pamekasan sangat tinggi," ungkap Ketua Umum PC. PMII Pamekasan, Fadil, Sabtu (09/09/2017) pagi di Sekretariat PC. PMII Pamekasan, Jl. Brawijaya No. 52b Pamekasan.

Fadil menuturkan bahwa aksi yang digelarnya itu akan dilaksanakan selama 6 hari berturut-turut.

"Kalau cuma dana 4 juta itu sangat sedikit untuk membantu mereka," tuturnya.

Pemuda asal Sumenep ini melanjutkan bahwa tindak kekerasan tidak bisa dibenarkan apapun alasannya.

"Kekerasan hanya akan melahirkan kesedihan dan kesengsaraan. Coba bayangkan nasib anak-anak yang ditinggalkan oleh orang tuanya. Makanya, apapun alasannya (kekerasan. Red.) itu tidak bisa dibenarkan," katanya, seperti dilansir NU Online Pamekasan.

Fadil mengajak seluruh masyarakat Pamekasan untuk berpartisipasi meringankan beban koraban tragedi kemanusiaan yang menimpa etnis Rohingya.

"Mari kita ulurkan tangan untuk saudara-saudara Etnis Rohingya yang saat ini sangat membutuhkan bantuan dari seluruh dunia, termasuk masyarakat Pamekasan," pungkasnya. (ahn/bor)
Share:

Friday, September 8, 2017

PMII Pamekasan Gelar Aksi Kemanusiaan Untuk Rohingnya

Pamekasan – Pasti Aswaja – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pamekasan gelar penggalangan dana sebagai bentuk aksi kemanusiaan untuk etnis Rohingya yang menjadi korban kekerasan.

Aksi yang dikomando oleh Pengurus Cabang PMII Pamekasan ini dilaksanakan di tiga titik yang berpusat di Jl. Jokotole, perempatan Perpustakaan Umum Pamekasan.

Fadil, Ketua Umum PC. PMII Pamekasan menuturkan bahwa aksi yang digelarnya merupakan bentuk kepedulian PMII terhadap sesama.

"Karena mereka (etnis Rohingya. Red.) yang menjadi korban masih saudara kita, terlepas itu persoalan agama ataupun kekuasaan," ungkapnya, Jumat (08/09/2017).

Hasil dari penggalangan dana ini nantinya akan disalurkan kepada etnis Rohingya melalui nomor rekening yang sudah disediakan oleh Pengurus Besar PMII. (ahn/bor)
Share:

Sunday, September 3, 2017

Mahasiswa Palengaan Gelar Deklarasi Kebangsaan dan Seminar

Pamekasan – Pasti Aswaja – Mahasiswa se-Palengaan yang tergabung dalan Komunitas Mahasiswa Palengan (KOM_P) menggelar Deklarasi Kebangsaan dan Seminar di Pendopo Kecamatan Palengaan, Pamekasan, Jawa Timur, Minggu (03/09/17).

Kegiatan bertema "Meningkatkan Kesadaran Mahasiswa Untuk Menjaga Keutuhan NKRI" itu merupakan rangkaian Kongres 2017 KOM_P.

Menurut Miftahul Sakiyah, Ketua Panitia, acara yang diikuti ratusan mahasiswa se-Palengaan itu merupakan bentuk kepedulian mahasiswa Palengaan terhadap kondisi negara saat ini.

"Sekarang negeri ini sedang berada dalam ancaman kelompok-kelompok radikal. Mahasiswa sebagai agen perubahan sosial adalah kelompok yang paling bertanggung jawab untuk menjaga keutuhan NKRI," kata Miftah saat memberikan sambutan.

Mahasiswa Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan ini berharap dari kegiatan yang digelarnya dapat menjadikan mahasiswa Palengaan sebagai garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI.

Sebagai pembicara dalam acara yang juga dihadiri oleh pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dari SMA se-Palengaan ini adalah Sekretaris Redaksi Pasti Aswaja, Muhammad Ahnu Idris.

Dalam penyampaiannya, Wakil Sekretaris Lembaga Ta'lif wan Nasyr (LTN) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan ini banyak memaparkan tentang maraknya penyebaran berita hoax di berbagai media. Menurutnya, penyebaran berita hoax tersebut menjadi salah satu ancaman bagi keutuhan NKRI. (bor/fiq)
Share:

Home Style

Contact Form

Name

Email *

Message *

Ads

Ads

Latest News

Popular Posts

Blog Archive