Friday, March 8, 2019

MENWA IAIN Madura Bubarkan Kajian Komunitas Afilian HTI

MENWA IAIN Madura Bubarkan Kajian Komunitas Afilian HTI

Baca Juga

Pamekasan — Pasti Aswaja — Selama satu semester, Islam Lovers Community (ILC) sudah beberapa kali melakukan kajian di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura Pamekasan. Menurut informasi, kajian yang dilaksanakan tiap hari Jumat jam 10:45 itu digelar tanpa izin.

Merasa kecolongan, kali ini Resimen Mahasiswa (MENWA) kampus setempat mengambil langkah tegas dengan membubarkan kajian yang diikuti 65 mahasiswi tersebut di Ruang 21 Gedung F, Jumat pagi (08/03/2019). Sempat terjadi adu mulut waktu forum diminta bubar.

"Kami kecolongan dengan terselenggaranya kajian ini, karena kajian sudah berjalan satu semester, dan hari ini saya paksa mereka untuk bubar dan tidak menggelar acara lagi," tutur Khairul Anam, Komandan MENWA IAIN Madura.

Anam menambahkan, langkahnya membubarkan kajian itu atas dasar instruksi langsung dari Hasan selaku Wakil Rektor 3 IAIN Madura.

"Tidak boleh ada HTI di negeri ini, karena HTI ini sudah inkrah organisasi yang dilarang oleh negara. Apalagi sampai menikmati fasilitas negara," tutur Anam saat membacakan instruksi yang diterimanya.

Penanggung jawab ILC, Neli, meminta maaf kepada MENWA dan pihak Senat Mahasiswa (SEMA) IAIN Madura. Ia mengaku, kajian itu diaksanakan karena merasa miris terhadap kondisi keislaman mahasiswi di kampus tersebut.

"Permohonan maaf dari kami, karena kami cuma merasa miris kepada muslimah di IAIN Madura ini tentang keislaman," ucap perempuan asal Jl. Sersan Mesrul Pamekasan itu.

Abdul Hamid selaku Wakil SEMA IAIN Madura menyanggah pernyataan Neli, karena kajian yang dilakukan oleh ILC tidak mendapat izin dari pimpinan dan penanggung jawab gedung.

"Secara legalitas kajian ini belum dapat izin yang jelas. Padahal dalam Islam sendiri, menempati sesuatu yang bukan tempatnya itu zhalim, Mbak," tutur Hamid.

Ia juga menambahkan, IAIN Madura merupakan kampus kebangsaan bukan keislaman. Sedangkan ILC, menurut pantauan Hamid, berafiliasi pada HTI, organisasi terlarang yang sudah dibubarkan pemerintah.

"Ketika akun ILC ditelusuri, ternyata berafiliasi pada HTI, maka silahkan keluar dari gedung ini dan bubar, persoalan keislaman disini ada UKM IQDA (Ikatan Qori' dan dakwah. Red.)," tegas Hamid di hadapan peserta kajian. (ahn/dur)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Home Style

Contact Form

Name

Email *

Message *

Quotes

Quotes

Latest News

Popular Posts

Blog Archive