Wednesday, January 23, 2019

Viral Video Kantor PWNU Jadi Posko Pemenangan Pilpres, Kiai Syamsudin: "Ngawur"

Viral Video Kantor PWNU Jadi Posko Pemenangan Pilpres, Kiai Syamsudin: "Ngawur"

Baca Juga

Pamekasan — Pasti Aswaja — Baru-baru ini di media sosial viral video seseorang mengenakan kaos merah bergambar Prabowo-Sandi. Dalam video itu ia mengaku sedang berada di depan kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur. Berdasarkan gambar video tersebut, ia tidak sedang berada di Kantor PWNU, melainkan Museum NU yang letaknya bersebelahan dengan kantor Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Prabowo-Sandi.

Laki-laki yang tidak diketahui identitasnya itu membangun narasi, bahwa kiai-kiai dan ulama NU Jawa Timur mendukung Pasang Calon (Paslon) nomer urut 02. Guna memperkuat narasinya, ia menunjukkan sejumlah spanduk dan baliho Paslon 02 yang, menurutnya, menjadi bukti dukungan NU Jawa Timur kepada Prabowo-Sandi.

Video berdurasi 02:05 itu diunggah pemilik akun Abd Hamid Naqsya, Selasa malam (22/01/19). Dalam unggahannya, pemilik akun juga menyertakan gambar Kantor PWNU Jawa Timur dari bagiam depan, lengkap dengan papan nama.

Hamid Naqsya menilai, tindakan laki-laki dalam video itu menunjukkan hasrat politik yang nerlebihan sehingga menghalalkam segala cara.

"Subhanallah, demi menuju hasrat politik kalian berani mengkalaim PWNU sebagai salah satu pendukung calon," tulis Hamid dalam unggahannya.

Pernyataan laki-laki bertopi dan berkacamata dalam video itu dibantah oleh KH. Muhammad Syamsudin, Wakil Sekretaris Bidang Maudlu’iyah Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PWNU Jawa Timur.

Pengasuh Pondok Pesantren Hasan Jufri Putri, Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur ini menilai, laki-laki dalam video tersebut ngawur.

"Itu orang ngawur. Gedung yang di video itu adalah gedung sengketa, yang asalnya adalah milik PKB tapi sekarang dihaki sepihak oleh salah seorang Tim Sukses Pasangan 02. Sebelah utara jalan adalah Gedung Museum NU, sebelah selatan jalan adalah lokasi gedung sengketa itu," tulis Kiai Syamsudin di kolom komentar.

Gambar dengan papan nama PWNU Jawa Timur, menurut Kiai Syamsudin, tidak berada satu lokasi dengan gedung yang ada di video. "Jaraknya saja sudah dua Km dari gedung di video. Orang di video itu ngawur," pungkasnya. (ahn/uki)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Home Style

Contact Form

Name

Email *

Message *

Quotes

Quotes

Latest News

Popular Posts

Blog Archive