Saturday, July 6, 2019

Prihatin 'Matinya Gerakan Perempuan', KOPRI STAI-MU Gelar SIG

Prihatin 'Matinya Gerakan Perempuan', KOPRI STAI-MU Gelar SIG

Baca Juga

Pamekasan — Pasti Aswaja — Korp PMII Putri (KOPRI) Komisariat Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum (STAI-MU) Pamekasan menggelar Sekolah Islam dan Gender (SIG), Jumat-Sabtu (05-06/07/19), di Desa Banyupelle, Kecamatan Palengaan, Pamekasan.

Mengambil tema "Matinya Gerakan Perempuan", kegiatan itu, menurut Istianah selaku Ketua KOPRI STAI-MU, bertujuan memberikan pemahaman kepada kader-kader putri PMII akan peran dan eksisitensinya di masyarakat.

"Budaya patriarki di negeri ini masih sangat dominan. Hal ini semakin ironis ketika kaum perempuan hanya menerima begitu saja tanpa adanya nalar kritis, ditambah lagi aktivis-aktivis gender yang seakan-seakan menutup mata dengan fenomena ini," tutur mahasiswi program studi Pendidikan Agama Islam itu.

Kondisi ini, lanjut Istianah, semakin diperparah ketika budaya patriarki itu melegitimasi dirinya dengan memanfaatkan agama melalui pengutipan ayat-ayat Alquran dan hadis, meski kadang ayat-ayat dan hadis tersebut masih diperdebatkan di kalangan ulama.

"Maka dari itu, dalam kegiatan ini peserta diberi materi fikih perspektif perempuan, gender perspektif Alquran dan hadis. Di sini peserta juga diberi materi tentang hukum Islam di Indonesia, supaya setelah dari acara ini peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk menjawab budaya patriarki yang sudah tertanam di masyarakat," tangkasnya. (bor/uki)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Home Style

Contact Form

Name

Email *

Message *

Ads

Ads

Latest News

Popular Posts

Blog Archive