Sunday, June 21, 2020

Jalankan Amanat Muktamar Jombang, PBNU Bentuk Wadah Bagi Nelayan NU

Jalankan Amanat Muktamar Jombang, PBNU Bentuk Wadah Bagi Nelayan NU

Baca Juga

Jakarta — Pasti Aswaja — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jumat (19/06/2020) membemtuk badan otonom (Banom) baru yang menangani profesi nelayan. Melalui surat bernomer 523/A.II.04.d/06/2020 tentang "Pengesahan Pimpinan Pusat Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama" PBNU menunjuk seorang profesional dan pengusaha muda Witjaksono sebagai Ketua Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU).

Surat tertanggal 19 Juni 2020 itu ditandatangani oleh Pejabat Rais Aam, KH Miftachul Akhyar, Katib Aam, KH Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj, dan Sekretaris Jenderal, H A Helmy Faishal Zaini.

Usai surat pengesahan pimpinan SNNU itu terbit, PBNU menginstruksika Witjaksono agar segera melaksanakan tugas-tugas keorganisasian. Witjak juga diberi mandat supaya membentuk kepengurusan SNNU di semua tingkatan, mulai wilayah sampai cabang.

"Melaksanakan Rakernas setelah pembentukan Wilayah dan Cabang lebih dari 60 persen. Melaksanakan Kongres Serikat Nelayan NU paling lambat 6 bulan kedepan dan melaporkan hasilnya kepada PBNU," demikian mandat PBNU kepada Witjaksono, sebagaimana dikutip nu.or.id, Sabtu (20/06/2020).

Sementara itu, Witjaksono mengaku terharu atas amanah yang dipercayakan kepada dirinya. Sebagai aktivis muda berlatar belakang pengusaha profesional di bidang perikanan dan pertanian, ia akan bekerja keras guna memberikan kontribusi yang maksimal.

Pengalaman merintis usaha mulau nol hingga berhasil Go public di pasar saham beberapa tahun lalu, menurut Witjak, setidaknya dapat menjadi modal pengalaman dalam memajukan SNNU. Apalagi masalah kehidupan nelayan di Indonesia yang sebagian besar merupaka nahdliyin. Kehidupan nelayan akan menjadi basis kelompok sosial yang akan diurusnya.

Witjak melanjutkan, tugas menjadi Ketua SNNU merupakan kehormatan sekaligus tantangan dakam berkhidmat pada Nahdlatul Ulama, bangsa, dan negara.

"Kita akan bekerja keras untuk menjadi bagian perjuangan NU menciptakan kemaslahatan khususnya para nelayan nahdliyin yang masih hidup di bawah garis kemiskinan," kata Witjak, Sabtu (20/06/2020).

SNNU dibentuk sebagai hasil tindak lanjut Keputusan Muktamar Ke-33 Nahdlatul Ulama tahun 2015 di Jombang, Jawa Timur dan Keputusan PBNU pada 10 Maret 2020 lalu. (fiq/bor)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Home Style

Contact Form

Name

Email *

Message *

Quotes

Quotes

Latest News

Popular Posts

Blog Archive