Friday, March 22, 2019

Kiai Afif Minta Warga NU Waspadai Kelompok Islam Ekstrem

Kiai Afif Minta Warga NU Waspadai Kelompok Islam Ekstrem

Baca Juga

Pamekasan — Pasti Aswaja — Pemahaman Islam dan keislaman di Indonesia sangat dinamis, sehingga di antara itu ada yang mengarah pada ancaman terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), seperti kelompok yang mengatasnamakan diri Islam Kaffah yang menginginkan berdirinya negara berdasarkan agama.

Hal ini disampaikan Rais Syuriah PCNU Pamekasan, KH. Afifuddin Thoha, saat menyampaikan tausiah pada acara "Dzikir & Istighatsah Dalam Rangka Peringatan Harlah NU ke-96 dan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW", Jumat malam (22/03/19) di Aula Kantor PCNU Pamekasan, Jl. R. Abd. Aziz, No. 95 Kelurahan Jungcangcang.

Paham ini, menurut Kiai Afif, banyak memengaruhi kalangan pemuda di perkotaan melalui buku-buku terjemahan yang mereka sebarkan. Kelompok ini, lanjutnya, menemukan momentum pada perhelatan politik seperti akhir-akhir ini.

Warga NU sebagai pewaris paham Islam Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) harus merasa khawatir, karena kelompok ini menginginkan penegakan Islam secara kaffah melalui formalisasi ajaran Islam tanpa memerhatikan ras, suku dan agama. Hal ini, menurut Kiai Afif, berpotensi menimbulkan perpecahan.

"Kita harus mempertahankan nilai tawassuth (moderat. Red.), tasamuh (toleran. Red.), i'tidal (keadilan. Red.) berdasrkan paham (Aswaja. Red.) kita. Kita harus menjadi perekat. Di Pamekasan, kita yang bertanggung jawab dalam hal ini," lanjutnya.

Jika paham ini tidak dipertahankan, kelompok Islam ekstrem akan berkembang di Pamekasan, dan kondisi ini akan sangat membahayakan keberlangsungan NKRI.

"Maka dari itu, kita harus mengembangkan Islam yang wasathiyah, tasamuh," tandasnya. (ahn/uki)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Home Style

Contact Form

Name

Email *

Message *

Quotes

Quotes

Latest News

Popular Posts

Blog Archive