• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Theme Support

Pasti Aswaja's Content

Ketua Ansor Pamekasan: Politik Adalah Wasilah Bukan Ghayah

 on Tuesday, May 8, 2018  

Pamekasan — Pasti Aswaja — Kader-kader Ansor sebagai pemuda NU harus bisa memposisikan politik secara proporsional dengan berlandaskan pada Sembilan Pedoman Berpolitik Warga NU yang dicetuskan dalam Muktamar NU XVIII di Krapayak Yogyakarta tahun 1989.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Pengurus Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pamekasan, Fathorrahman, pada acara Kongkow Pilkada Damai, Selasa (08/05/18) malam, di Cafe 9, Kompleks Kantor PCNU, Jl. R. Abd. Aziz, No. 95 Pamekasan.

"Kita harus memposisikan politik sebagai wasilah (perantara. Red.), bukan ghayah (tujuan akhir. Red.). Ghayah dari politik itu adalah kesejahteraan bersama," tegas calon Doktor itu.

Maka dari itu, lanjut mantan aktivis PMII tersebut, jika politik diposisikan sebagai wasilah, para pelaku politik yang terlibat dalam kontestasi politik akan menerima kepemimpinan siapapun yang terpilih.

Hadir dalam agenda bertema "Partisipasi GP Ansor Dalam Mewujudkan Pamekasan Damai" itu perwakilan Rijalul Ansor, Badan Ansor Anti Narkoba (BAANAR), Banser dan perwakilan Pimpinan Anak Cabang GP Ansor se-Pamekasan. Tampak juga turut berkumpul dalam forum itu Ketua Umum PC PMII Pamekasan.

Selain Paong, bertindak juga sebagai pembicara A. Ghufron Siradj, Sekretaris Nasional BAANAR Pusat. (bor/ahn)

Ketua Ansor Pamekasan: Politik Adalah Wasilah Bukan Ghayah 4.5 5 Pasti Aswaja Tuesday, May 8, 2018 Pamekasan — Pasti Aswaja — Kader-kader Ansor sebagai pemuda NU harus bisa memposisikan politik secara proporsional dengan berlandaskan ...


No comments:

Post a Comment

Pasti Aswaja. Powered by Blogger.
J-Theme