Wednesday, January 23, 2019

Mahfud MD: Baasyir Hanya Bisa Bebas Bersyarat

Mahfud MD: Baasyir Hanya Bisa Bebas Bersyarat

Baca Juga

Pamekasan — Pasti Aswaja — Beberapa hari ini media massa ramai pemberitaan wacana pembebasan bersyarat Abu Bakar Baasyir (ABB) yang terlibat kasus bom Bali 2002 lalu. Menurut pemberitaan beberapa media, wacana pembebasan itu karena alasan kemanusiaan mengingat usia ABB yang sudah lanjut dan melewati 2/3 masa tahanan, yakni 9 dari 15 tahun hukuman penjara.

Pembebasan itu akan didapatkan ABB jika bersedia memenuhi beberapa persyaratan yang diajukan, di antaranya menandatangani surat pernyataan kesetiaan dirinya terhadap NKRI dan Pancasila. Meski demikian, ABB menolak menerima persyaratan yang diajukan.

Menanggapi pemberitaan tersebut, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII), Mahfud MD, mengatakan, tidak mungkin ABB dikeluarkan dengan bebas murni, sebab bebas murni hanya dalam bentuk putusan hakim jika yang bersangkutan tidak bersalah.

Tanggapan ini disampaikan Mahfud MD melalui akun Twitter pribadinya, @mohmahfudmd, Selasa sore (22/01/19). Menurut Menteri Pertahanan era Gus Dur ini, pembebasan ABB bisa terlaksana bila sesuai dengan hukum yang berlaku, ABB hanya bisa diberi bebas bersyarat. Artinya dibebaskan dengan syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi.

Kicauan Mahfud ini mendapatkan komentar beragam para pengguna media sosial, di antaranya pemilik akun @Edwinstreach. Ia mengaitkan wacana pembebasan ABB bisa saja terlaksana melalui hak prerogatif presiden dengan cara memberikan grasi kepada ABB dengan alasan yuridis. Meski demikian, akun ini menilai, jika langkah tersebut dilakukan Presiden, maka akan menjadi blunder.

"Beda antara grasi, bebas murni, dan bebas bersyarat. ABB tak pernah minta grasi krn tak mau mengaku bersalah shg Presiden tak bs memberi grasi. Dia jg tdk bebas murni krn nyatanya sdh diputus bersalah oleh pengadilan. Jd yg mungkin bagi ABB hanya bebas bersyarat," jawab Mahfud.

Sampai berita ini dturunkan, kicauan pemilik followers 2,4 juta tersebut dikomentari oleh 766 penggunna Twitter, 2.520 twit ulang, dan 8.035 suka. (ron/ahn)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Home Style

Contact Form

Name

Email *

Message *

Quotes

Quotes

Latest News

Popular Posts

Blog Archive