Saturday, January 26, 2019

Kiai Jumali, Islam Dunia Akan Belajar Kepada Islam Indonesia

Kiai Jumali, Islam Dunia Akan Belajar Kepada Islam Indonesia

Baca Juga

Sampang — Pasti Aswaja — Akhir-akhir ini hujatan dan cacian diarahkan kepada NU, baik tokoh-tokohnya maupun organisasi. Tidak jarang warga NU dicap sebagai ahli bid'ah, sesat, bahkan dikafirkan. Hal seperti ini, Menurut KH. Ahmad Jumali, sudah terjadi sejak masa kepeimpinan KH. Hasyim Asy'ari sebagai Raisul Akbar di awal berdirinya NU.

KH. Hasyim Asy'ari, lanjut Ketua MWCNU Kecamatan Camplong itu, dinilai akan merubah hukum syariat karena memperbolehkan perempuan belajar menulis. Hukum itu dianggap bertentangan dengan hadits yang berisi larangan belajar menulis bagi perempuan.

Menurut Kiai Jumali, semua perkataan berisi celaan, menjelek-jelekkan dan mengafirkan kelompok lain, sama sekali bukan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah. Karena, menurutnya, NU sangat menghargai perbedaan sealama tidak berkenaan persoalan akidah.

Bahkan, lanjut Kiai Jumali, Indonesia tetap aman meski terdiri ribuan pulau, bermacam bahasa, suku, dan agama, karena berkat keberadaan NU. Dan ia meyakini, suatu saat nanti Islam dunia akan belajar kepada Islam Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan oleh Kiai Jumali saat memberikan sambutan dalam peringatan Hari Lahir NU ke-93 yang dilaksanakan oleh MWCNU dan PAC GP Ansor Camplong, Sabtu pagi (26/01/19), di Halaman Yayasan Nurul Hijriyah Sejati, Camplong, Sampang. (ahn/uki)
Share:

1 comment:

Home Style

Contact Form

Name

Email *

Message *

Ads

Ads

Latest News

Popular Posts

Blog Archive