Wednesday, June 5, 2019

Judul Bukunya Dikritik, Gus Nadir Sentil Shiddiq Al-Jawi

Judul Bukunya Dikritik, Gus Nadir Sentil Shiddiq Al-Jawi

Baca Juga

Pamekasan — Pasti Aswaja — Rais Syuriah Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Australia-Selandia Baru, KH. Nadirsyah Hosen atau yang akrab disapa Gus Nadir, 'menyentil' salah satu pengurus pusat organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), M. Shiddiq Al-Jawi.

M. Shiddiq Al-Jawi alias Sigit Purnawan Jati dalam cuitan di akun twitter miliknya melakukan kesalahan saat menganalogikan buku Gus Nadir yang berjudul "Islam Yes, Khilafah No", Sigit menilai, judul buku tersebut sama halnya mengatakan 'Sholat Yes, Sujud No' atau 'Haji Yes, Wukuf No'.

"Judul buku "Islam Yes, Khilafah No," itu contradictio in terminis. Sama dengan bilang,"Sholat Yes, Sujud No," atau "Haji Yes, Wukuf No." Khilafah itu bagian integral dari Islam, Bro. Awam boleh, tertipu jangan," tulis Shiddiq, Senin (03/06/19).

Menanggapi cuitan Sigit itu, Gus Nadir mengatakan, sujud merupakan bagian salat. Jadi, tanpa sujud, salat tidak sah. Begitu juga haji. Tanpa wukuf, haji tidak sah. Berbeda dengan khilafah. Khilafah bukanlah rukun Islam. Menolak khilafah, tidak lantas menjadikan seorang muslim keluar dari Islam.

"Om @ShiddiqJawi Sujud itu bagian dari rukun shalat. Tanpa sujud, shalatnya batal. Makanya gak boleh bilang “Shalat Yes, Sujud No”. Gitu jg wukuf dan  haji. Kagak wukuf, haji gak sah. Khilafah itu bukan termasuk rukun Islam dan rukun iman. Org lain boleh ketipu HTI, gue sih ogah," kicau Gus Nadir, Selasa pagi (04/06/19), diakhiri emoticon ketawa.


Sampai berita ini diturunkan, kicauan Gus Nadir itu ditwit ulang sebanyam  lima ribu kali lebih dan ditwit ulang oleh lima ribu lebih pengguna twitter. Sedangkan kicauan Sigit, disukai tiga ribu penggun twitter dan seribu lebih twit ulang. (ahn/uki)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Home Style

Contact Form

Name

Email *

Message *

Quotes

Quotes

Latest News

Popular Posts

Blog Archive