Tuesday, August 4, 2020

Ekspresikan Cinta Lingkungan, PMII Pamekasan Adakan 'Rokat Tana'

Ekspresikan Cinta Lingkungan, PMII Pamekasan Adakan 'Rokat Tana'

Baca Juga

Pamekasan - Pasti Aswaja - Sebagai ungkapan kecintaan terhadap lingkungan dan keprihatinan atas pengrusakannya, Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pamekasan menggelar doa bersama yang dikemas dengan 'Rokat Tana', Senin sore (03/08/2020), di Desa Larangan Badung, Palengaan, Pamekasan, Jawa Timur.

Kegiatan yang dilaksanakan di kediaman Lutfi, Ketua Cabang PMII Pamekasan tersebut disambut antusias seluruh anggota dan Kader PMII, serta masyarakat sekitar yang merasakan dampak keberadaan Galian-C Ilegal.

"Ini merupakan ungkapan kecintaan kami bersama masyarakat di Kabupaten Pamekasan terhadap lingkungan hidup, sekaligus upaya menghidupkan kembali tradisi 'Rokat Tana' yang sudah turun-temurun," ungkap Lutfi.

Lebih lanjut, Lutfi mengatakan, kegiatan tersebut juga dimaksudkan untuk merespon krisis ekologi tanah di Kabupaten Pamekasan yang berakibat maraknya tambang batuan ilegal yang dapat merusak lingkungan hidup.

"Karena dalam kajian agraria antropologis, tanah meupakan tempat bertemunya segala kehidupan, sehingga kegiatan 'Rokat Tana' menjadi upaya tanding terhadap pengrusakan lingkungan hidup," jelasnya.

Hadir pada kesempatan itu, Raden Panji Ahmad Wazirul Jihad, Ketua Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia Nahdlatul Ulama (Lesbumi NU) Pamekasan, yang memimpin ritual keagamaan khas tradisi rokat, dilanjutkan dengan sarasehan 'Rokat Tana'. (nal/bor)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Home Style

Contact Form

Name

Email *

Message *

Quotes

Quotes

Latest News

Popular Posts