Tuesday, April 30, 2019

Pesan Ketua PCNU Pamekasan di Harlah PMII ke-59

Pesan Ketua PCNU Pamekasan di Harlah PMII ke-59

Baca Juga

Pamekasan — Pasti Aswaja — 59 tahun yang silam, tepatnya 17 April 1960, para mahasiswa Nahdlatul Ulama (NU) dari beberapa daerah di Indonesia berkumpul di Surabaya dan mendeklarasikan berdirinya Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Di usianya yang ke-59 ini, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan, KH. Taufik Hasyim, berharap besar terhadap PMII.

PMII, menurut Kiai Taufik, memiliki tanggung jawab besar membentengi paham Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja) An-Nahdliyah dari rongrongan paham-paham lainnya, khususnya di kalangan mahasiswa.

"PMII juga harus berada di garda depan dalam membentengi NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia. Red.) di lingkungan kampus. Karena, NU juga punya andil besar dalam mendirikan negeri ini. Menjaga NKRI, berarti menjaga warisan ulama-ulama NU," tegas alumni PMII Kediri, Jawa Timur ini, Selasa pagi (30/04/19), di kediamannya, Pondok Pesantren Bustanul Ulum Sumber Anom, Angsanah, Palengaan, Pamekasan.

Tidak hanya itu, sebagai organisasi kemahasiswaan yang lahir dari jam'iyah NU , Kiai Taufik berharap, PMII tidak melupakan organisasi yang melahirkannya. NU, lanjut Kiai Taufik, merupakan wadah bagi alumni PMII dalam melanjutkan khidmatnya kepada agama, nusa dan bangsa.

"Jangan lupakan NU, karena PMII lahir dari NU," pungkasnya. (uki/ahn)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Home Style

Contact Form

Name

Email *

Message *

Quotes

Quotes

Latest News

Popular Posts

Blog Archive