Monday, April 1, 2019

Gus Mus Doakan Akun Instagram yang Fitnah Dirinya

Gus Mus Doakan Akun Instagram yang Fitnah Dirinya

Baca Juga

Pamekasan — Pasti Aswaja — Sebuah akun Instagram @shenall.ap mengedit video berisi kampanye calon Wakil Presiden 01, KH. Ma'ruf Amin. Video itu diedit dan digabungkan dengan video wawancara KH. Mustofa Bisri atau yang akrab disapa Gus Mus, sehingga video tersebut mengesankan Gus Mus mengkritik ceramah Kiai Ma'ruf, Senin sore (01/04/19).

Dalam video itu, Kiai Ma'ruf menyampaikan tentang pembanguna tol oleh Presiden Joko Widodo.

"Bahkan sekarang sudah bikin tol: tol darat, tol laut, tol udara, tol langit juga ada," kata Kiai Ma'ruf.

Potongan kampanye itu kemudian digabung dengan video wawancara Gus Mus, sehingga terkesan pernyataan Gus Mus dalam wawancara tersebut mengkritik kampanye Kiai Ma'ruf.

"Itu jelas ada yang soak itu, ndak waras. Karena apa? Karena berlebih-lebihan. Jangan sampean mencintai orang berlebih-lebihan dan jangan membenci berlebih-lebihan. Anda nanti tidak waras," kata Gus Mus dalam wawancara itu.

Video wawancara Gus Mus tersebut kemudian dilanjutkan setelah melalui proses pemotongan.

"Pemimpin itu harus memimpin, imam harus ngimami. Kalau lalu makmum kepada orang... Sekarang ini kan lucu sekali. Ada kiai yang ikut dengan preman. Itu 'kan lucu?" kelakar Gus Mus.

Tidak berhenti di situ. Video Gus Mus tersebut kembali mengalami pemotongan sebagaimana sebelumnya.

"Ini orang pinter-pinter mengapa mengikuti orang yang nggak jelas cara berfikirnya. Itu karena berlebih-lebihan itu. Kalau pemimpin sudah berlebih-lebihan jangan harapkan anak buahnya bisa baik," pungkas Gus Mus dalam video tersebut.

Melalu akun instagran pribadinya @s.kakung, Gus Mus hanya mendoakan pembuat video yang viral itu.

"Gara-gara kepentingan politik sesaat, ada manusia yang tega membuat editan seperti ini. Rekayasa keterlaluan semacam ini sama sekali tidak sebanding dengan keuntungan politis --kalau memang ada-- yang akan diperoleh dan dinikmatinya. Kalau pun berhasil (banyak atau ada yang percaya dengan bikinannya ini), paling berapa lama akan dinikmatinya. 5 tahun? 10 tahun? 100 tahun? Bila yang membuat rekayasa ini manusia beriman, semoga Allah memberi hidayah dan kesejerahteraan hidup yang cukup," tulis Gus Mus.

Diketahui, video editan tersebut sudah dihapus oleh akun @shenall.ap. Dalam unggahan selanjutnya, ia mengunggah gambar tangkap layar instastory-nya. Ia memohon maaf dan meminta bantuan supaya dipertemukan langsung dengan Gus Mus.

Berdasarkan penelusuran Pasti Aswaja, video yang digunakan untuk menjatuhkan Kiai Ma'ruf tersebut merupakan video wawancara Gus Mus dengan wartawan channel YouTube detikcom yang diunggah 5 Maret lalu. (ahn/uki)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Home Style

Contact Form

Name

Email *

Message *

Ads

Ads

Latest News

Popular Posts

Blog Archive