Monday, February 4, 2019

Akhlak Imam Syafi'i Kepada Gurunya yang Sudah Meninggal

Akhlak Imam Syafi'i Kepada Gurunya yang Sudah Meninggal

Baca Juga

Pamekasan — Pasti Aswaja — Dalam kitab al-Tibyan fi Muqatha'at al-Arham, wa al-Aqarib wa al-Ikhwan, Rais Akbar Nahdlatul Ulama, KH. Hasyim Asy'ari, mengisahkan kemuliaan akhlak Imam Syafi'i kepada Imam Abu Hanifah.

Suatu ketika Imam Syafii pergi berziarah ke makam Imam Abu Hanifah. Selama tujuh hari di makam gurunya itu, Imam Syafi'i membaca Al-Qur'an. Setiap sekali khatam, pahalanya dihaturkan kepada Imam Abu Hanifah.

Tidak hanya itu, selama seminggu itu Imam Syafi'i tidak pernah membaca kunut dalam shalat subuh meski hasil ijtihadnya mengharuskan setiap orang shalat membaca kunut.

Ketika pulang, sebagian muridnya  terheran-heran dan menanyakan alasan Imam Syafi'i meninggalkan kunut selama berada di masjid area makam Abu Hanifah. Imam Syafi'i menjelaskan, ia melakukan hal itu karena menghormati ijtihad Imam Abu Hanifah yang tidak mengharuskan membaca kunut dalam shalat subuh.

Kisah ini diceritakan kembali oleh KH. Musleh Adnan, pengurus Lembaga Dakwah PCNU Pamekasan, melalui akun Facebook pribadinya beberapa menit lalu, Senin pagi (04/02/19). Meski belum lama diunggah,  saat berita ini diturunkan, status tersebut sudah mendapatkam 78 tanggapan, 12 kali dibagikan dan 28 komentat positif. (ahn/uki)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Home Style

Contact Form

Name

Email *

Message *

Ads

Ads

Latest News

Popular Posts

Blog Archive