Sunday, March 31, 2019

Kiai Taufik, NU Lahir Untuk Melawan Radikalis Wahabi

Kiai Taufik, NU Lahir Untuk Melawan Radikalis Wahabi

Baca Juga

Pamekasan — Pasti Aswaja — KH. Taufik Hasyim selaku Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan mengatakan, NU yang didirikan 96 tahun silam oleh Hadlratus Syaikh KH. Muhammad Hasyim Asy'ari bersama ulama-ulama lainnya sebagai jawaban atas kelompok radikalis Wahabi di Arab Saudi pada masa itu yang membatasi penganut paham Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) mengamalkan ajaran mazhabnya.

Dalam sejarahnya, ketika dinasti Saud yang berpaham Wahabi berkuasa, mereka menghancurkan berbagai peninggalan penting bukti sejarah zaman Nabi, bahkan mereka berencana menghancurkan makam Rasulullah.

"Dari sini kemudian ulama-ulama pesantren membentuk Komite Hijaz untuk memperjuangkan kebebasan beragama penganut paham Ahlussunnah wal Jamaah," lanjut Kiai Taufik.

Kisah ini disampaikan Kiai Taufik saat menyampaikan sambutan pada pelaksanaan Peringatan Harlah NU ke-96 yang diselenggarakan oleh MWCNU Palengaan, Ahad malam (31/03/19), di Pondok Pesantren Al-Anwar Sumber Sari, Rek Kerrek, Palengaan, Pamekasan.

"Dulu Wahabi adanya di Arab, sekarang kelompok ini ada di Indonesia. Bahkan, mereka juga mendirikan partai politik. Ironisnya, banyak warga NU yang percaya propaganda mereka yang sering menyalahkan NU, membidahkan NU, bahkan mengafirkan NU," lanjut kiai muda yang pernah belajar di Ma'had Riyadhul Jannah Rosefah Arab Saudi ini.

Dalam acara yang dikemas sederhana itu tampak hadir pengurus MWCNU Palengaan mulai jajaran Syuriah dan Tanfidziah, perwakilan Pengurus Ranting NU se-Palengaan, dan ratusan warga NU sekitar lokasi. (ahn/uki)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Home Style

Contact Form

Name

Email *

Message *

Quotes

Quotes

Latest News

Popular Posts

Blog Archive