Thursday, January 31, 2019

Larangan Menyebarkan Berita Yang Belum Dipastikan Kebenarannya

Larangan Menyebarkan Berita Yang Belum Dipastikan Kebenarannya

Baca Juga

Menyebarkan berita yang belum pasti kebenarannya hukumnya haram kecuali terpenuhi beberapa syarat: 1) punya dugaan berita yang disebarkan adalah berita yang benar, misalkam didapatkan dari sumber terpercaya; 2) tidak mengandung isi yang diharamkan, seperti gunjingan, adu domba dan semisalnya; 3) tidak berdampak keharaman seperti menimbukjan keresahan masyarakat.

Apabila terdapat keraguan atas kebenaran berita yang disebarkan, maka boleh membagikan berita namun dengan menyertakan sumber asalnya selama tidak terdapat isi yang diharamkan serta tidak berdampak keharaman. (Al-Munawi, Faidh al-Qadir, IV: 551)

Apa bila terdapat informasi yang menceritakan perilaku buruk seseorang, maka tidak boleh langsung dipercaya, apalagi membenarkannya dan ikut-ikutan menceritakannya kepada orang lain. Yang harus dilakukan adalah menilai terlebih dahulu apakah perilaku tersebut pantas dan biasa dilakukan pihak yang diberitakan atau tidak. Andai pun biasa dilakukan, maka juga tidak perlu berkomentar, namun lebih memilih sikap diam. Terlebih bila perilaku itu tidak biasa dilakukan oleh pihak yang dikabarkan, maka dengan mengedepankan semangat husnu al-zhan, hendaknya dinyatakan bahwa berita itu tidak dibenarkan. (Abd Wahab al-Sya'rani, al-Akhlaq al-Mabthuliyyah al-Mufadhah: 424)

Dalam menyampaikan pernyataan kepada publik, langkah-langkah yang semestinya dilakukan terlebih dahulu adalah: 1) menimbangnya dengan ukuran syariat; 2) mempertimbangkan dampaknya bagi publik, apakah menimbulkan dampak negatif (mafsadah) atau tidak; 3) tanyakan pada hati, apakah diterima nalar atau tidak; 4) bila bisa diterima, maka disampaikan; dan bila tidak, maka hanya boleh disampaikan kepada kalangan tertentu.

Apabila tidak memenuhi prosedur ini, maka lebih baik diam dan tidak disampaikan. ( Al-Syathibi, al-Muwafaqat, V: 167)
Disadur dari:
Tim Bahtsul Masail HIMASAL. Fikih Kebangsaan: Merajut Kebersamaan di Tengah Kebhinekaan (Kediri: Lirboyo Press dan LTN HIMASAL, 2018).
Share:

0 comments:

Post a Comment

Home Style

Contact Form

Name

Email *

Message *

Ads

Ads

Latest News

Popular Posts

Blog Archive