Friday, November 1, 2019

NU Perjuangkan Berlakunya Aswaja di NKRI

NU Perjuangkan Berlakunya Aswaja di NKRI

Baca Juga

Pamekasan — Pasti Aswaja — Tujuan para ukama mendirikan Nahdlatul Ulama (NU) ialah memperjuangkan berlakunya paham Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dan menerapkan syariah Islam di Indonesia secara konstitusi yang tidak bertabrakan dengan wadahnya, yakni NKRI.

Hal ini disampaikan oleh KH. Abdullah Syamsul Arifin atau Gus Aab saat menyampaikan ceramah agama pada kegiatan pelantikan Pengurus Ranting (PR) NU Branta Pesisir, Tlanakan, Pamekasan, Kamis (31/10/2019) malam di Dermaga kelas 3 Branta.

"Yang ditolak NU bukan penerapan syariatnya, tapi penerapan syariat Islam dalam bingkai khilafah islamiyah atau di luar konstitusional dalam wadah NKRI," jelas Ketua PCNU Jember.

Penerapan syariat Islam, lanjut Dosen IAIN Jember itu, merupakan cita-cita KH. Hasyim Asy'ari, ketika mendirikan NU.

Akhir-akhir ini banyak upaya pelemahan terhadap NU. Di antaranya, kelompok yang mengatakan tidak perlu lagi ikut NU, karena sudah tahlilan, selawatan dan semacamnya. Padahal, menurut Gus Aab, NU tidak hanya sekedar amaliah. Lebih dari itu, pentingnya bersama-sama ada di dalam jam'iyah, yakni menyatukan langkah umat Islam mencapai tujuan bersama yang ada di Indonesia.

"Sejak KH. Hasyim Asy'ari, tahlilan sudah ada, selawatan sudah ada. Kenapa NU masih didirikan, karena penting , sehingga ada yang ngurus, khawatir ada yang keluar dari prinsip Aswaja," tangkasnya. (bor/ahn)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Home Style

Contact Form

Name

Email *

Message *

Quotes

Quotes

Latest News

Popular Posts

Blog Archive